Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi
Laila - Tuesday, 07 July 2026 | 11:35 AM


Gak Mau Jadi Remaja Jompo? Intip Deretan Makanan Tinggi Kalsium Selain Susu Berikut Ini
Pernah nggak sih lo ngerasa baru bangun tidur tapi badan rasanya kayak habis digebukin massa? Atau pas lagi asyik-asyiknya nongkrong bareng temen, eh pas mau berdiri, tulang punggung tiba-tiba bunyi "krak"? Kalau iya, selamat, lo resmi masuk ke dalam barisan "Generasi Jompo". Fenomena ini emang lagi hits banget di kalangan anak muda zaman sekarang yang hobinya rebahan tapi sering ngeluh sakit pinggang.
Masalahnya, banyak dari kita yang ngerasa kalau kalsium itu urusannya anak kecil yang lagi masa pertumbuhan atau kakek-nenek yang udah mulai bungkuk. Padahal, kalsium itu investasi masa depan, sama pentingnya kayak nabung buat nikah atau beli rumah. Bedanya, kalau tabungan uang bisa dicicil pas udah kerja, tabungan kalsium di tulang itu puncaknya ada di masa muda. Kalau lo kurang asupan dari sekarang, jangan kaget kalau di masa tua nanti tulang lo sekeropos biskuit yang kelamaan dicelup teh hangat.
Ngomongin kalsium, pikiran kita biasanya langsung tertuju pada satu hal: susu. Tapi, gimana kalau lo termasuk tim yang perutnya langsung demo alias diare tiap minum susu? Atau mungkin lo emang nggak doyan sama bau prengus susu sapi? Tenang, jangan panik dulu. Sumber kalsium itu luas banget, nggak cuma terbatas di gelas susu doang. Dunia kuliner kita punya banyak rahasia buat bikin tulang lo sekuat beton tanpa harus maksa minum susu setiap pagi.
Ikan Teri: Si Kecil Cabe Rawit yang Sering Diremehkan
Mari kita mulai dari pahlawan lokal yang sering ada di nasi uduk atau sambal goreng: ikan teri. Jangan liat bentuknya yang mungil dan harganya yang merakyat. Ikan teri adalah salah satu sumber kalsium terbaik yang bisa lo temuin di pasar. Kenapa? Karena pas lo makan teri, lo makan seluruh badannya, termasuk tulang-tulangnya.
Kalsium itu kumpulnya di tulang. Karena teri ukurannya kecil, tulangnya jadi empuk dan bisa langsung lo telan. Bayangin aja, dalam 100 gram ikan teri, kandungan kalsiumnya bisa jauh melampaui segelas susu sapi. Jadi, nggak usah gengsi makan nasi teri. Selain bikin lidah bergoyang karena rasa gurihnya yang nendang, teri juga bikin tulang lo makin solid. Ini bener-bener definisi makanan murah tapi nggak murahan.
Sayuran Hijau: Bukan Cuma Buat Kelinci
Kalau lo sering skip sayur pas lagi makan di warteg, mending pikir-pikir lagi deh. Sayuran dengan warna hijau pekat kayak brokoli, sawi hijau, dan bayam itu adalah tambang kalsium yang luar biasa. Tapi inget ya, ada sedikit pengecualian buat bayam karena dia punya zat oksalat yang kadang menghambat penyerapan kalsium. Jadi, jangan cuma ngandelin bayam doang.
Brokoli, misalnya. Sayuran yang bentuknya mirip pohon mini ini nggak cuma kaya serat, tapi juga punya kalsium yang gampang diserap tubuh. Masaknya pun jangan kelamaan sampai lembek banget, cukup tumis sebentar pakai bawang putih biar gizinya nggak kabur. Rasanya enak, kriuk-kriuk segar, dan pastinya bikin lo nggak gampang ngerasa pegal-pegal pas lagi kerja lembur bagai kuda.
Tahu dan Tempe: Duo Maut Kebanggaan Indonesia
Siapa sih yang nggak kenal tahu dan tempe? Dua makanan ini adalah penyelamat tanggal tua yang paling setia. Kabar baiknya, selain tinggi protein nabati, tahu dan tempe juga punya kandungan kalsium yang lumayan oke. Terutama tahu yang dalam proses pembuatannya menggunakan kalsium sulfat sebagai koagulan atau pengentalnya.
Buat lo yang penganut gaya hidup vegan atau emang lagi ngirit, tahu dan tempe adalah koentji. Bayangin, modal sepuluh ribu aja lo udah bisa dapet asupan protein sekaligus kalsium yang cukup buat seharian. Makan tahu goreng anget-anget pakai cabai rawit itu nikmatnya nggak ada lawan, dan bonusnya tulang lo jadi makin kuat. Nggak heran kan kenapa orang-orang tua zaman dulu yang rajin makan tempe tahu badannya tetap tegak meski udah kepala enam?
Biji-bijian dan Kacang-kacangan yang "Slay"
Lagi pengen ngemil tapi nggak mau yang bikin kolesterol naik? Coba deh beralih ke kacang almond atau biji wijen. Wijen yang biasanya cuma jadi hiasan di atas onde-onde ternyata punya kekuatan kalsium yang dahsyat. Satu sendok makan biji wijen aja mengandung kalsium yang setara dengan sepertiga gelas susu. Gokil, kan?
Terus ada lagi yang namanya chia seeds. Biji-bijian yang sering muncul di menu-menu diet estetik di Instagram ini juga kaya akan kalsium, fosfor, dan magnesium. Lo tinggal campurin ke dalam smoothie, yogurt, atau sekadar rendam di botol minum lo (infused water). Simpel, nggak ribet, dan pastinya bikin lo kelihatan kayak anak sehat yang kekinian banget.
Jangan Lupa Vitamin D, Bestie!
Punya kalsium melimpah tapi nggak punya Vitamin D itu ibarat punya mobil mewah tapi nggak ada bensinnya. Tubuh kita itu butuh bantuan Vitamin D buat menyerap kalsium yang udah lo makan tadi. Kalau lo kurang Vitamin D, kalsium itu cuma lewat doang di sistem pencernaan lo tanpa mampir ke tulang.
Caranya gimana? Gampang banget dan gratis: berjemur! Nggak perlu lama-lama kayak lagi di pantai Bali, cukup 10-15 menit di bawah sinar matahari pagi sambil dengerin podcast atau scrolling TikTok juga udah cukup. Selain itu, lo bisa dapet asupan Vitamin D dari kuning telur atau ikan berlemak kayak salmon dan sarden.
Kesimpulan: Mulailah Sebelum Terlambat
Investasi kesehatan itu emang nggak kelihatan hasilnya besok pagi. Beda sama lo beli skincare yang hasilnya bisa kelihatan dalam seminggu. Tapi percaya deh, pas nanti lo masuk usia 40 atau 50 tahun, lo bakal berterima kasih banget sama diri lo yang sekarang karena udah rajin makan teri, tahu, dan sayuran hijau.
Jadi, mulai sekarang, kurangi dikit-dikit lah konsumsi jajanan yang isinya cuma tepung dan micin doang. Bukan nggak boleh, tapi diseimbangin. Jangan biarkan masa muda lo habis cuma buat ngeluh sakit pinggang dan oles-oles minyak kayu putih ke seluruh badan. Yuk, mulai pilih makanan yang bener-bener kasih nutrisi buat tulang. Biar nanti pas udah tua, kita tetep bisa jalan-jalan santai tanpa takut tulang bunyi "retek-retek" tiap kali melangkah. Stay healthy, stay strong!
Next News

Mengapa Air Beras Sering Digunakan untuk Merawat Tanaman? Ini Manfaat dan Faktanya
in 6 hours

Apa yang Membuat Bunga Mengeluarkan Aroma Harum? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 6 hours

Mengapa Bunga Sering Menjadi Hadiah untuk Orang yang Kita Sayangi? Ini Maknanya
in 6 hours

Mengapa Bunga Bisa Layu Meski Sudah Disiram? Ini Penyebabnya
in 6 hours

Kenapa Bau Masakan Bisa Menyebar ke Seluruh Rumah? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 5 hours

Kenapa Susu Bisa Meluap Saat Dipanaskan? Ini Alasan Ilmiahnya
in 5 hours

Mengapa Adonan Kue Bisa Mengembang di Dalam Oven? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 5 hours

Mengapa Nasi yang Baru Matang Mengeluarkan Banyak Uap? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 5 hours

Mengapa Kita Sering Merasa Lebih Tenang Setelah Berbicara dengan Orang Terdekat?
in 5 hours

Kenapa Hari Libur Kadang Terasa Lebih Singkat daripada Hari Kerja? Ini Penjelasannya
in 5 hours





