Koyo Cabe Bisa Buat Badan Terasa Panas, Berarti Bisa Dong Membakar? Tapi Kok Bisa?
Laila - Thursday, 07 May 2026 | 06:55 AM


Kenapa Terasa Panas?
Rasa panas pada koyo berasal dari zat bernama Capsaicin, senyawa kimia yang sama yang membuat cabai terasa pedas. Begini cara kerjanya:
Menipu Saraf: Capsaicin menempel pada reseptor panas di kulit (reseptor vanilloid). Saraf kemudian mengirim sinyal ke otak seolah-olah area tersebut sedang "terbakar".
Melancarkan Aliran Darah: Panas tersebut menyebabkan pembuluh darah di area yang ditempel jadi melebar (vasodilatasi). Inilah yang memberikan efek rileks pada otot yang tegang atau nyeri.
Mengalihkan Rasa Sakit: Dalam dunia medis, ini disebut counter-irritant. Otak jadi lebih fokus pada rasa panas koyo daripada rasa pegal atau nyeri otot yang sebenarnya.
Kenapa Bukan "Membakar" Lemak?
Untuk membakar lemak, tubuh memerlukan proses metabolisme yang mengubah cadangan energi menjadi panas dan gerak melalui aktivitas fisik atau defisit kalori.
Jadi, Apakah Ada Gunanya?
Tentu saja ada, tapi bukan untuk diet! Koyo cabe sangat efektif untuk:
Meredakan nyeri otot (Pegel linu).
Mengatasi nyeri sendi.
Memberikan efek relaksasi melalui sensasi hangat yang bertahan lama.
Next News

Saat Americano Terasa Lebih Pahit, Cek Kondisi Batinmu
in 7 hours

Mitos atau Fakta: Kenapa Orang Dewasa Masih Bisa Cacingan?
in 6 hours

Mengenal Sinusitis: Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Membedakan Akut vs Kronis
in 6 hours

Sejarah Jam Gadang Bukittinggi: Ikon Legendaris Sumatera Barat, Hadiah Ratu Belanda & Mesin Kembar Big Ben
in 6 hours

16 Destinasi Wisata Sumatera Barat Paling Ikonik: Dari Jam Gadang hingga Mentawai yang Mendunia
in 6 hours

Sejarah Penemuan Bahan Bakar dan Perkembangan Energi di Dunia
in 6 hours

Makna Lagu "Menari-nari" Raim Laode: Kisah Kenangan, Rasa Rindu, dan Proses Ikhlas
in 6 hours

Asal Usul Pekanbaru, Kota Bertuah yang Menjadi Kebanggaan Masyarakat Melayu Riau
in 6 hours

Kenapa Warna Kulit Manusia Berbeda-Beda? Ini Penjelasan Ilmiah yang Perlu Kamu Tahu
in 5 hours

Tahuri, Terompet Kerang Khas Maluku yang Menjadi Simbol Tradisi dan Komunikasi Leluhur
in 5 hours





