Apakah Biduran Berbahaya? Ini Fakta Medis yang Perlu Kamu Ketahui
RAU - Wednesday, 24 June 2026 | 01:57 PM


Biduran, atau dalam istilah medis disebut urtikaria, adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bentol merah disertai rasa gatal. Bentol ini bisa muncul di satu bagian tubuh atau menyebar, lalu hilang dalam beberapa jam atau hari.
Banyak orang menganggap biduran sebagai penyakit ringan yang akan hilang sendiri. Namun, apakah benar biduran tidak berbahaya?
1. Biduran Umumnya Tidak Berbahaya
Dalam banyak kasus, biduran tergolong ringan dan tidak mengancam nyawa. Kondisi ini biasanya dipicu oleh:
- alergi makanan
- suhu dingin atau panas
- stres
- gigitan serangga
- reaksi obat tertentu
Biasanya, biduran akan hilang sendiri dalam waktu singkat atau setelah mengonsumsi obat antihistamin.
2. Kapan Biduran Bisa Menjadi Serius?
Meskipun umumnya ringan, biduran bisa menjadi tanda kondisi yang lebih serius jika disertai gejala seperti:
- sesak napas
- pembengkakan di wajah, bibir, atau tenggorokan
- pusing atau lemas berlebihan
- reaksi alergi menyeluruh (anafilaksis)
Jika gejala ini muncul, kondisi tersebut termasuk darurat medis dan harus segera ditangani.
3. Biduran Kronis
Ada juga kondisi yang disebut biduran kronis, yaitu biduran yang muncul berulang selama lebih dari 6 minggu. Penyebabnya tidak selalu jelas dan bisa dipicu oleh:
- gangguan sistem imun
- stres berkepanjangan
- faktor autoimun
Meski tidak selalu berbahaya, kondisi ini bisa sangat mengganggu kualitas hidup.
4. Cara Mengatasi Biduran Ringan
Untuk biduran ringan, beberapa langkah yang bisa membantu:
- menghindari pemicu alergi
- mengompres area yang gatal
- menggunakan obat antihistamin sesuai anjuran dokter
- menjaga kulit tetap sejuk dan tidak digaruk
Kesimpulan
Biduran umumnya tidak berbahaya dan sering kali bisa sembuh sendiri. Namun, dalam kondisi tertentu, biduran bisa menjadi tanda reaksi alergi serius yang membutuhkan penanganan cepat.
Kunci utamanya adalah mengenali gejala. Jika hanya gatal dan bentol ringan, biasanya tidak perlu panik. Tetapi jika disertai sesak napas atau pembengkakan wajah, segera cari bantuan medis.
Next News

Mitos atau Fakta? 3 Makanan yang Sebaiknya Tak Berlebihan Dicampur dengan Mie Instan
an hour ago

Sering Menguap Bukan Selalu Karena Ngantuk, Kenali Penyebab dan Kapan Harus Waspada
an hour ago

Makan Tahu Setiap Hari, Apa Manfaatnya? Ini Dampaknya bagi Tubuh dan Hal yang Perlu Diperhatikan
an hour ago

Jus Tomat Tidak Selalu Cocok untuk Semua Orang, Ini Kelompok yang Perlu Berhati-hati
an hour ago

Talenan Kayu Bisa Jadi Sarang Kuman? Ini Cara Merawatnya agar Tetap Bersih dan Aman
an hour ago

Kenapa Kamar Hotel di Lantai Dasar Kurang Ideal? Ini Tips Memilih Kamar agar Staycation Lebih Nyaman
an hour ago

Lagi Ngidam Makanan Asin? Ini 5 Camilan Gurih yang Lebih Sehat untuk Dicoba
an hour ago

Bolehkah Langsung Mandi Setelah Berkeringat? Ini Fakta dan Mitos yang Perlu Diketahui
2 hours ago

Jangan Jijik dengan Keringat! Ini 9 Manfaat Berkeringat bagi Tubuh yang Perlu Kamu Tahu
2 hours ago

Makan Alpukat Secara Rutin, Ini Manfaatnya untuk Jantung, Pencernaan hingga Kulit
2 hours ago





