Kenapa Saat Stress ,Nafsu Makan Meningkat?
RAU - Tuesday, 24 February 2026 | 08:12 AM


Ketika kita stres — entah karena pekerjaan, konflik keluarga, atau tekanan emosional — tubuh tidak tahu bahwa ancaman itu "hanya" bersifat psikologis.
Tubuh merespons seolah-olah kita sedang menghadapi bahaya nyata.
Menurut penjelasan dari Harvard Medical School, stres mengaktifkan sistem saraf simpatis dan sumbu HPA (hypothalamic-pituitary-adrenal axis).
Hasilnya: tubuh melepaskan hormon kortisol.
Peran Kortisol dalam Nafsu Makan
Kortisol memiliki beberapa efek:
•Meningkatkan kadar gula darah
•Mengatur metabolisme energi
•Meningkatkan rasa lapar
Nah, disini penjelasannya.
Jika kita dalam bahaya, tubuh ingin menyimpan energi sebanyak mungkin.
Masalahnya?
Di era modern, stres bukan lagi karena dikejar predator — tapi deadline dan beban pikiran.
Namun tubuh tetap bereaksi sama.
Akibatnya, saat beban pikiran menggunung, konsumsi makan pun melambung.
Kenapa Craving Makanan Manis & Berlemak?
Penelitian dari University of California San Francisco menunjukkan bahwa stres kronis meningkatkan keinginan terhadap makanan tinggi gula dan lemak.
Kenapa?
Karena makanan jenis ini:
•Meningkatkan dopamin (hormon reward)
•Memberikan rasa nyaman sementara
•Menurunkan respons stres sesaat
•Otak belajar bahwa "makan = lega".
Terbentuklah pola emotional eating.
Tidak Semua Orang Jadi Makan Banyak
Menariknya, tidak semua orang mengalami peningkatan nafsu makan saat stres.
Sebagian justru kehilangan selera makan.
Perbedaannya dipengaruhi oleh:
•Sensitivitas terhadap kortisol
•Pola coping sejak kecil
•Kondisi psikologis individu
Respons terhadap stres sangat individual.
Dan ingat, Kortisol tidak hanya meningkatkan nafsu makan, tetapi juga:
Mendorong penyimpanan lemak, terutama di area perut, dan
Mempengaruhi sensitivitas insulin.
Itulah sebabnya stres berkepanjangan sering dikaitkan dengan kenaikan berat badan.
Kesimpulan
Saat stres membuat kita ingin makan lebih banyak, itu bukan semata-mata kurang disiplin.
Itu adalah mekanisme biologis kuno yang masih bekerja di tubuh modern.
Yang perlu dijaga bukan hanya pola makan, tetapi juga manajemen stres.
Karena tubuh dan pikiran selalu saling terhubung.
Next News

Bener nggak sih manusia bisa menangkap suara sebanyak 400 bahkan lebih?
42 minutes ago

Pasti sering kan keinjek atau tidak sengaja memegang kayu yang lapuk yang berisi telur rayap. Jika terkena tangan Apakah itu bahaya?
44 minutes ago

Kenapa produk kw tetap bisa masuk ke negara-negara yang pengawasannya??
an hour ago

Mengapa suara toa lebih dominan kerasnya dibandingkan speaker biasa yang dipakai di sound system padahal kan sama-sama untuk pengeras suara??
an hour ago

Keseringan letakkan ponsel di bawah bantal ini bisa menyebabkan kanker otak?? Bener nggak sih?
an hour ago

Kenapa Menelan Terasa Sakit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
17 hours ago

Tekanan Darah Tinggi? Ini Daftar Makanan Sehat yang Wajib Dikonsumsi
17 hours ago

Saat Americano Terasa Lebih Pahit, Cek Kondisi Batinmu
6 hours ago

Mitos atau Fakta: Kenapa Orang Dewasa Masih Bisa Cacingan?
6 hours ago

Mengenal Sinusitis: Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Membedakan Akut vs Kronis
6 hours ago





