Kamis, 26 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kenapa Parfum Bisa Berubah Bau di Kulit yang Berbeda?

RAU - Thursday, 26 February 2026 | 08:39 AM

Background
Kenapa Parfum Bisa Berubah Bau di Kulit yang Berbeda?

Parfum bukan sekadar cairan wangi. Ia adalah campuran kompleks minyak esensial, senyawa aromatik, alkohol, dan pelarut lain yang bereaksi dengan lingkungan sekitar — termasuk kulit manusia.

Menurut penjelasan dari International Fragrance Association, aroma parfum berkembang dalam tiga fase yang dikenal sebagai:

•Top notes (aroma awal, cepat menguap)

•Middle notes (aroma inti)

•Base notes (aroma dasar yang bertahan lama)



Proses penguapan inilah yang membuat aroma berubah seiring waktu. Namun faktor kulit juga sangat berperan.


Apa saja yang membuat aroma parfum berbeda pada setiap orang?

1. pH Kulit

Kulit manusia memiliki pH alami sekitar 4,5–5,5 (sedikit asam). Namun angka ini bisa berbeda pada tiap orang.



pH yang berbeda dapat memengaruhi stabilitas molekul aroma. Kulit yang lebih asam atau lebih basa bisa mempercepat atau mengubah proses penguapan.


2. Kadar Minyak (Sebum)

Kulit berminyak cenderung "menahan" aroma lebih lama karena minyak membantu mengikat molekul parfum.

Sebaliknya, kulit kering membuat parfum lebih cepat menguap sehingga aromanya terasa lebih ringan dan tidak tahan lama.



Komposisi lipid pada permukaan kulit memengaruhi interaksi kimia dengan senyawa aromatik.


3. Suhu Tubuh

Orang dengan suhu tubuh lebih hangat cenderung membuat parfum lebih cepat "naik" dan menyebar. Itulah sebabnya titik semprot biasanya di area nadi seperti pergelangan tangan dan leher.




4. Mikrobioma Kulit

Kulit manusia dihuni jutaan mikroorganisme baik. Kombinasi bakteri alami ini berbeda pada setiap orang.

Mikrobioma dapat memecah sebagian molekul aroma dan menghasilkan "variasi" bau yang unik.

Itulah sebabnya satu parfum bisa terasa manis pada satu orang, tetapi lebih tajam pada orang lain.

Faktor Tambahan lainnya :



✔️ Pola makan

✔️ Hormon

✔️ Obat-obatan tertentu

✔️ Produk skincare yang digunakan

Semua bisa memengaruhi aroma akhir sebuah parfum.




Kesimpulan

Parfum sebenarnya "hidup" di atas kulit kita.

Ia bukan hanya tentang botol dan merek, tetapi tentang kimia tubuh yang unik pada setiap individu. Itulah yang membuat satu aroma bisa terasa personal dan berbeda pada tiap orang.

Prompt Ilustrasi Foto (Nuansa Indonesia)