Kamis, 20 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kenapa Mata Terasa Berat Setelah Menangis? Ini Penjelasan Ilmiahnya

RAU - Monday, 20 July 2026 | 01:39 PM

Background
Kenapa Mata Terasa Berat Setelah Menangis? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Menangis merupakan respons alami tubuh terhadap berbagai emosi, seperti sedih, haru, bahagia, hingga rasa lega. Namun, setelah tangisan mereda, tidak sedikit orang yang merasakan mata menjadi berat, bengkak, atau tampak memerah. Kondisi tersebut umumnya bersifat sementara dan merupakan bagian dari respons normal tubuh.

Rasa berat pada mata setelah menangis terjadi karena beberapa mekanisme biologis yang saling berkaitan. Saat seseorang menangis, kelenjar air mata memproduksi cairan dalam jumlah lebih banyak dibandingkan kondisi normal. Sebagian cairan tersebut tidak langsung mengalir keluar, tetapi terserap ke jaringan di sekitar kelopak mata. Akibatnya, kelopak mata menjadi sedikit membengkak sehingga menimbulkan sensasi berat.

Selain itu, emosi yang menyertai tangisan juga memengaruhi pembuluh darah di area wajah. Pembuluh darah di sekitar mata akan melebar sehingga aliran darah meningkat. Hal inilah yang menyebabkan mata terlihat lebih merah sekaligus terasa penuh atau tidak senyaman biasanya.

Faktor lain yang berperan adalah kelelahan otot di sekitar mata. Saat menangis, seseorang cenderung lebih sering memejamkan mata, mengernyitkan dahi, atau mengusap mata berulang kali. Aktivitas tersebut membuat otot-otot kecil di sekitar mata bekerja lebih keras, sehingga setelahnya muncul rasa pegal dan berat.

Tak hanya itu, saluran air mata yang terhubung dengan rongga hidung juga ikut memengaruhi kondisi mata. Ketika menangis, hidung sering kali menjadi tersumbat akibat meningkatnya aliran cairan. Kondisi ini dapat memberikan tekanan tambahan di area sekitar mata sehingga rasa berat menjadi lebih terasa.



Cara Mengurangi Mata Terasa Berat Setelah Menangis

Meski umumnya akan membaik dengan sendirinya, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman, di antaranya:

  • Mengompres mata menggunakan kain bersih yang dibasahi air dingin selama sekitar 10–15 menit.
  • Menghindari kebiasaan menggosok mata karena dapat memperparah pembengkakan dan iritasi.
  • Memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup.
  • Mengistirahatkan mata sejenak dengan menutup mata beberapa menit.
  • Melepaskan lensa kontak sementara hingga mata kembali terasa nyaman bagi yang menggunakannya.

Kapan Perlu Memeriksakan Diri ke Dokter?

Pada sebagian besar kasus, mata yang terasa berat setelah menangis akan pulih dalam beberapa jam. Namun, pemeriksaan ke dokter dianjurkan apabila keluhan disertai nyeri hebat, gangguan penglihatan, pembengkakan yang tidak kunjung membaik selama lebih dari satu hingga dua hari, keluar cairan berwarna kuning atau hijau, atau mata tampak sangat merah disertai demam.

Kesimpulan

Mata terasa berat setelah menangis merupakan respons alami tubuh yang dipengaruhi oleh pembengkakan jaringan akibat penumpukan cairan, pelebaran pembuluh darah, serta kelelahan otot di sekitar mata. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat membaik dengan istirahat serta perawatan sederhana di rumah. Namun, apabila gejalanya menetap atau disertai tanda-tanda yang tidak biasa, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.