Kamu Spesial! Alasan Unik Bersin Saat Menatap Matahari
Liaa - Monday, 06 April 2026 | 04:00 PM


Kenapa Ada Orang yang 'Alergi' Matahari? Mengenal ACHOO Syndrome, Glitch Lucu di Tubuh Manusia
Pernah nggak sih kamu lagi asik-asik keluar dari gedung bioskop yang gelap banget, atau baru bangun tidur terus buka gorden lebar-lebar, tiba-tiba hidung rasanya gatal luar biasa dan... "Hatsyiii!" Kamu bersin berkali-kali padahal lagi nggak flu, nggak kena debu, apalagi nyium bau merica. Kalau kamu pernah atau sering ngalamin ini, selamat! Kamu adalah bagian dari kelompok manusia "pilihan" yang punya hubungan unik dengan sang surya.
Fenomena ini emang kedengarannya receh, tapi sebenarnya cukup bikin heran. Kok bisa ya, mata yang kena cahaya, tapi hidung yang bereaksi? Padahal logikanya, mata kan buat melihat, bukan buat mencium aroma matahari. Nah, di dunia medis, kondisi ini punya nama yang cukup mentereng sekaligus kocak: ACHOO Syndrome. Bukan, ini bukan singkatan asal-asalan yang dibuat biar lucu, tapi beneran singkatan dari Autosomal Dominant Compelling Helio-Ophthalmic Outburst. Coba deh baca pelan-pelan, ribet kan? Makanya orang lebih suka nyebutnya Photic Sneeze Reflex atau refleks bersin karena cahaya.
Bukan Klenik, Tapi "Kabel" yang Korslet
Banyak orang tua zaman dulu mungkin bilang kalau kita bersin pas lihat matahari, itu tandanya ada orang yang lagi ngomongin kita di kejauhan. Atau jangan-jangan, itu pertanda ada malaikat lagi lewat? Sayangnya, sains punya penjelasan yang jauh lebih masuk akal dan sedikit kurang puitis. Semuanya bermuara pada sistem saraf kita yang super kompleks tapi kadang-kadang suka "glitch" atau korslet dikit.
Di dalam kepala kita, ada saraf namanya saraf trigeminus. Ini adalah saraf kranial kelima yang tanggung jawabnya gede banget, mulai dari urusan sensasi di wajah sampai ngontrol otot buat mengunyah. Nah, saraf trigeminus ini letaknya deketan banget sama saraf optik (saraf yang ngurusin penglihatan). Saat mata kita terpapar cahaya yang tiba-tiba silau banget, saraf optik bakal ngirim sinyal super cepat ke otak buat bilang, "Woi, silau nih! Kecilin pupilnya!"
Masalahnya, karena kabel-kabel saraf ini letaknya berhimpitan, sinyal listrik dari saraf optik tadi kadang "bocor" atau meluber ke saraf trigeminus. Otak kita yang lagi sibuk nerima banyak informasi akhirnya salah paham. Otak ngira ada sesuatu yang mengiritasi hidung, padahal yang kena rangsangan itu mata. Hasilnya? Otak ngirim perintah ke hidung buat bersin sebagai bentuk pertahanan diri. Jadi, bersin karena matahari itu ibarat kamu mau nyalain lampu dapur, tapi malah pompa air yang nyala gara-gara kabelnya dempetan.
Warisan dari Bapak atau Ibu
Kalau kamu termasuk orang yang sering bersin pas kena matahari, coba deh tanya ke orang tua kamu. Biasanya, minimal salah satu dari mereka juga punya "bakat" yang sama. Kenapa gitu? Karena ACHOO Syndrome ini sifatnya genetik alias keturunan. Sesuai namanya, "Autosomal Dominant," sifat ini dominan banget. Kalau salah satu orang tua kamu punya gen ini, kemungkinan kamu buat mewarisinya mencapai 50 persen. Lumayan gede, kan? Lebih pasti daripada nungguin kepastian dari gebetan.
Penelitian menunjukkan kalau sekitar 18 sampai 35 persen penduduk bumi ini mengalami fenomena unik ini. Jadi, kamu nggak sendirian. Di luar sana, jutaan orang juga lagi sibuk ngucek hidung tiap kali keluar rumah di siang bolong. Uniknya lagi, intensitas bersinnya beda-beda. Ada yang cuma sekali "hatsyii" terus selesai, tapi ada juga yang bisa beruntun sampai tiga atau lima kali tiap kali ngelihat matahari. Benar-benar sebuah atraksi gratis bagi orang-orang di sekitar.
Antara Lucu dan Bahaya
Walaupun kedengarannya sepele dan sering jadi bahan becandaan, bersin karena cahaya ini sebenarnya bisa jadi masalah serius di situasi tertentu. Bayangin kalau kamu lagi nyetir mobil di jalan tol yang kecepatan tinggi, terus tiba-tiba keluar dari terowongan gelap ke jalanan yang panas terik. Di saat mata harus fokus, kamu malah bersin berkali-kali yang otomatis bikin mata merem selama beberapa detik. Itu bahaya banget, lho.
Nggak cuma buat pengendara, para pilot pesawat tempur juga sering dites soal ini. Bayangin lagi manuver keren terus bersin karena silau, bisa kacau urusannya. Bahkan bagi dokter bedah, hal ini juga diwaspadai. Lampu ruang operasi itu terang banget, kalau dokter bedahnya tiba-tiba bersin pas lagi megang pisau bedah... wah, mending jangan dibayangin lanjutannya deh.
Tapi tenang, buat kita-kita yang cuma kaum rebahan atau pekerja kantoran, kondisi ini nggak mengancam nyawa kok. Paling cuma bikin sedikit malu kalau lagi jalan bareng gebetan terus tiba-tiba bersin heboh padahal nggak ada debu sama sekali. Kamu tinggal jelasin aja kalau itu "refleks saraf yang sangat langka dan keren," biar kedengaran kayak superhero yang punya kekuatan rahasia.
Gimana Cara Ngatasinnya?
Sampai sekarang, belum ada obat atau operasi buat ngilangin ACHOO Syndrome ini. Ya lagian, siapa juga yang mau operasi cuma gara-gara bersin pas lihat matahari? Tapi ada beberapa trik receh yang bisa kamu coba kalau merasa terganggu:
- Pakai Kacamata Hitam: Ini cara paling gampang dan bikin penampilan makin kece. Kacamata hitam bakal ngeredam intensitas cahaya yang masuk ke mata, jadi saraf optik kamu nggak bakal kaget-kaget banget.
- Tekan Area di Bawah Hidung: Ada trik lama yang bilang kalau hidung udah mulai gatal mau bersin, coba tekan area philtrum (lekukan di antara hidung dan bibir atas) pakai jari. Tekanan ini katanya bisa ngasih gangguan sinyal ke saraf trigeminus biar nggak jadi ngirim perintah bersin.
- Jangan Menatap Matahari Langsung: Ya ini sih saran logika ya. Selain bikin bersin, natap matahari langsung emang nggak bagus buat kesehatan mata secara umum.
Pada akhirnya, bersin karena matahari adalah salah satu bukti betapa unik dan kadang "absurd"-nya tubuh manusia. Kita sering merasa tubuh kita bekerja secara sempurna dan sistematis, padahal di dalamnya banyak sekali sistem yang tumpang tindih dan kadang bertabrakan. Tapi justru di situlah letak seninya jadi manusia, kan?
Jadi, kalau besok kamu keluar rumah dan tiba-tiba bersin karena silau, jangan kesel dulu. Anggap aja itu sapaan hangat dari alam semesta lewat kabel saraf kamu yang agak korslet. Lagipula, di tengah dunia yang makin serius ini, punya "glitch" kecil yang bikin kita bersin tiap kali melihat keindahan cahaya matahari itu sebenarnya lumayan unik juga buat diceritain pas lagi nongkrong.
Next News

Rahasia Wajah Bak Idol K-Pop di Video Transisi
6 hours ago

Mencukur Alis,Dari Urusan Estetika Sampai Mitos Bisa Liat Tuyul
6 hours ago

Mengapa Nasi di Jepang Terasa Berbeda dengan Nasi di Indonesia?
18 hours ago

Alasan Harus Cuci Tangan Setelah Pegang Uang Kusam Saat Jajan
6 hours ago

Batu Giok Antara Mitos, Hoki, dan Urusan Mistis
6 hours ago

Mengapa Logika Cewek Seolah Hilang Saat Fase PMS Melanda?
6 hours ago

Wajah Gradakan? Kenali Penyebab Beruntusan dan Cara Mengatasinya
6 hours ago

Kisah Paus Nabi Yunus: Benarkah Ia Abadi di Dasar Samudra?
6 hours ago

Kenapa Nggak Disebut Cerita Bohong? Ini Rahasia Kata Dongeng
7 hours ago

Hobi Kretek Jari Saat Stres? Ini Dampaknya Bagi Kesehatan
7 hours ago





