Kamis, 25 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kaki Kesemutan: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

RAU - Thursday, 25 June 2026 | 08:06 PM

Background
Kaki Kesemutan: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Kaki kesemutan adalah sensasi seperti ditusuk-tusuk jarum kecil atau rasa kebas yang sering muncul tiba-tiba. Kondisi ini biasanya terjadi setelah duduk terlalu lama atau posisi tubuh yang menekan saraf tertentu.


Apa yang Terjadi Saat Kaki Kesemutan?

Kesemutan terjadi ketika aliran darah atau sinyal saraf ke area tertentu terganggu sementara. Saat tekanan dilepaskan, saraf kembali aktif dan menimbulkan sensasi seperti geli, kebas, atau tertusuk jarum.


Penyebab Kaki Kesemutan

Beberapa penyebab umum kaki kesemutan antara lain:



  • Duduk atau berdiri terlalu lama
  • Posisi kaki tertekuk atau tertindih
  • Kekurangan vitamin B (terutama B1, B6, B12)
  • Gangguan saraf seperti Peripheral neuropathy
  • Diabetes yang tidak terkontrol
  • Gangguan sirkulasi darah

Kesemutan yang Masih Normal

Kesemutan masih tergolong normal jika:

  • Terjadi sesekali
  • Hilang setelah digerakkan
  • Muncul setelah posisi tertentu terlalu lama

Biasanya ini tidak berbahaya dan akan hilang sendiri.


Cara Mengatasi Kaki Kesemutan

Beberapa cara sederhana untuk mengurangi kesemutan:

  • Ubah posisi tubuh secara berkala
  • Gerakkan atau pijat kaki
  • Lakukan peregangan ringan
  • Hindari duduk terlalu lama
  • Perbanyak asupan vitamin B

Kapan Kesemutan Harus Diwaspadai?

Segera periksa ke dokter jika:



  • Kesemutan sering terjadi tanpa sebab jelas
  • Disertai nyeri atau kelemahan otot
  • Terjadi dalam waktu lama
  • Menyebar ke bagian tubuh lain

Cara Mencegah Kaki Kesemutan

  • Jangan duduk bersila terlalu lama
  • Rutin olahraga ringan
  • Jaga kadar gula darah
  • Konsumsi makanan bergizi
  • Perhatikan postur tubuh saat duduk atau tidur

Kesimpulan

Kaki kesemutan umumnya tidak berbahaya jika terjadi sesekali dan cepat hilang. Namun, jika terjadi terus-menerus atau tanpa sebab jelas, kondisi ini bisa menjadi tanda gangguan saraf atau sirkulasi yang perlu diperiksa lebih lanjut.