Jennie BLACKPINK x Tame Impala: Kolaborasi Dracula Remix yang Menggetarkan Dunia Musik
Nanda - Thursday, 12 February 2026 | 02:06 AM


Kolaborasi lintas genre dan budaya kembali terjadi di industri musik global: Jennie BLACKPINK resmi menjadi bagian dari remix lagu Dracula karya Tame Impala nama panggung dari musisi dan produser Australia, Kevin Parker. Remix ini dirilis secara global pada 6 Februari 2026, setelah berbagai sinyal teaser muncul di media sosial menjelang debutnya.
Lagu Dracula sendiri sebelumnya sudah dirilis sebagai bagian dari album studio kelima Tame Impala, Deadbeat (2025), yang menandai salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya: menjadi lagu pertama milik Tame Impala yang berhasil masuk ke Billboard Hot 100. Remix yang menghadirkan Jennie ini kemudian menjadi momen penting dalam lintas genre, mempertemukan elemen psychedelic pop/rock khas Tame Impala dengan vokal dan karakter pop global dari Jennie.
Di versi remix ini, Tame Impala dan Jennie menghadirkan beberapa elemen baru. Jennie tidak hanya menyumbang vokal, tetapi juga berkontribusi pada verse baru serta perubahan lirik yang unik misalnya mengganti referensi "Kevin" di bagian chorus menjadi "Jennie" sebagai tanda kehadirannya dalam narasi lagu. Gaya vokalnya yang lembut namun ritmis berpadu dengan tekstur synth dreamy tradisional Tame Impala, sehingga menciptakan suasana komposisi yang terasa segar.
Kolaborasi Lintas Genre dan Strategi Rilisan
Kolaborasi ini bukan sekadar fitur tamu biasa. Proses menuju peluncuran remix ini turut mencuri perhatian publik bahkan sebelum rilis resmi. Salah satunya terlihat dari teaing Jennie di Instagram Story dan perubahan kecil di deskripsi resmi video Dracula di YouTube yang sempat memicu spekulasi. Pada akhirnya, pengumuman kolaborasi dilakukan melalui akun media sosial Tame Impala, lengkap dengan tautan pre-save dan cerita di balik proses kreatifnya.
Kolaborasi ini juga menilai strategi peluncuran sebagai salah satu faktor penting, memadukan basis penggemar indie Tame Impala dan komunitas global K-pop yang masif terutama BLINK, sebutan fandom BLACKPINK.
Capaian dan Rekor yang Dibukukan
Keberhasilan remix ini tak hanya berbicara tentang musik semata, tetapi juga angka nyata di platform streaming. Dracula (JENNIE Remix) mencatat lebih dari 2,3 juta streaming dalam 24 jam pertama di Spotify, angka ini bahkan lebih tinggi dibanding versi orisinalnya yang melampaui 1,9 juta streaming dalam periode serupa.
Dengan capaian tersebut, Jennie memecahkan beberapa rekor penting, termasuk "Debut Remix Terbesar untuk Solois K-pop di Spotify" dan "Debut Terbesar untuk Artis K-pop secara global tahun ini". Hal ini menunjukkan dampak besar seorang artis K-pop dalam konteks musik global, terutama ketika ia berkolaborasi dengan musisi yang basisnya kuat di genre berbeda.
Kolaborasi ini menjadi lanjutan dari tren karier solo Jennie, yang telah menunjukkan kemampuannya menjelajahi musik lintas genre. Sebelumnya, ia telah berkolaborasi dengan beberapa artis internasional lainnya, termasuk di single seperti ExtraL pada 2025.
Selain itu, Jennie juga tengah sibuk dengan aktivitas global lain termasuk tur dunia bersama BLACKPINK pada DEADLINE World Tour dan persiapan rilis mini album terbaru mereka. Hal ini semakin memperkuat posisinya sebagai figur global yang mampu menjembatani musik Barat dan K-pop.
Kolaborasi yang mempertemukan seniman dari lintas genre seperti Jennie (K-pop/R&B/Pop) dan Tame Impala (psychedelic pop/rock) bukan sekadar tren sesaat. Ini menjadi contoh nyata bagaimana industri musik semakin terbuka terhadap kolaborasi global yang saling menguatkan:
- Menembus batas genre: Menyatukan stylistik berbeda sehingga musik menjadi lebih kaya.
- Ekspansi pasar: Menarik pendengar dari fanbase yang luas dan beragam.
- Pengakuan global: Meningkatkan eksposur artis di luar wilayah tradisionalnya.
Kolaborasi seperti Dracula (JENNIE Remix) membuktikan bahwa musik adalah bahasa universal yang mampu menjembatani budaya dan gaya kreatif yang berbeda secara harmonis.
Next News

Deretan Lagu Religi yang Selalu Diputar Ulang Saat Ramadan
13 days ago

Mengapa Lagu SPONTAN (tanpa) UHUY! Meledak di Indonesia
13 days ago

Arijit Singh: Legenda Playback Singing Bollywood yang Memutuskan Pensiun di 2026
17 days ago

Top 5 Lagu Batak 2026 yang Paling Populer dan Banyak Diputar
17 days ago

Top 15 Lagu Indonesia Terpopuler Februari 2026 - Chart & Tren yang Bikin Kamu Replay!
22 days ago

Grammy Awards 2026: Dari Bad Bunny hingga Kendrick Lamar, Momen Bersejarah di Panggung Musik Dunia
22 days ago

Top 10 Lagu Pop Indonesia Terhuyung di Spotify & TikTok Jan 2026 2 Hits Spotify dan Apple Music
a month ago

Musik Trend di Tahun 2026: Kembali ke Nostalgia, Lebih Interaktif, dan Berkelanjutan
a month ago

"Kacamata" – Lagu yang Membawa Kita Menyelam ke Dalam Perasaan Afgan
a month ago

2025 Indonesia: Kolaborasi Pop-HipHop, Dangdut-KPop, Remix Tradisional
a month ago





