Jangan Langsung Dibuang, Ternyata Ini Cara Mengatasi Sepatu yang Bau dan Mencegahnya Datang Lagi
Nanda - Saturday, 04 April 2026 | 08:12 PM


Kenapa sepatu bisa bau?
Bau pada sepatu biasanya muncul karena kaki berkeringat, lalu bakteri memecah komponen dalam keringat dan menghasilkan bau. NHS menyebut smelly feet atau bromodosis umumnya disebabkan oleh penumpukan keringat dan bakteri. Cleveland Clinic juga menjelaskan bahwa bagian dalam sepatu adalah tempat yang ideal bagi bakteri dan jamur karena hangat, lembap, dan gelap.
Sepatu yang lembap membuat bau makin mudah muncul
Salah satu penyebab utama bau tak sedap adalah sepatu yang tidak sempat kering total sebelum dipakai lagi. American Academy of Dermatology menyarankan memberi sepatu waktu sekitar 24 jam untuk benar-benar mengering sebelum dipakai kembali. Saat kelembapan tertahan terus-menerus, risiko bau, infeksi jamur, dan iritasi kulit ikut meningkat.
Langkah pertama: keringkan sepatu dengan benar
Kalau sepatu sudah terlanjur bau, hal paling dasar yang perlu dilakukan adalah memastikan bagian dalamnya kering. Lepaskan insole jika bisa, buka tali sepatu, lalu angin-anginkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Intinya bukan sekadar menjemur sebentar, tetapi mengurangi kelembapan yang menjadi "rumah" bagi bakteri dan jamur. Langkah ini sejalan dengan anjuran NHS dan AAD untuk menjaga kaki serta alas kaki tetap kering.
Ganti kaus kaki setiap hari, bahkan lebih sering bila perlu
Kadang masalah utama bukan ada pada sepatunya, tetapi pada kaus kaki yang lembap terlalu lama. AAD menyarankan memakai kaus kaki bersih setiap hari dan menggantinya lebih sering bila sudah basah oleh keringat. Kalau kaus kaki lembap terus dipakai, sepatu akan lebih cepat menyerap bau dan kelembapan.
Pilih sepatu yang lebih "bernapas"
Bahan sepatu juga berpengaruh besar. AAD merekomendasikan alas kaki dengan sirkulasi udara lebih baik, seperti bahan kanvas atau mesh, untuk membantu mengurangi keringat pada kaki. Cleveland Clinic juga menekankan bahwa panas, kelembapan, dan ruang tertutup membuat bau kaki lebih mudah muncul, jadi sepatu yang terlalu rapat dan minim ventilasi memang cenderung lebih cepat bau.
Gunakan powder atau spray bila bau sering kambuh
Untuk pencegahan, AAD menyebut antifungal powder atau spray bisa digunakan pada kaus kaki dan di dalam sepatu, terutama saat cuaca panas atau sebelum olahraga, guna membantu mencegah pertumbuhan jamur di sepatu. Ini bukan solusi tunggal untuk semua kasus, tetapi cukup berguna jika sepatu sering dipakai lama, mudah lembap, atau digunakan untuk aktivitas berat.
Kalau kaki sangat mudah berkeringat, fokusnya bukan cuma pada sepatu
Pada sebagian orang, bau sepatu terus muncul karena kaki memang sangat berkeringat. AAD menyarankan untuk lebih sering mengganti alas kaki, melepas sepatu ketika memungkinkan, dan memilih bahan yang membantu sirkulasi udara jika kaki mudah berkeringat. Jika masalahnya berulang dan berat, keringat berlebih atau hyperhidrosis bisa menjadi faktor yang perlu ditangani lebih spesifik.
Waspadai tanda infeksi jamur atau bakteri
Sepatu bau kadang bukan cuma masalah bau biasa. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa pitted keratolysis adalah infeksi bakteri pada telapak kaki yang bisa menyebabkan bau menyengat dan lebih sering terjadi pada orang dengan kaki berkeringat serta sepatu minim aliran udara. AAD juga mengingatkan bahwa lingkungan lembap di sepatu dapat meningkatkan risiko athlete's foot. Jadi kalau bau disertai gatal, kulit mengelupas, atau ada lubang-lubang kecil pada telapak kaki, masalahnya mungkin bukan sekadar "sepatu kotor."
Kapan perlu bantuan medis?
Kalau bau kaki atau sepatu tidak membaik meski kebersihan sudah dijaga, atau muncul tanda infeksi seperti gatal hebat, kulit pecah-pecah, nyeri, atau bau yang sangat tajam dan menetap, sebaiknya periksa ke tenaga kesehatan atau podiatrist. NHS menyebut penanganan bisa berbeda tergantung penyebabnya, termasuk bila ada infeksi jamur atau masalah keringat berlebih.
Cara sederhana mencegah sepatu bau datang lagi
Langkah pencegahan paling efektif biasanya justru yang paling sederhana: pastikan kaki dan sepatu tetap kering, jangan pakai sepatu yang sama terus-menerus tanpa jeda, gunakan kaus kaki bersih, pilih sepatu yang lebih breathable, dan pertimbangkan powder atau spray bila memang mudah lembap. Dengan kata lain, mengatasi sepatu bau bukan hanya soal "menghilangkan bau," tetapi memutus kondisi yang membuat bakteri dan jamur betah berkembang.
Next News

Sejarah Pasta Gigi, Bermula Dari Campuran Abu
8 hours ago

Sarapan Apa yang Paling Sehat di Dunia?
8 hours ago

Lahirnya E-Sports di Dunia-Game yang Menjadi Olahraga
8 hours ago

Gamers,Ini Perjalanan Game dari Permainan Kuno hingga Industri Digital Modern Saat Ini
9 hours ago

Sejarah Kacamata: Penemuan yang Mengubah Cara Manusia Melihat Dunia
9 hours ago

Rahasia Saos Lada Hitam: Resep Ala Restoran yang Bisa Kamu Buat Sendiri di Rumah
in 2 hours

Plastik: Nyaman Sesaat, Dampaknya Ratusan Tahun Menghantui Bumi
in 2 hours

Kelapa: Si Serbabisa dari Sabut Sampai Santan
in an hour

Kenapa Semua Orang Main Padel? Ini Alasan di Baliknya
in an hour

Sakit Tenggorokan Tak Kunjung Sembuh? Ini Tanda Harus ke Dokter
in an hour





