ISPA di Musim Pancaroba.Bagaimana Menanganinya?
RAU - Saturday, 18 April 2026 | 12:10 PM


ISPA adalah istilah untuk infeksi yang menyerang saluran pernapasan, mulai dari hidung, tenggorokan, sinus, hingga paru-paru.
Keluhan ini sangat umum di Indonesia.
Gejalanya bisa berupa:
•batuk
•pilek
•demam
•hidung tersumbat
•sakit tenggorokan
•sakit kepala
•badan lemas
•kadang sesak napas
Sebagian besar kasus terjadi akibat infeksi virus, sehingga sering bisa sembuh sendiri dalam 1–2 minggu dengan perawatan yang tepat di rumah.
Penyebab ISPA
Penyebab tersering adalah virus, seperti:
•rhinovirus (flu biasa)
•influenza
•RSV
•adenovirus
•COVID-19
Namun pada beberapa kasus, ISPA juga dapat disebabkan oleh bakteri.
Penularannya sangat mudah melalui:
•percikan batuk dan bersin
•tangan yang terkontaminasi
•benda yang disentuh bersama
Cara Menangani ISPA di Rumah
Ini bagian yang paling penting.
1. Istirahat yang cukup
Tubuh memerlukan energi untuk melawan infeksi.
Usahakan tidur cukup dan kurangi aktivitas berat selama sakit.
2. Perbanyak minum air
Air membantu:
•mencegah dehidrasi
•mengencerkan lendir
•memudahkan dahak keluar
Minuman hangat seperti air putih hangat atau teh hangat tanpa terlalu banyak gula bisa membantu melegakan tenggorokan.
3. Madu untuk batuk
Untuk dewasa dan anak di atas 1 tahun, madu cukup efektif membantu meredakan batuk malam.
Campurkan 1 sendok madu dengan air hangat atau lemon hangat.
Catatan: jangan berikan madu pada bayi di bawah 1 tahun.
4. Obat penurun demam
Jika demam atau badan pegal, bisa menggunakan:
•paracetamol
•ibuprofen
sesuai aturan dosis.
5. Gunakan humidifier atau uap hangat
Udara lembap membantu meredakan hidung tersumbat dan tenggorokan kering.
Kalau tidak ada humidifier, bisa hirup uap hangat dari baskom berisi air hangat.
6. Hindari asap rokok dan udara kotor
Ini penting sekali.
Paparan asap rokok dan polusi bisa memperparah ISPA dan membuat batuk lebih lama sembuh.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksa jika muncul tanda berikut:
demam tinggi lebih dari •3 hari
•sesak napas
•napas berbunyi
•bibir kebiruan
•batuk lebih dari 2 minggu
•batuk darah
•anak tampak lemas atau tidak mau makan/minum
Pada anak, perhatikan bila tulang iga terlihat tertarik saat bernapas.
Ini tanda bahaya.
Tren dan Kondisi di Indonesia
ISPA masih menjadi salah satu keluhan terbanyak di fasilitas kesehatan Indonesia.
Paparan polusi udara dan perubahan cuaca menjadi faktor yang sering memicu lonjakan kasus. Bahkan laporan DKI Jakarta sempat mencatat lebih dari 1,9 juta kasus ISPA dalam periode tertentu.
Namun jangan tunda ke dokter bila muncul sesak atau gejala berat.
Next News

Duduk Terlalu Lama dan Dampaknya bagi Tubuh yang Perlu Diwaspadai
3 hours ago

Daur Ulang Tidak Selalu Sulit, Ini Kebiasaan yang Bisa Dicoba di Rumah
3 hours ago

Fakta Menarik tentang Otak Manusia yang Jarang Diketahui
3 hours ago

Fakta Unik tentang Kopi yang Jarang Diketahui
3 hours ago

Kendaraan Listrik: Kelebihan dan Tantangan yang Perlu Diketahui
3 hours ago

Investasi untuk Pemula: Hal Dasar yang Perlu Dipahami Sebelum Memulai
3 hours ago

Bisnis Digital yang Bisa Dimulai dengan Keterampilan Sederhana
4 hours ago

Tokoh Sejarah yang Pengaruhnya Masih Terasa hingga Sekarang
9 hours ago

Teknologi yang Terinspirasi dari Cara Kerja Alam
9 hours ago

Cara Vaksin Membantu Sistem Kekebalan Tubuh
9 hours ago





