Fakta Terkini Perang Iran–AS: Korban Tewas Tembus 1.300, Selat Hormuz Kian Memanas
Nanda - Thursday, 12 March 2026 | 10:50 AM


Jakarta – Konflik di Timur Tengah yang dipicu serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari 2026 masih terus memanas.
Memasuki hari ke-13 konflik, situasi keamanan di kawasan tersebut semakin tegang dengan meningkatnya jumlah korban jiwa serta ancaman serangan balasan yang meluas.
Berikut sejumlah fakta terbaru terkait perkembangan perang tersebut.
Korban tewas lebih dari 1.300 orang
Menurut laporan otoritas Iran yang dikutip Al Jazeera, hingga Rabu (11/3) hampir 10.000 warga terdampak serangan udara yang terjadi di berbagai wilayah negara itu.
Dari jumlah tersebut, lebih dari 1.300 orang dilaporkan tewas.
Sementara itu, Human Rights Activists News Agency menyebutkan bahwa dari total korban tersebut terdapat sekitar 1.262 warga sipil dan 190 personel militer yang meninggal dunia akibat bombardir.
Mojtaba Khamenei dikabarkan terluka
Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan mengalami luka setelah serangan intensif yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel.
Media pemerintah Iran menyebutkan bahwa ia terluka dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, meski tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai tingkat cedera yang dialami.
Media Amerika Serikat, The New York Times, juga mengutip sejumlah pejabat Iran yang menyatakan bahwa Mojtaba mengalami luka pada bagian kaki namun masih dalam kondisi sadar dan berada di lokasi perlindungan dengan akses komunikasi terbatas.
Namun, putra Presiden Iran Masoud Pezeshkian sekaligus penasihat pemerintah, Yousef Pezeshkian, menyatakan bahwa kondisi Mojtaba saat ini stabil.
Iran ancam targetkan bank AS dan Israel
Pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyatakan siap menyerang aset ekonomi milik Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.
Ancaman tersebut muncul setelah serangan yang menargetkan bank di ibu kota Iran, Teheran.
Komando operasi militer pusat Khatam Al Anbiya menyebut bahwa target potensial mencakup berbagai pusat ekonomi dan bank yang terkait dengan Amerika Serikat dan Israel di kawasan tersebut.
Serangan drone di Oman
Di tengah meningkatnya konflik, serangan drone juga dilaporkan terjadi di Pelabuhan Salalah, Oman, pada Rabu (11/3).
Menurut laporan Oman News Agency, sebuah tangki bahan bakar di pelabuhan tersebut terbakar akibat serangan drone yang belum diketahui asalnya.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian disebut langsung melakukan komunikasi dengan Haitham bin Tariq untuk membahas insiden tersebut.
Selat Hormuz mulai bergejolak
Situasi juga semakin memanas di Selat Hormuz, jalur perdagangan penting bagi distribusi minyak dunia.
Sejak konflik meningkat, Iran dilaporkan menutup jalur tersebut sehingga memicu ketegangan dalam perdagangan global.
Pada Rabu (11/3), tiga kapal dilaporkan terkena proyektil misterius di kawasan itu. Salah satu kapal bahkan mengalami kebakaran.
Kapal yang terdampak antara lain kapal berbendera Thailand Mayuree Naree, kapal berbendera Jepang One Majesty, serta kapal berbendera Kepulauan Marshall Star Gwyneth.
Iran tolak gencatan senjata
Di tengah meningkatnya konflik, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menolak wacana gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel.
Menurutnya, konflik tersebut tidak dapat diselesaikan hanya dengan kesepakatan sementara seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
"Perang ini harus diakhiri secara permanen. Jika tidak, kami harus terus berjuang demi rakyat dan keamanan negara," ujarnya dalam wawancara media internasional.
Next News

Tren Fashion Preppy 2026: Gaya Klasik yang Kembali Digemari Anak Muda
8 hours ago

Rahasia di Balik Kualitas Premium Karet Thailand yang Mendunia
2 days ago

Ini Alasan Brunei Jadi Negara Terkaya di ASEAN
2 days ago

Langgar Gencatan Senjata 10 Hari, Drone Israel Serang Wilayah Sungai Litani di Lebanon
8 days ago

Tradisi dan Makna Festival Holi di India
11 days ago

6 Budaya Asli Korea Selatan yang Tetap Lestari
16 days ago

10 Tradisi Pernikahan Unik dari Berbagai Negara dan Maknanya
16 days ago

Kesepakatan Gencatan Senjata Paskah Ortodoks
18 days ago

Ribuan Jemaah Padati Al Aqsa Usai Akses Dibuka Kembali
18 days ago

Update Konflik Iran vs Amerika Serikat April 2026: Ancaman Penutupan Selat Hormuz dan Kegagalan Diplomasi
19 days ago





