El Niño dan La Niña, Apa Bedanya?
RAU - Thursday, 30 April 2026 | 07:53 AM


Apa itu El Niño dan La Niña?
Secara sederhana, keduanya adalah *dua sisi dari fenomena yang sama, yaitu perubahan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tropis.*
El Niño = fase pemanasan
( panas + kering)
La Niña = fase pendinginan
(La Niña = lebih basah +lebih banyak hujan)
Keduanya memengaruhi arah angin pasat, pembentukan awan, dan distribusi hujan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
El Niño: saat Indonesia cenderung lebih kering
El Niño terjadi ketika suhu permukaan laut di Pasifik tengah dan timur menjadi lebih hangat dari normal.
Akibatnya, pusat pembentukan awan hujan bergeser menjauh dari Indonesia.
Dampak yang sering terasa:
•kemarau lebih panjang
•udara lebih panas
•curah hujan menurun
•risiko kekeringan meningkat
•kebakaran hutan dan lahan lebih tinggi.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di banyak wilayah Indonesia akan lebih panjang dan lebih kering dari normal.
La Niña: saat hujan cenderung meningkat
Sebaliknya, La Niña terjadi ketika suhu laut di wilayah yang sama menjadi lebih dingin dari normal.
Angin pasat menguat dan mendorong massa udara lembap ke arah Indonesia.
Dampaknya biasanya:
•musim hujan lebih intens
•hujan lebih sering
•risiko banjir meningkat
•potensi longsor lebih tinggi
BMKG sebelumnya mencatat La Niña lemah berlangsung dari Oktober 2025 hingga Februari 2026 sebelum berakhir.
Dampaknya ke pertanian
Ini yang sangat penting di Indonesia.
Saat El Niño
Petani bisa mengalami:
•lahan kering
•sawah kekurangan air
•gagal panen
•hasil produksi turun
Saat La Niña
Masalahnya bisa berbeda:
•lahan banjir
•tanaman membusuk
•panen terganggu
Karena itu sektor pertanian sangat bergantung pada update BMKG.
Bagaimana kondisi 2026?
Per akhir April 2026, BMKG menyebut kondisi semester pertama masih netral, tetapi semester kedua berpotensi mengarah ke El Niño lemah hingga moderat.
Peluangnya sekitar 50–80%, dengan kemungkinan menjadi kuat dinilai kecil.
Kenapa penting untuk diketahui masyarakat?
Fenomena ini bukan sekadar istilah cuaca.
Dampaknya bisa langsung terasa pada:
•harga pangan
•pasokan air
•kesehatan saat cuaca •panas
•banjir
•transportasi
Next News

Penyebab Hidung Mampet Sebelah yang Jarang Diketahui Orang
4 hours ago

16 Mei Peringatan Hari Hipertensi Sedunia, Silent Killer
3 hours ago

Mengolah Daun Pepaya: Cara Mengurangi Rasa Pahit dan Menjaga Warna Tetap Hijau
4 hours ago

Kenapa Warna Mata Tiap Manusia Bisa Berbeda?
4 hours ago

Apakah Dinosaurus Benar-Benar Pernah Ada?
16 hours ago

Pernah Salah Ukuran Baju? Ini Cara Hindari Zonk Saat Belanja Online
4 hours ago

Putih Telur vs Kuning Telur: Mana yang Lebih Unggul dari Sisi Gizi?
4 hours ago

Monyet Terkecil di Dunia: Keunikan Pygmy Marmoset yang Gemas
5 hours ago

Mitos atau Fakta: Bolehkah Tidur Siang Singkat Tanpa Melepas Lensa Kontak?
5 hours ago

Mitos atau Fakta: Apakah Minuman Bersoda Dapat Meredakan Nyeri Haid?
5 hours ago





