Cyber Warfare Saat Serangan Digital Bisa Mengganggu Sistem Pembayaran
Nanda - Friday, 17 April 2026 | 04:00 PM


Ketika mendengar kata warfare atau perang, banyak orang langsung membayangkan tank, pesawat tempur, atau rudal.
Padahal saat ini ada bentuk konflik lain yang sama seriusnya, yaitu cyber warfare.
Apa itu Cyber Warfare?
Cyber warfare adalah penggunaan teknologi digital untuk menyerang, mengganggu, melumpuhkan, atau mencuri informasi dari sistem lawan.
Targetnya bisa sangat luas, seperti:
•sistem pemerintahan
•jaringan militer
•pembangkit listrik
•rumah sakit
•bandara
•sistem pembayaran •digital
•bank dan ATM
Dalam banyak kasus, serangan ini dilakukan oleh negara, kelompok yang didukung negara, atau kelompok peretas yang punya motif politik dan ekonomi.
Apakah Bisa Menyerang Sistem Pembayaran?
Bisa, dan ini justru salah satu target yang sangat sensitif.
Sistem pembayaran digital adalah bagian penting dari infrastruktur modern.
Contohnya:
•mobile banking
•QRIS
•ATM
•kartu debit dan kredit
•transfer antarbank
•gateway pembayaran e-commerce
Kalau sistem ini terganggu, dampaknya langsung terasa ke masyarakat.
Misalnya:
•transaksi gagal
•saldo tidak ter-update
•ATM offline
•pembayaran toko lumpuh
•transfer tertunda
Dalam skenario yang lebih serius, serangan bisa diarahkan untuk mengalihkan dana.
Contoh nyata yang baru terjadi tahun ini adalah kasus perusahaan energi yang kehilangan sekitar £700.000 setelah pembayaran kontraktor dialihkan ke rekening milik pelaku melalui serangan siber.
Ini menunjukkan bahwa perang siber tidak selalu berupa "mematikan sistem", tetapi juga bisa menyerang alur transaksi keuangan.
Bagaimana Cara Serangannya?
Ada beberapa bentuk yang paling umum.
1. DDoS (Distributed Denial of Service)
Ini adalah serangan yang membanjiri server dengan trafik sangat besar sampai sistem tidak mampu melayani pengguna.
Akibatnya aplikasi bank atau payment gateway bisa down.
Ini sering dipakai untuk mengganggu layanan publik dan kepercayaan masyarakat.
2. Pencurian Kredensial
Pelaku mencoba mendapatkan username, password, OTP, atau token sesi.
Saat ini banyak serangan justru tidak "membobol", tetapi masuk menggunakan identitas yang dicuri.
PwC bahkan menyebut serangan modern lebih sering "log in rather than break in" ( masuk, tapi
tidak membobol)
3. Malware dan Ransomware
Sistem bank atau perusahaan bisa dikunci oleh malware.
Pelaku lalu meminta tebusan.
Kalau targetnya sistem pembayaran, aktivitas ekonomi bisa langsung terganggu.
Kenapa Ini Berbahaya?
Karena dampaknya bisa terasa luas.
Bayangkan jika sistem pembayaran nasional terganggu beberapa jam saja.
Efeknya bisa ke:
pasar, transportasi,
belanja online, rumah sakit, gaji karyawan, dan
transaksi bisnis.
Bahkan World Economic Forum menempatkan cyber-enabled fraud dan gangguan sistem digital sebagai salah satu risiko utama global saat ini.
Apakah Ini Sama dengan Hacker Biasa?
Tidak selalu.
Cyber warfare biasanya punya skala lebih besar dan target strategis.
Jika hacker biasa mungkin mengejar uang atau data pribadi, cyber warfare sering berkaitan dengan:
•tekanan geopolitik
•sabotase
•spionase
•balasan antarnegara
Karena itu sering disebut sebagai bentuk perang modern.
Indonesia Perlu Waspada?
Tentu.
Karena semakin digital sistem pembayaran, semakin penting keamanan sibernya.
Dengan penggunaan:
•mobile banking
•QRIS
•E-wallet
•transaksi online
perlindungan terhadap sistem menjadi sangat vital.
Gangguan kecil saja bisa memengaruhi kepercayaan publik.
Di era serba digital, keamanan siber bukan lagi isu teknis, tetapi bagian dari keamanan nasional.
Next News

Banjir Melanda Lima Kabupaten/Kota di Sumut, Ribuan Warga Mengungsi
in 2 hours

Tren Membawa Tumbler Sendiri, Gaya Hidup Praktis yang Mengurangi Sampah Sekali Pakai
in 2 hours

Mengapa Ada Tanaman yang Mengeluarkan Bau Menyengat untuk Menarik Serangga?
in an hour

Mengapa Lidah Buaya Mampu Menyimpan Air di Dalam Daunnya yang Tebal?
in an hour

Kompres Dingin untuk Mata Panda, Bagaimana Cara Kerjanya Mengurangi Bengkak?
in an hour

Menelusuri Ujung Tembok Besar China, Perbedaan Bangunan Asli dan Bagian yang Direstorasi
in an hour

Apa Dampaknya jika Kita Terlalu Sedikit Minum Air Putih Setiap Hari?
in an hour

Bekas Jerawat di Pipi dan Dahi, Apakah Penyebabnya Selalu Sama?
in an hour

Mengenal Buku Audio, Alternatif Membaca bagi Orang dengan Aktivitas Padat
11 hours ago

Ampas Kelapa Setelah Diperas, Apakah Masih Bisa Dimanfaatkan untuk Makanan?
11 hours ago





