Hari Buku Sedunia 23 April: Mengapa Membaca Tetap Penting di Era Video Pendek Sekarang Ini?
RAU - Thursday, 23 April 2026 | 08:08 AM


Setiap tanggal 23 April, dunia memperingati Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia (World Book and Copyright Day).
Peringatan ini ditetapkan oleh UNESCO sejak 1995 untuk mendorong budaya membaca, dunia penerbitan, serta penghargaan terhadap hak cipta penulis.
Tanggal ini dipilih bukan tanpa alasan.
23 April berkaitan dengan tokoh sastra dunia seperti William Shakespeare dan Miguel de Cervantes, yang menjadi simbol penting dalam sejarah literasi dunia.
Kenapa Hari Buku Masih Relevan?
Di era sekarang, banyak orang lebih sering menghabiskan waktu dengan:
•video pendek
•media sosial
•scrolling cepat
•konten instan
Namun buku menawarkan pengalaman yang berbeda.
Buku mengajak pembaca untuk:
•fokus lebih lama
•membangun imajinasi
•memahami konteks secara mendalam
•berpikir kritis.
UNESCO menyebut buku sebagai jembatan antar generasi dan lintas budaya.
Kalimat ini sangat relevan hingga hari ini.
Membaca Melatih Otak untuk Fokus
Salah satu manfaat terbesar membaca buku adalah melatih rentang perhatian.
Saat membaca, otak terbiasa mengikuti alur, memahami detail, dan menyusun gambaran besar.
Berbeda dengan konten singkat yang dikonsumsi dalam hitungan detik.
Karena itu, membaca membantu meningkatkan:
•konsentrasi
•memori
•kemampuan memahami informasi kompleks
Ini sangat penting di era digital.
Buku Membuka Dunia yang Lebih Luas
Ada alasan kenapa buku sering disebut:
jendela dunia
Lewat buku, seseorang bisa mengenal:
•budaya lain
•sejarah
•ilmu pengetahuan
•sudut pandang baru
Tanpa harus pergi jauh.
UNESCO juga menekankan bahwa buku berperan besar dalam meningkatkan literasi lintas bahasa dan budaya.
Menghargai Penulis dan Hak Cipta
Hari ini bukan hanya tentang membaca.
Ada juga aspek hak cipta.
Artinya, karya penulis, penerbit, dan kreator perlu dihargai.
Hak cipta melindungi hasil pemikiran dan kreativitas seseorang agar tidak disalahgunakan.
Ini penting di era digital ketika karya sangat mudah disalin.
Hari Buku Sedunia 23 April menjadi pengingat bahwa di tengah era video pendek dan konten instan, membaca tetap penting.
Buku bukan sekadar kumpulan halaman, tetapi sarana untuk memperluas wawasan,melatih fokus, dan memahami dunia dengan lebih dalam.
Next News

Berbagai Jenis Kubis dan Manfaatnya Bagi Tubuh
5 hours ago

Kenapa Kepala Tiba-Tiba Pusing Saat Berdiri dari Posisi Tidur? Ini Penyebabnya
in 7 hours

Si Paling Sehat vs Si Gampang Tumbang: Kenapa Stamina Orang Bisa Beda Jauh?
in 6 hours

Rahasia Pilih Semangka Super Manis Tanpa Takut Kecewa
in 5 hours

Pernah lihat nggak orang yang memiliki fobia gelap, tapi sebenarnya mereka lihat apa sih Kenapa bisa takut?
in 5 hours

Memahami Perbedaan Emas 22, 23, dan 24 Karat agar Tepat dalam Berinvestasi
in 5 hours

Ikan Dori dan Ikan Patin Ternyata Sama? Ini Fakta yang Masih Banyak Disalahpahami
in 4 hours

Ketergantungan Obat Pereda Nyeri, Waspadai Dampaknya bagi Kesehatan
in 15 minutes

Orangutan Timtom Mandi Pakai Gayung, Pintarnya Bikin Kagum tapi Nasibnya Memprihatinkan
in 18 minutes

Mengapa Ada Negara yang Tidak Mengalami Malam? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 8 minutes





