Benarkah Susu Pasti Membuat Tulang Lebih Kuat?
Liaa - Saturday, 28 March 2026 | 09:43 AM


*Mengapa Susu Dianggap Baik untuk Tulang?*
Susu sering direkomendasikan untuk kesehatan tulang karena mengandung berbagai nutrisi penting, terutama:
•kalsium
•protein
•fosfor
•vitamin B12
•kalium
Kalsium merupakan mineral utama yang menyusun tulang dan gigi.
Sekitar 99% kalsium dalam tubuh manusia tersimpan di tulang dan gigi.
Menurut National Institutes of Health (NIH), *orang dewasa membutuhkan sekitar 1.000–1.200 mg kalsium per hari untuk menjaga kesehatan tulang.*
Karena satu gelas susu dapat mengandung sekitar 300 mg kalsium, susu sering dianggap sebagai cara mudah untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
*Apakah Susu Saja Cukup untuk Tulang Kuat?*
Meskipun susu mengandung kalsium tinggi, para ahli menjelaskan bahwa kekuatan tulang tidak hanya bergantung pada kalsium saja.
Beberapa faktor lain juga sangat penting, antara lain:
1️⃣ Vitamin D
Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan. Tanpa vitamin D yang cukup, kalsium yang dikonsumsi tidak dapat dimanfaatkan secara optimal oleh tubuh.
Sumber vitamin D antara lain:
•sinar matahari
•ikan berlemak
•telur
•makanan yang difortifikasi (makanan yang ditambahkan vitamin atau mineral tertentu agar nilai gizinya lebih tinggi daripada aslinya. Contoh Susu dengan vitamin D
Banyak susu ditambahkan vitamin D.
Vitamin ini membantu tubuh menyerap kalsium sehingga baik untuk tulang.)
2️⃣ Aktivitas fisik
Olahraga terutama yang bersifat weight-bearing seperti berjalan, berlari, atau latihan beban dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang.
3️⃣ Protein
Protein juga diperlukan untuk membangun struktur tulang yang kuat.
4️⃣ Pola makan keseluruhan
Nutrisi lain seperti magnesium, vitamin K, dan fosfor juga berperan dalam kesehatan tulang.
Karena itu, minum susu saja tanpa pola hidup sehat tidak otomatis membuat tulang menjadi kuat.
*Penelitian tentang Susu dan Kesehatan Tulang*
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi susu dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang, terutama pada anak-anak dan remaja yang masih dalam masa pertumbuhan.
Namun pada orang dewasa, hubungan antara konsumsi susu dan risiko patah tulang tidak sesederhana itu.
Sebuah penelitian besar yang dipublikasikan dalam British Medical Journal (BMJ) menemukan bahwa konsumsi susu dalam jumlah tinggi tidak selalu berkaitan langsung dengan penurunan risiko patah tulang pada orang dewasa.
Hal ini menunjukkan bahwa banyak faktor lain yang mempengaruhi kesehatan tulang, bukan hanya susu.
*Sumber Kalsium Selain Susu*
Bagi orang yang tidak mengonsumsi susu, kalsium sebenarnya dapat diperoleh dari berbagai makanan lain.
Beberapa sumber kalsium yang baik antara lain:
•brokoli
•tahu dan tempe
•almond
•ikan sarden
•biji wijen
•sayuran hijau
Karena itu, pola makan seimbang tetap dapat memenuhi kebutuhan kalsium meskipun tanpa susu.
Susu memang merupakan sumber kalsium yang baik dan dapat membantu menjaga kesehatan tulang.
Namun kekuatan tulang tidak hanya bergantung pada susu saja.
Faktor lain seperti vitamin D, olahraga, asupan protein, dan pola makan secara keseluruhan juga berperan penting dalam menjaga tulang tetap kuat.
Dengan kata lain, susu bisa menjadi bagian dari pola makan sehat, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesehatan tulang.
Next News

Manusia Hanya Menggunakan 10% Otaknya? Mitos atau Fakta?
11 hours ago

Nakizumo: Festival Bayi Menangis di Jepang
11 hours ago

Kacang Bisa Menyebabkan Jerawat. Mitos atau Fakta?
11 hours ago

Benarkah Vitamin C Bisa Mencegah Flu? Ini Faktanya.
11 hours ago

Trojena: Resort Ski Futuristik di Gurun Arab Saudi
11 hours ago

J.K. Rowling,Bangkit Penulis yang Mendunia dari Kemiskinan lewat Pena
11 hours ago

Anse Source d'Argent: Pantai Terindah di Dunia
14 hours ago

Antena: Pahlawan Tak Kasat Mata yang Sering Kena Omel di Atas Genting
2 hours ago

Sering Dianggap Hama, Ternyata Bekicot Punya Peran Penting di Alam
2 hours ago

Fakta Unik Gordang Sambilan, Warisan Budaya Mandailing
3 hours ago





