Sabtu, 7 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Benarkah Makan Daging Berpeluang Umur Panjang?

Nanda - Thursday, 05 February 2026 | 11:52 AM

Background
Benarkah Makan Daging Berpeluang Umur Panjang?

Sebuah penelitian yang melibatkan ribuan orang lansia,menemukan bahwa mereka yang masih mengonsumsi daging tampak memiliki peluang lebih tinggi mencapai usia 100 tahun dibandingkan yang mengikuti pola makan vegetarian ketat.

Penelitian ini dituliskan oleh Chloe Casey, Dosen Nutrisi dan Perilaku dari Bournemouth University. Studi menganalisis data lebih dari 5.000 orang dewasa di China berusia 80 tahun ke atas yang tergabung dalam Chinese Longitudinal Healthy Longevity Survey, sebuah survei nasional yang dimulai sejak 1998.

Hasilnya menunjukkan bahwa hingga tahun 2018, kelompok lansia yang tidak mengonsumsi daging cenderung lebih kecil kemungkinannya untuk menjadi centenarian (berusia 100 tahun atau lebih) dibandingkan mereka yang makan daging.

Para peneliti menjelaskan bahwa pada lansia dengan berat badan rendah, konsumsi daging tampaknya berkaitan dengan asupan nutrisi yang membantu mereka mempertahankan kondisi tubuh yang lebih baik, sehingga berkontribusi pada peluang hidup lebih lama. Namun penelitian ini bersifat observasional, sehingga tidak dapat menetapkan bahwa makan daging secara langsung menyebabkan umur panjang. Nutrisi seimbang, termasuk asupan sayur, produk nabati, dan gaya hidup sehat tetap menjadi faktor utama yang berkontribusi pada kesehatan jangka panjang.

Ahli nutrisi juga mencatat bahwa dampak jenis makanan terhadap umur panjang berbeda-beda tergantung kondisi kesehatan individu, pola makan keseluruhan, aktivitas fisik, dan faktor genetika yang ikut memengaruhi hasil studi. Penelitian ini menyoroti bahwa kombinasi pola makan nabati dan hewani yang seimbang, serta perhatian terhadap faktor kesehatan lain, menjadi pendekatan yang lebih holistik untuk mendukung kualitas hidup dan harapan hidup seseorang.

Tags