Kenapa Tubuh Kita Terasa Lebih Tinggi di Pagi Hari?
Liaa - Wednesday, 18 March 2026 | 09:11 AM


Banyak orang tidak menyadari bahwa tinggi badan manusia sebenarnya tidak konstan sepanjang hari. Di pagi hari, setelah bangun tidur, tubuh kita bisa lebih tinggi sekitar 1–2 cm dibandingkan saat malam hari. Fenomena ini mungkin terdengar sepele, tapi di baliknya ada proses biologis yang menarik.
Semua ini berkaitan dengan struktur tulang belakang manusia.
Tulang belakang kita tidak hanya terdiri dari tulang keras, tetapi juga bantalan lunak di antara ruas-ruasnya yang disebut diskus intervertebralis. Bantalan ini berfungsi seperti "peredam kejut" yang menjaga fleksibilitas tubuh.
Saat kita beraktivitas sepanjang hari—duduk, berjalan, berdiri—tubuh terus menerima tekanan dari gravitasi. Tekanan ini membuat diskus tersebut sedikit "tertekan" dan kehilangan cairan. Akibatnya, tinggi badan kita sedikit menyusut di akhir hari.
Sebaliknya, ketika kita tidur dalam posisi berbaring, tekanan pada tulang belakang berkurang drastis. Dalam kondisi ini, diskus intervertebralis kembali menyerap cairan dan mengembang. Proses inilah yang membuat tubuh kita sedikit "memanjang" kembali.
Fenomena ini telah banyak diteliti dalam dunia medis. Para ahli menjelaskan bahwa perubahan tinggi ini adalah hal normal dan terjadi pada semua orang, meskipun tingkatnya bisa berbeda tergantung aktivitas harian dan kondisi tubuh.
Menariknya, perubahan ini juga dipengaruhi oleh kebiasaan. Orang yang sering duduk lama, mengangkat beban berat, atau memiliki postur tubuh kurang baik cenderung mengalami penyusutan tinggi yang lebih besar di siang hari.
Selain itu, usia juga berperan. Seiring bertambahnya usia, diskus intervertebralis cenderung kehilangan elastisitas dan cairan, sehingga perubahan tinggi badan harian menjadi lebih kecil, namun secara keseluruhan tinggi badan bisa berkurang secara permanen.
Fenomena ini juga menjelaskan mengapa dokter atau tenaga medis sering mengukur tinggi badan di pagi hari untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Atlet profesional pun kadang memperhatikan hal ini dalam pengukuran performa fisik.
Jadi, jika suatu hari kamu merasa "lebih tinggi" di pagi hari, itu bukan sekadar perasaan. Tubuhmu memang sedang berada dalam kondisi paling optimal setelah beristirahat.
Next News

Dari Kotak Kayu Raksasa Sampai Kamera Lubang Jarum di Saku
6 hours ago

Cara Mengontrol Nafsu Makan Berlebih Tanpa Diet Ketat
7 hours ago

Apa yang Terjadi Jika Manusia Tidak Tidur Selama 3 Hari?
12 hours ago

Fenomena Blood Rain: Hujan Merah yang Pernah Menghebohkan Dunia
12 hours ago

Hujan Ikan: Fenomena Aneh yang Benar-Benar Terjadi
12 hours ago

Minum Air Dingin Berbahaya untuk Tubuh? Mitos atau Fakta?
12 hours ago

Paris: Kota Romantis yang Tak Pernah Kehilangan Pesonanya
5 hours ago

Healing ke Seoul: Surga K-Pop dan Kuliner yang Bikin Lupa Diet
5 hours ago

Jadi Jago Ngobrol: Solusi Momen Krik-Krik Saat Nongkrong
5 hours ago

Garam Kalium Klorida: Alternatif Sehat untuk Hipertensi atau Sekadar Tren?
5 hours ago





