Benarkah Berjalan Kaki Setelah Makan,Baik Untuk Pencernaan?
Liaa - Thursday, 23 April 2026 | 12:26 PM


Jawabannya:
ya, benar.
Berjalan kaki ringan setelah makan memang dapat membantu proses pencernaan.
Ini bukan sekadar kebiasaan turun-temurun, tetapi juga didukung oleh penjelasan medis dan beberapa studi.
Saat tubuh bergerak, otot-otot pada lambung dan usus ikut mendapat stimulasi sehingga makanan lebih mudah bergerak melalui saluran pencernaan.
Bagaimana Jalan Kaki Membantu Pencernaan?
Setelah makan, tubuh mulai memecah makanan di lambung lalu mendorongnya ke usus.
Berjalan kaki ringan membantu:
•merangsang gerakan usus
•mempercepat pergerakan makanan
•mengurangi rasa penuh di perut
•membantu mengurangi gas dan sendawa.
Makanya, kalau habis makan terasa begah atau kembung, jalan santai beberapa menit sering membuat perut terasa lebih nyaman.
Berapa Lama yang Ideal?
Tidak perlu lama.
Menurut beberapa sumber, cukup:
10–15 menit jalan santai.
Bahkan 2–5 menit saja sudah memberi manfaat, terutama untuk membantu kadar gula darah setelah makan.
Kalau ingin lebih maksimal, bisa sampai 20–30 menit dengan tempo santai.
Yang penting bukan cepat, tapi konsisten.
Bukan Cuma Pencernaan, Gula Darah Juga Terbantu
Ini yang sering tidak disadari.
Berjalan kaki setelah makan membantu tubuh menggunakan glukosa dari makanan sebagai energi.
Akibatnya, lonjakan gula darah setelah makan bisa lebih terkendali.
Karena itu, kebiasaan ini sangat baik terutama untuk orang yang ingin menjaga berat badan atau mengontrol risiko diabetes.
Tapi Jangan Langsung Jalan Cepat
Nah, yang perlu diperhatikan:
Jalan santai, bukan olahraga berat.
Kalau langsung lari, jogging cepat, atau olahraga intens, justru bisa membuat perut terasa tidak nyaman.
Bisa mual, kram perut,
asam lambung naik.
Jadi pilih tempo yang ringan dan santai.
Perlu Menunggu Dulu?
Untuk kebanyakan orang, jalan santai bisa dilakukan sesegera mungkin atau dalam 10–15 menit setelah makan.
Kalau makannya sangat banyak, boleh beri jeda sebentar agar lebih nyaman.
Jalan santai setelah makan, adalah
kebiasaan sederhana yang bagus untuk dilakukan setiap hari.
Next News

Resep Rendang Daging Tanpa Ribet, Tetap Gurih dan Kaya Rempah
in 4 hours

Fenomena Kurban di Media Sosial: Antara Ibadah dan Eksistensi
in 2 hours

Sering Dihina, Ini Alasan Ikan Mola Mola Punya Gelar Terbodoh
in 2 hours

Bye Mata Perih! Trik Iris Bawang Merah Anti Drama
in 2 hours

Veneer Gigi: Investasi Senyum Kekinian atau Tren Mahal yang Penuh Risiko?
in 2 hours

Jangan Lupa Tutup Mulut Saat Menguap, Ini Alasannya!
in 2 hours

Benarkah Langsung Tidur Setelah Makan Bisa Membuat Perut Buncit?
in 2 hours

Golongan Darah Anak Mengikuti Ayah atau Ibu? Ini Fakta yang Sering Disalahpahami
in 2 hours

Apa yang Sebenarnya Diambil Saat Donor Darah?
in an hour

Ikan Asin: Diplomasi Aroma dan Rahasia di Balik Lauk Sejuta Umat
an hour ago





