Sabtu, 13 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

BAB Tidak Lancar? Ini Kebiasaan yang Bisa Jadi Penyebabnya

Tata - Friday, 29 May 2026 | 10:25 AM

Background
BAB Tidak Lancar? Ini Kebiasaan yang Bisa Jadi Penyebabnya

Susah buang air besar (BAB) atau sembelit merupakan salah satu gangguan pencernaan yang cukup umum dialami banyak orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi ini biasanya ditandai dengan frekuensi BAB yang lebih jarang, feses keras, dan rasa tidak nyaman saat buang air besar.

Meski sering dianggap sepele, sembelit yang dibiarkan terlalu lama dapat mengganggu aktivitas sehari-hari hingga menurunkan kualitas hidup. Bahkan, pada beberapa kasus, kondisi ini bisa berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.

Penyebab Susah BAB

Sembelit bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari pola hidup yang kurang sehat hingga kondisi medis tertentu. Berikut beberapa penyebab susah BAB yang paling umum.

1. Kurang Aktivitas Fisik

Jarang bergerak atau kurang olahraga dapat memperlambat kerja usus sehingga feses menumpuk dan menjadi keras. Otot perut yang lemah juga membuat proses BAB terasa lebih sulit.

Beberapa tanda yang sering muncul antara lain:



  • Frekuensi BAB berkurang
  • Perut terasa penuh dan kembung
  • BAB menjadi tidak lancar

2. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

IBS merupakan gangguan pencernaan yang memengaruhi pergerakan usus. Kondisi ini dapat menyebabkan sembelit berkepanjangan, nyeri perut, perut kembung, hingga rasa BAB yang tidak tuntas.

Pada sebagian orang, gejala IBS juga bisa bergantian dengan diare, terutama saat stres atau setelah mengonsumsi makanan tertentu.

3. Terlalu Sering Menggunakan Obat Pencahar

Pemakaian laksatif secara berlebihan dapat membuat usus kehilangan kemampuan bekerja secara alami. Akibatnya, tubuh menjadi bergantung pada obat pencahar untuk BAB.

Dampak yang dapat terjadi meliputi:

  • Gerakan usus melemah
  • BAB sulit tanpa bantuan obat
  • Risiko sembelit kronis meningkat

4. Kurang Serat dan Cairan

Kurangnya asupan serat dan air putih menjadi salah satu penyebab utama sembelit. Serat membantu menyerap air sehingga tekstur feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan.



Namun, penambahan serat sebaiknya dilakukan secara bertahap agar tidak memicu perut kembung atau rasa tidak nyaman.

5. Konsumsi Suplemen Tertentu

Beberapa jenis suplemen dapat memicu sembelit, terutama jika dikonsumsi berlebihan. Suplemen yang sering dikaitkan dengan sembelit antara lain:

  • Kalsium
  • Zat besi
  • Vitamin D dosis tinggi
  • Protein powder tertentu
  • NAC dan beta-sitosterol

6. Perubahan Rutinitas Saat Bepergian

Traveling atau perjalanan jauh sering membuat pola BAB berubah. Perubahan jadwal makan, kurang minum, hingga perbedaan zona waktu dapat memengaruhi sistem pencernaan.

Agar BAB tetap lancar saat bepergian:

  • Perbanyak minum air putih
  • Hindari menahan BAB
  • Tetap aktif bergerak

7. Stres

Stres dapat memengaruhi kerja sistem pencernaan karena tubuh lebih fokus merespons tekanan dibandingkan proses pencernaan. Akibatnya, gerakan usus menjadi lebih lambat.



Mengelola stres dengan baik dapat membantu mengurangi risiko sembelit.

8. Efek Samping Obat

Beberapa obat medis diketahui dapat menyebabkan sembelit sebagai efek samping, seperti:

  • Obat pereda nyeri tertentu
  • Antidepresan
  • Obat tekanan darah tinggi

Jika sembelit muncul setelah penggunaan obat jangka panjang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

9. Kondisi Medis Tertentu

Penyakit tertentu seperti hipotiroidisme, Parkinson, stroke, hingga gangguan otot panggul dapat menyebabkan sembelit kronis.

Pada kondisi tertentu, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.



Cara Mengatasi Susah BAB

Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu melancarkan BAB secara alami.

1. Perbaiki Pola Makan

Pola makan sehat sangat berpengaruh terhadap kesehatan pencernaan. Beberapa cara yang dapat dilakukan:

  • Perbanyak konsumsi buah dan sayur
  • Pilih makanan tinggi serat seperti oats dan gandum utuh
  • Minum air putih yang cukup
  • Kurangi alkohol dan makanan rendah serat

Buah seperti apel, stroberi, anggur, dan aprikot juga dapat membantu melunakkan feses secara alami.

2. Biasakan Rutinitas BAB yang Teratur

Melatih tubuh BAB pada waktu yang sama setiap hari dapat membantu usus bekerja lebih teratur.

Saat BAB, gunakan posisi yang nyaman dengan menopang kaki menggunakan bangku kecil agar posisi lutut lebih tinggi dari pinggul. Posisi ini membantu mempermudah proses pengeluaran feses.



Susah BAB memang sering dianggap masalah ringan, tetapi kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan. Menjaga pola makan, rutin bergerak, cukup minum, dan mengelola stres dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah sembelit datang kembali.