Rabu, 20 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Asal Bau pada Baju Itu dari Mana? Fakta tentang Ketiak dan Lipatan Tubuh

Liaa - Wednesday, 20 May 2026 | 10:40 AM

Background
Asal Bau pada Baju Itu dari Mana? Fakta tentang Ketiak dan Lipatan Tubuh

Betul banget, kesimpulan kamu nggak salah! Tapi kalau mau dibedah lebih dalam secara ilmiah, sumber bau itu sebenarnya bukan dari baju ataupun dari keringat kita sendiri.

Keringat yang keluar dari tubuh kita itu aslinya hampir 100% tidak berbau. Tersangka utama yang bikin baju jadi bau apek atau bau asam adalah bakteri.


1. Dua Jenis Kelenjar Keringat yang Berbeda

Tubuh kita punya dua jenis kelenjar keringat utama, dan keduanya menghasilkan jenis keringat yang beda total:



Kelenjar Ekrin: Tersebar di seluruh tubuh (tangan, kaki, punggung). Keringatnya encer, cuma air dan garam, dan biasanya nggak bikin bau.

Kelenjar Apokrin: Ini dia biang keroknya. Kelenjar ini cuma ada di area yang banyak folikel rambutnya, seperti ketiak dan lipatan selangkangan. Keringat yang dihasilkan lebih kental karena mengandung lemak dan protein.

2. Pesta Pora Para Bakteri

Nah, ketiak dan lipatan kulit itu kondisinya hangat dan lembap—lingkungan paling sempurna buat bakteri alami kulit (seperti Staphylococcus dan Corynebacterium) untuk berkembang biak.

Saat kelenjar apokrin mengeluarkan keringat yang kaya lemak dan protein, bakteri-bakteri ini akan langsung "memakan" dan memecah senyawa tersebut. Proses metabolisme bakteri inilah yang menghasilkan limbah berupa asam lemak buangan yang baunya tajam.



3. Kenapa Baunya Bisa Pindah dan Nempel di Baju?

Saat baju menempel di ketiak atau lipatan kulit, kain baju akan menyerap keringat yang sudah bercampur bakteri tadi.

Beberapa jenis bahan baju (terutama bahan sintetis seperti poliester) punya sifat hidrofobik (menolak air tapi suka minyak). Makanya, minyak dan bakteri dari ketiak gampang banget nempel di serat kain poliester dan susah hilang dibanding bahan katun, bahkan kadang baunya tetap tertinggal walau sudah dicuci.