Adab Bertamu yang Sering Terlupakan di Zaman Sekarang
Liaa - Monday, 27 July 2026 | 08:59 AM


Bertamu menjadi salah satu bentuk interaksi sosial yang sudah lama dilakukan dalam kehidupan masyarakat. Kunjungan ke rumah kerabat, teman, tetangga, maupun orang yang dikenal dapat menjadi cara untuk mempererat hubungan dan menjaga silaturahmi.
Namun, bertamu juga memiliki etika yang sebaiknya diperhatikan. Di zaman sekarang, kesibukan setiap orang semakin beragam sehingga datang berkunjung tanpa mempertimbangkan waktu atau kondisi tuan rumah terkadang dapat menimbulkan ketidaknyamanan.
Salah satu adab yang sering terlupakan adalah memberi kabar sebelum datang. Meskipun tidak selalu wajib dilakukan untuk kunjungan yang sifatnya sangat dekat dan spontan, mengabari tuan rumah terlebih dahulu merupakan bentuk penghargaan terhadap waktu dan kesibukan mereka.
Selain itu, memilih waktu yang tepat juga menjadi bagian penting dalam bertamu. Sebaiknya hindari datang pada jam istirahat, terlalu pagi, atau terlalu malam, kecuali ada keperluan tertentu yang memang mendesak.
Ketika sampai di rumah seseorang, tamu juga sebaiknya meminta izin dan tidak langsung masuk. Dalam ajaran Islam, meminta izin sebelum memasuki rumah merupakan bagian dari adab yang harus dijaga. Hal ini berkaitan dengan penghormatan terhadap privasi pemilik rumah.
Adab lainnya adalah tidak mengharapkan tuan rumah menyediakan sesuatu secara berlebihan. Tamu sebaiknya tidak menuntut makanan, minuman, atau pelayanan tertentu. Apa pun yang disediakan oleh tuan rumah hendaknya diterima dengan sikap menghargai dan tidak banyak mengeluh.
Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga durasi kunjungan. Bertamu terlalu lama, terutama ketika tuan rumah terlihat sedang memiliki kesibukan, dapat membuat mereka merasa kurang nyaman. Karena itu, kepekaan terhadap situasi menjadi bagian dari etika yang perlu diperhatikan.
Tamu juga perlu menjaga pembicaraan selama berada di rumah orang lain. Hindari membahas hal-hal yang dapat menyinggung perasaan, membuka aib orang lain, atau memicu pertengkaran. Jika tuan rumah memiliki persoalan pribadi, sebaiknya tidak menjadikannya sebagai bahan pembicaraan tanpa izin.
Di era media sosial, ada pula adab baru yang perlu diperhatikan, yaitu tidak sembarangan mengambil atau mengunggah foto rumah dan anggota keluarga tanpa persetujuan. Privasi merupakan hal penting yang harus tetap dihormati, termasuk ketika seseorang sedang menerima tamu.
Pada akhirnya, adab bertamu bukan sekadar aturan formal, melainkan bentuk penghormatan kepada orang lain. Kebiasaan sederhana seperti mengabari sebelum datang, meminta izin, menjaga ucapan, dan mengetahui kapan waktunya berpamitan dapat membuat hubungan sosial tetap nyaman dan harmonis.
Next News

Menepi Sejenak: 5 Desa di Dunia dengan Suasana Tenang yang Bikin Ingin Resign
6 hours ago

Bukan Nakal, 4 Kebiasaan Anak Ini Bisa Jadi Tanda Rasa Ingin Tahu dan Potensi yang Perlu Diarahkan
6 hours ago

Bukan Sekadar Bikin Kulit Halus, Ini 5 Manfaat Luluran yang Bisa Jadi Ritual Self-Care
6 hours ago

Meroe, Kota Piramida Sudan yang Jarang Diketahui: Jejak Kejayaan Kerajaan Kush di Afrika
6 hours ago

7 Bahasa Tubuh Kucing yang Sering Disalahpahami, Nomor 4 Bukan Berarti Minta Dielus
7 hours ago

Benarkah Wanita Lebih Emosional daripada Pria? Ini Fakta Psikologi di Balik Stereotip Gender
7 hours ago

Sering Begadang Diam-Diam Menguras Tubuh? Ini Dampaknya pada Otak, Berat Badan, Kulit, dan Mental
7 hours ago

Mengenal Anoreksia Nervosa: Bukan Sekadar Diet Ketat, Ini Gejala dan Cara Mendapatkan Bantuan
7 hours ago

Frozen Yoghurt Benarkah Lebih Sehat dari Es Krim? Ini Manfaat dan Cara Memilihnya
7 hours ago

Sering Diabaikan, Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Meningkatkan Risiko Masalah Ginjal
7 hours ago





