5 Makanan Penyebab Bisul Sering Muncul dan Cara Ampuh Mencegahnya Balik Lagi
Nanda - Saturday, 07 March 2026 | 02:50 PM


Pernah nggak sih, lagi asik-asiknya naksir gebetan atau mau datang ke acara kondangan mantan, tiba-tiba ada tamu tak diundang nangkring dengan gagahnya di jidat? Atau yang lebih parah, muncul di area tersembunyi seperti pantat yang bikin duduk pun rasanya kayak duduk di atas paku payung. Ya, kita bicara soal bisul. Benjolan merah, bernanah, dan rasa nyut-nyutannya itu bener-bener bisa merusak mood seharian, bahkan seminggu.
Biasanya, kalau kita bisulan, orang tua atau tetangga bakal langsung nyeletuk dengan entengnya, Wah, kebanyakan makan telur itu pasti! Seolah-olah telur adalah penjahat kelamin yang harus bertanggung jawab atas segala penderitaan kulit kita. Tapi, bener nggak sih cuma telur pelakunya? Atau jangan-jangan kita selama ini menyalahkan pihak yang salah sementara pelaku utamanya masih asik nangkring di daftar pesanan ojek online kita setiap hari?
Mari kita bedah secara santai tapi berisi, sebenarnya makanan apa saja sih yang punya hobi memicu drama bisul di tubuh kita.
1. Telur dan Protein Tinggi
Jujurly, kasihan banget jadi telur. Di dunia persilatan medis, telur sebenarnya adalah sumber protein yang sangat bagus. Namun, kenapa dia selalu jadi kambing hitam kalau ada bisul muncul? Secara ilmiah, telur nggak secara langsung bikin bisulan kalau tubuhmu normal-normal saja. Masalahnya muncul kalau kamu punya alergi. Bagi sebagian orang, protein tinggi dalam telur bisa memicu reaksi peradangan di kulit.
Kalau tubuhmu sensitif, makan telur berlebihan bisa bikin pori-pori tersumbat dan memudahkan bakteri Staphylococcus aureus si biang kerok bisul untuk berpesta pora di situ. Jadi, kalau kamu habis makan telur dua butir langsung muncul benjolan, mungkin itu kode dari tubuhmu buat bilang, Kurangi dikit dong proteinnya, gue nggak kuat nih! Jadi bukan telurnya yang jahat, tapi komunikasi antara telur dan tubuhmu saja yang lagi toxic.
2.Gula dan Karbohidrat Olahan
Nah, ini nih yang jarang disadari anak muda zaman sekarang. Kita sering banget pesan kopi susu gula aren, boba yang manisnya minta ampun, atau donat kekinian buat teman healing. Padahal, gula adalah bensin bagi api peradangan. Makanan dengan indeks glikemik tinggi ini bikin kadar insulin dalam darah melonjak drastis. Saat insulin naik, produksi minyak di kulit juga ikut-ikutan ngegas.
Minyak berlebih inilah yang jadi magnet buat kotoran dan bakteri. Kalau pori-pori tersumbat dan ada bakteri masuk, selamat datang bisul! Jadi, kalau kamu sering bisulan tapi masih hobi minum minuman manis tiap siang, mungkin sudah waktunya tobat sebelum kulitmu makin protes. Gula itu emang enak di lidah, tapi pahit di kulit.
3.Produk Susu (Dairy Product)
Siapa yang nggak suka keju atau susu full cream? Sayangnya, penelitian menunjukkan kalau produk susu punya kaitan erat dengan masalah kulit, termasuk jerawat parah dan bisul. Kenapa? Karena susu sapi mengandung hormon pertumbuhan (IGF-1) yang sebenarnya buat anak sapi, bukan buat manusia dewasa. Hormon ini bisa memicu kelenjar minyak bekerja ekstra keras.
Gini lho, bayangkan kelenjar minyakmu itu pabrik. Begitu kamu minum susu banyak-banyak, pabrik itu dikasih perintah buat kerja lembur bagai kuda. Hasilnya? Minyak meluber ke mana-mana, pori-pori mampet, dan akhirnya pecahlah bisul. Kalau kamu tipe yang gampang bisulan, coba deh kurangi produk susu selama dua minggu. Lihat bedanya, biasanya kulit bakal terasa lebih tenang.
4.Gorengan dan Lemak Jenuh
Ini adalah ujian terberat buat kita semua. Siapa yang bisa nolak tempe goreng hangat atau ayam krispi yang minyaknya masih netes? Masalahnya, lemak jenuh dan lemak trans yang ada di gorengan itu jahat banget buat sistem kekebalan tubuh. Makanan berlemak jahat bisa memicu inflamasi atau peradangan sistemik di dalam tubuh.
Ketika tubuh kita meradang, sistem imun jadi agak kacau. Padahal, tugas sistem imun adalah melawan bakteri yang mau bikin bisul. Kalau tentara pertahanan kita sibuk ngurusin peradangan gara-gara gorengan, bakteri bakal lebih mudah menjajah kulit kita. Hasilnya? Ya, benjolan merah nyut-nyutan itu lagi.
5.Bukan Cuma Makanan, Kebersihan Tetap Nomor Satu
Oke, kita sudah bahas soal makanan. Tapi jangan salah sangka, kamu nggak bisa cuma menyalahkan makanan kalau handukmu sudah sebulan nggak dicuci atau sprei tempat tidurmu sudah berubah warna jadi cokelat. Bisul itu pada dasarnya adalah infeksi bakteri. Makanan cuma jadi pemicu atau pendukung biar infeksinya makin parah.
Kalau pola makanmu sudah bersih, minum air putih sudah kayak galon berjalan, tapi tetap bisulan, coba cek kebersihan lingkunganmu. Sering-sering mandi setelah berkeringat dan jangan suka pinjam-pinjaman handuk sama teman. Bisul itu bisa menular lho, jangan sampai rasa solidaritasmu malah berbuah bisul berjamaah.
Pada akhirnya, bisul adalah cara tubuh memberi tahu kita bahwa ada sesuatu yang nggak beres di dalam. Entah itu kadar gula yang ketinggian, reaksi alergi terhadap telur, atau mungkin kebanyakan makan junk food. Kita nggak perlu jadi anti-makanan enak, tapi ya jangan berlebihan juga. Prinsipnya simpel: balance is key.
Jangan sampai skincare jutaan rupiah yang kamu beli jadi sia-sia cuma gara-gara kamu nggak tahan godaan gorengan abang-abang tiap sore. Sayangi kulitmu sebagaimana kamu menyayangi gebetanmu (atau lebih lah, kan kulit bakal nemenin kamu seumur hidup). Kalau bisulnya sudah muncul dan makin parah sampai bikin demam, jangan sok jadi dokter sendiri dengan cara dipencet paksa. Lebih baik ke dokter beneran daripada bisulmu malah jadi infeksi yang makin horor. Tetap sehat dan tetap glowing ya!
Next News

Benarkah Kebanyakan Makan Telur Bisa Memicu Bisul?
in 5 hours

Menelusuri Jejak Dingin dan Fakta Unik Si Daun Mint
in 2 hours

Nostalgia Rasa Kembang Goyang Si Cantik Penghias Hari Raya
in 2 hours

Hati-Hati!! 6 Dampak Buruk Sarung Bantal Jika Digunakan Secara Terlalu Lama
in 29 minutes

Tips Merawat Baju Elastis Agar Tidak Melar di Mesin Cuci
an hour ago

Mengapa Spons Dapur Tidak Boleh Dipakai Terlalu Lama?
4 minutes ago

Ide Isi Toples Lebaran Modern yang Pasti Ludes Diserbu Tamu
14 minutes ago

Keseringan Pake Earphone Bisa Bikin Budek?? 4 Dampak Burukya Terhadap Telunga
19 minutes ago

Kenapa Perut Bisa Berbunyi Saat Lapar?
a day ago

Seledri untuk Kesehatan dan Kecantikan
a day ago





