10 Manfaat Abu Sekam untuk Pertanian Modern dan Tradisional
Nanda - Thursday, 02 April 2026 | 08:08 AM


Abu sekam merupakan hasil pembakaran kulit padi yang banyak tersedia di sentra pertanian. Kandungan utamanya berupa silika, kalium, kalsium, serta unsur mikro lain yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah tertentu. Berikut sepuluh manfaatnya bagi pertanian.
1. Memperbaiki Struktur Tanah
Abu sekam membantu membuat tanah lebih gembur. Struktur tanah yang baik meningkatkan aerasi dan memudahkan akar berkembang dengan optimal.
2. Meningkatkan Drainase
Pada tanah liat yang padat, abu sekam membantu memperbaiki aliran air. Air tidak mudah menggenang sehingga risiko akar busuk dapat dikurangi.
3. Sumber Silika untuk Tanaman
Silika berperan memperkuat dinding sel tanaman. Pada tanaman padi, unsur ini membantu batang lebih kokoh dan tidak mudah rebah.
4. Menambah Unsur Kalium
Kalium penting untuk pembentukan bunga dan buah. Abu sekam mengandung kalium yang dapat mendukung fase generatif tanaman.
5. Menetralkan Keasaman Tanah
Pada tanah yang terlalu asam, abu sekam dapat membantu meningkatkan pH secara bertahap sehingga unsur hara lebih mudah diserap tanaman.
6. Meningkatkan Aktivitas Mikroorganisme
Tanah yang dicampur abu sekam cenderung memiliki kondisi fisik yang lebih baik bagi mikroorganisme. Aktivitas mikroba penting dalam proses dekomposisi dan penyediaan unsur hara.
7. Media Campuran Tanam
Dalam budidaya hortikultura, abu sekam sering dicampur dengan tanah dan kompos sebagai media tanam. Campuran ini ringan dan mendukung pertumbuhan akar.
8. Mengurangi Serangan Penyakit Tertentu
Tekstur abu sekam yang kering dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih di sekitar pangkal tanaman, sehingga menekan risiko penyakit akibat jamur.
9. Membantu Pengomposan
Abu sekam dapat dicampurkan ke dalam kompos untuk membantu menyeimbangkan kandungan karbon dan memperbaiki tekstur hasil akhir kompos.
10. Pemanfaatan Limbah Pertanian
Penggunaan abu sekam mendukung prinsip pertanian berkelanjutan karena memanfaatkan limbah hasil panen padi menjadi bahan yang bernilai guna.
Berbagai penelitian pertanian menunjukkan bahwa penggunaan bahan organik dan mineral alami seperti abu sekam dapat membantu menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang, terutama pada sistem budidaya terpadu.
Next News

Cara Membuat Perkedel Kentang Anti Gagal untuk Pemula
in 6 hours

Kenapa Orang Paling Kaya Sering Pakai Kaos Oblong dan Sandal Jepit?
in 6 hours

Solusi Anak Lahap Makan dan Bebas GTM untuk Orang Tua Modern
in 5 hours

Rahasia di Balik Teman yang Makannya Lama Banget
in 5 hours

Pergeseran Cita-Cita Mengapa Konten Kreator Begitu Populer
in 5 hours

Mengenal Generasi dari Masa ke Masa: Yang Mana Kamu?
in 5 hours

Rumah Sakit Masa Depan: Diagnosa dengan AI dan Robot
9 hours ago

Bosan Gaya Potong Rapi? Ini Tips Pilih Model Rambut Pria
in 3 hours

Kenapa Langit Terlihat Hitam Saat Mau Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
11 hours ago

Mitos atau Fakta: Menatap Matahari Bisa Menyembuhkan Katarak?
in an hour





