Kamis, 28 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Waktu dikagetin saat cegukan pasti cegukannya bisa hilang, tapi kok bisa?

Laila - Thursday, 28 May 2026 | 06:17 PM

Background
Waktu dikagetin saat cegukan pasti cegukannya bisa hilang, tapi kok bisa?

1. Reset Tombol Saraf (Nervus Vagus)

Cegukan itu terjadi karena adanya kejang atau kontraksi tiba-tiba pada diafragma (otot di bawah paru-paru). Kontraksi ini dipicu oleh gangguan pada Saraf Vagus atau Saraf Frenikus.

Saat kamu dikagetin, otak kamu menerima sinyal ancaman mendadak. Hal ini memberikan kejutan listrik alami pada sistem saraf saraf tersebut, yang akhirnya me-reset sinyal eror yang tadinya bikin diafragma kamu kejang.

2. Pengalihan Fokus Otak

Ketika respons fight-or-flight (lawan atau lari) aktif karena kaget, otak akan langsung memprioritaskan hal yang dianggap mengancam nyawa. Fokus sistem sarafmu langsung beralih total dari yang tadinya sibuk ngurusin cegukan, jadi fokus ke sumber kaget tersebut.



3. Perubahan Pola Napas Mendadak

Coba ingat-ingat, saat dikagetkan, refleks pertama kita biasanya adalah menarik napas dalam-dalam secara mendadak (gasping).

Tindakan ini mengubah pola pernapasan secara instan.

Kadar karbon dioksida (CO_2) di dalam darah mengalami perubahan sementara.

Diafragma yang tadinya kejang dipaksa untuk.