Sabtu, 25 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Tradisi Minum Teh dari Berbagai Negara yang Menarik untuk Diketahui

RAU - Saturday, 25 July 2026 | 01:57 PM

Background
Tradisi Minum Teh dari Berbagai Negara yang Menarik untuk Diketahui

Teh menjadi salah satu minuman yang memiliki sejarah panjang dalam kehidupan manusia. Minuman yang berasal dari daun tanaman Camellia sinensis ini telah menyebar ke berbagai belahan dunia dan berkembang menjadi bagian dari budaya masyarakat.

Menariknya, setiap negara memiliki cara tersendiri dalam menikmati teh. Ada masyarakat yang menjadikan minum teh sebagai bagian dari upacara tradisional, sementara negara lain memiliki kebiasaan menyajikan teh dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut beberapa tradisi minum teh dari berbagai negara yang menarik untuk diketahui.

1. Jepang – Upacara Minum Teh yang Penuh Makna

Jepang memiliki tradisi minum teh yang dikenal sebagai chanoyu atau sado. Tradisi ini tidak sekadar menikmati minuman, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terhadap ketenangan, kesederhanaan, dan hubungan antara tuan rumah dengan tamu.



Dalam upacara tersebut, teh hijau bubuk atau matcha disiapkan dan disajikan melalui serangkaian tata cara yang dilakukan dengan penuh perhatian. Setiap gerakan memiliki aturan dan makna tersendiri.

2. Inggris – Afternoon Tea

Tradisi afternoon tea menjadi salah satu kebiasaan minum teh yang terkenal dari Inggris. Teh biasanya disajikan bersama makanan ringan seperti sandwich kecil, kue, dan scone.

Tradisi ini berkembang sebagai kegiatan sosial dan menjadi kesempatan untuk berkumpul serta berbincang santai. Seiring waktu, afternoon tea juga berkembang menjadi bagian dari pengalaman kuliner dan budaya Inggris.

3. Tiongkok – Tradisi Teh yang Memiliki Sejarah Panjang



Tiongkok dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan budaya teh. Teh telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama berabad-abad.

Berbagai jenis teh seperti teh hijau, teh hitam, teh oolong, teh putih, dan teh fermentasi memiliki karakteristik masing-masing. Dalam budaya Tiongkok, penyajian teh juga dapat menjadi bentuk penghormatan kepada tamu dan bagian dari berbagai kegiatan sosial.

4. Maroko – Teh Mint sebagai Simbol Keramahan

Di Maroko, teh mint menjadi bagian penting dari budaya menerima tamu. Minuman ini umumnya dibuat menggunakan teh hijau dan daun mint, kemudian diberi gula sesuai selera.

Penyajian teh dilakukan dengan cara yang khas. Teh dituangkan dari ketinggian tertentu ke dalam gelas untuk menghasilkan busa di bagian atas. Menawarkan teh kepada tamu juga dianggap sebagai bentuk keramahan dan penghormatan.



5. India – Teh sebagai Bagian dari Kehidupan Sehari-hari

India memiliki budaya minum teh yang sangat beragam. Salah satu yang paling dikenal adalah chai, yaitu teh yang biasanya dimasak bersama susu dan berbagai rempah.

Campuran seperti kapulaga, kayu manis, cengkih, jahe, atau lada dapat digunakan untuk memberikan aroma dan rasa khas. Teh juga menjadi minuman yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di kedai-kedai kecil.

6. Turki – Teh yang Disajikan dalam Gelas Khas

Teh memiliki tempat penting dalam kehidupan sosial masyarakat Turki. Minuman ini umumnya disajikan dalam gelas berbentuk kecil dengan bagian tengah yang ramping.



Teh sering dinikmati dalam berbagai kesempatan, mulai dari berkumpul bersama keluarga hingga berbincang dengan teman. Menyajikan teh kepada tamu juga menjadi salah satu bentuk keramahan yang umum dilakukan.

7. Tibet – Teh dengan Campuran yang Tidak Biasa

Di wilayah Tibet, terdapat tradisi menikmati teh yang berbeda dari kebanyakan negara. Salah satu minuman tradisionalnya adalah teh mentega, yang dibuat dengan teh, mentega yak, dan garam.

Minuman tersebut memiliki rasa gurih dan tekstur yang berbeda dari teh pada umumnya. Dalam kondisi lingkungan yang dingin, minuman ini secara tradisional dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan masyarakat setempat.

8. Taiwan – Budaya Teh dan Bubble Tea



Taiwan memiliki budaya teh yang berkembang dalam berbagai bentuk. Selain tradisi menikmati teh secara konvensional, negara ini juga dikenal luas karena bubble tea atau teh susu dengan tambahan bola tapioka.

Minuman tersebut berkembang menjadi fenomena kuliner yang populer di berbagai negara. Meski hadir dalam bentuk modern, perkembangan budaya minuman teh di Taiwan tetap memiliki hubungan dengan tradisi teh yang sudah lama berkembang.

9. Rusia – Teh dan Samovar

Dalam sejarah budaya Rusia, teh sering dikaitkan dengan penggunaan samovar, yaitu perangkat yang digunakan untuk memanaskan air dan menjadi bagian dari tradisi penyajian teh.

Minum teh dalam budaya Rusia juga berkaitan erat dengan kebersamaan. Teh biasanya dinikmati bersama makanan pendamping seperti roti, kue, atau makanan manis.



10. Indonesia – Teh dalam Kehidupan Sehari-hari

Indonesia juga memiliki budaya minum teh yang cukup kuat. Teh dapat dinikmati dalam berbagai bentuk, baik panas maupun dingin, dengan gula maupun tanpa gula.

Di sejumlah daerah, teh menjadi minuman yang biasa disajikan ketika menerima tamu atau berkumpul bersama keluarga. Indonesia juga dikenal sebagai salah satu negara penghasil teh dengan perkebunan yang tersebar di beberapa wilayah.

Berbagai tradisi tersebut menunjukkan bahwa teh memiliki posisi yang berbeda-beda dalam setiap kebudayaan. Bagi sebagian masyarakat, teh merupakan bagian dari upacara yang penuh aturan. Bagi yang lain, teh menjadi simbol keramahan atau sekadar minuman yang menemani aktivitas sehari-hari.

Meskipun cara penyajiannya berbeda, tradisi minum teh di berbagai negara memiliki satu kesamaan, yaitu menjadi bagian dari interaksi sosial dan kebudayaan masyarakat. Secangkir teh tidak hanya berisi minuman, tetapi juga dapat membawa cerita tentang sejarah, kebiasaan, dan identitas sebuah bangsa.