Selasa, 24 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Telinga Berdenging Tiba-Tiba, Normal atau Bahaya?

RAU - Monday, 23 February 2026 | 09:28 AM

Background
Telinga Berdenging Tiba-Tiba, Normal atau Bahaya?

Telinga berdenging dalam istilah medis disebut tinnitus.Tinnitus bukanlah penyakit, melainkan gejala dari kondisi tertentu pada sistem pendengaran.

•Suara yang dirasakan bisa berupa:

•Dengung

•Desisan

•Bunyi seperti mesin



•Denyut mengikuti detak jantung (pulsatile tinnitus)

1. Apakah Normal Jika Terjadi Sesekali?

Ya, bisa normal jika:

•Terjadi hanya beberapa detik

•Tidak disertai nyeri



•Tidak disertai penurunan pendengaran

•Tidak sering kambuh

Hal ini bisa terjadi karena perubahan tekanan di telinga tengah atau kontraksi kecil pada otot di sekitar telinga.

Menurut American Tinnitus Association, hampir 15–20% orang dewasa pernah mengalami tinnitus dalam hidupnya.

2. Penyebab Umum Telinga Berdenging



Beberapa faktor yang sering menjadi pemicu:

🔹 Paparan suara keras

Terlalu lama memakai headset volume tinggi atau berada di lingkungan bising.

🔹 Penumpukan kotoran telinga

Serumen yang menumpuk bisa menekan gendang telinga.



🔹 Stres dan kelelahan

Stres meningkatkan hormon kortisol yang dapat memengaruhi sistem saraf pendengaran.

🔹 Tekanan darah tinggi

Hipertensi dapat menyebabkan tinnitus berdenyut.

🔹 Efek samping obat tertentu



Beberapa antibiotik, obat kemoterapi, atau dosis tinggi aspirin bisa memicu tinnitus.

Menurut National Institute on Deafness and Other Communication Disorders (NIDCD), gangguan pada saraf pendengaran adalah salah satu penyebab utama tinnitus kronis.

3. Kapan Harus Waspada?

Segera periksa ke dokter THT jika tinnitus:

•Terjadi terus-menerus lebih dari 1 minggu



•Disertai pusing hebat atau vertigo

•Disertai penurunan pendengaran mendadak

•Hanya terjadi pada satu telinga

•Disertai sakit kepala berat

Dalam kasus tertentu, tinnitus bisa menjadi tanda gangguan pembuluh darah atau masalah neurologis.



4. Hubungan Tinnitus dan Kesehatan Mental

Yang sering tidak disadari, tinnitus kronis bisa memicu:

Gangguan tidur, Cemas berlebihan,Mudah marah

dan Depresi ringan.

Stres memperburuk persepsi suara tinnitus karena otak menjadi lebih sensitif terhadap sinyal internal.



5. Cara Mengurangi Risiko

✔ Batasi penggunaan headset (maksimal 60% volume, tidak lebih dari 60 menit nonstop)

✔ Hindari paparan suara keras

✔ Kelola stres dengan olahraga ringan atau relaksasi

✔ Kontrol tekanan darah



✔ Cukup tidur