Stop Lakukan Ini! 8 Penyebab Mesin Cuci Tidak Awet
Liaa - Thursday, 02 April 2026 | 01:00 PM


Kesalahan kecil dalam penggunaan mesin cuci sering kali tidak disadari, padahal bisa berdampak besar pada kinerja dan umur perangkat. Ahli peralatan rumah tangga Ian Palmer-Smith mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun ia menemukan berbagai kebiasaan yang berujung pada kerusakan mesin cuci.
Mulai dari barang yang tampak sepele hingga kebiasaan sehari-hari, semuanya dapat memengaruhi performa mesin dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam mesin cuci.
Berikut daftar barang dan kebiasaan yang perlu dihindari:
1. Kain dan bahan sangat sensitif
Material seperti sutra, wol, beludru, kulit, dan suede sangat rentan rusak akibat putaran mesin dan tekanan air. Selain itu, pakaian dengan hiasan seperti manik-manik atau payet juga berisiko rusak atau terlepas. Untuk jenis ini, disarankan mencuci dengan tangan atau menggunakan layanan dry clean.
2. Kain yang terkontaminasi bahan mudah terbakar
Lap atau kain yang terkena bensin, oli mesin, atau thinner tidak boleh dicuci menggunakan mesin. Suhu panas selama proses pencucian dan pengeringan dapat memicu reaksi berbahaya, bahkan berisiko menyebabkan kebakaran. Penanganan khusus sangat diperlukan untuk jenis kain ini.
3. Kain batik
Batik, terutama yang belum melalui proses fiksasi warna sempurna, mudah luntur saat dicuci di mesin. Putaran kuat dan suhu tinggi dapat membuat warna menyebar ke pakaian lain. Sebaiknya batik dicuci dengan tangan menggunakan air dingin dan detergen khusus.
4. Terlalu banyak detergen
Menggunakan detergen berlebihan tidak membuat pakaian lebih bersih. Sebaliknya, residu detergen dapat menumpuk di dalam mesin. Hal ini dapat mengganggu sensor, memicu bau tidak sedap, serta menurunkan efisiensi mesin dalam jangka panjang.
5. Pelembut pakaian dan pewangi tambahan
Produk pelembut dan pewangi memang membuat pakaian terasa lembut dan harum. Namun, penggunaan berlebihan dapat meninggalkan residu yang menyumbat saluran dan merusak komponen mesin. Alternatifnya, bisa menggunakan bola aluminium atau minyak esensial saat pengeringan.
6. Barang berukuran kecil
Barang seperti kaos kaki bayi, pakaian dalam, atau tali sepatu mudah tersangkut di dalam mesin. Benda-benda ini bisa masuk ke celah tersembunyi dan menyebabkan penyumbatan. Untuk mencegahnya, gunakan kantong laundry berbahan jaring.
7. Barang berukuran besar
Mencuci barang besar seperti selimut tebal atau karpet di mesin rumahan dapat membebani kapasitasnya. Beban berlebih bisa merusak komponen seperti sabuk dan roda penggerak, serta membuat mesin tidak stabil saat beroperasi. Gunakan mesin berkapasitas besar di laundry khusus untuk jenis ini.
8. Barang berbahan logam
Koin, kunci, atau pakaian dengan kawat dan gesper logam dapat merusak bagian dalam mesin. Benturan logam bisa menggores drum bahkan merusak pintu mesin. Karena itu, selalu periksa kantong pakaian sebelum mencuci.
Next News

Mengapa Orang Bisa Mengigau Saat Tidur?
10 hours ago

Benarkah Gula Aren Lebih Sehat dari Gula Putih?
10 hours ago

Bahasa Yang Paling Sulit Dipelajari di Dunia
10 hours ago

10 Kota Paling Misterius di Dunia
10 hours ago

Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan: Rempah Aromatik yang Kaya Khasiat
10 hours ago

Teknologi yang Dulu Dianggap Mustahil Dan Kini Menjadi Nyata
10 hours ago

Hidung Mancung Impian atau Mimpi Buruk? Sisi Lain Operasi Plastik Hidung yang Jarang Dibahas
32 minutes ago

Cendrawasih: Pesona 'Burung Surga' dari Papua yang Keindahannya Nyaris Tak Masuk Akal
37 minutes ago

Anjing vs Kucing: Kenapa yang Satu Setia Banget, yang Satu Lagi Terlihat Semaunya? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
42 minutes ago

Mengenal Sisi Unik Pohon Pinus: Dari Strategi Bertahan Hidup hingga Manfaat bagi Manusia
an hour ago





