Senin, 9 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Puasa Terlama di Dunia: Menjalani Ibadah di Negara dengan Siang Panjang

Tata - Thursday, 05 February 2026 | 08:15 AM

Background
Puasa Terlama di Dunia: Menjalani Ibadah di Negara dengan Siang Panjang

Durasi puasa ditentukan oleh selisih waktu antara matahari terbit dan terbenam.

Di negara tropis, siang dan malam hampir sama panjang (~12 jam), tetapi di negara dekat kutub, siang bisa lebih dari 20 jam di musim panas.


Contoh kota dengan durasi puasa ekstrem saat Ramadan:

Tromsø, Norwegia mencapai 20–22 jam

Reykjavik, Islandia hingga 21 jam

Stockholm, Swedia durasi puasa 18–20 jam

Di wilayah utara Finlandia, waktu puasa bisa berlangsung hingga 23 jam.

Fenomena ini terjadi karena kemiringan sumbu bumi dan posisi geografis jauh dari ekuator.

Sahur seringkali dilakukan pukul 02.00-03.00 pagi, sementara berbuka baru bisa dilakukan pukul 22.00-23.00 malam.


Menjalani Puasa di sana,

waktu istirahat bisa menjadi minim,karena berbuka sangat larut dan sahur sangat awal, waktu untuk tidur, tarawih, dan beristirahat menjadi sangat singkat (hanya sekitar 2-3 jam).

Di negara- negara tersebut, juga tidak ada Nuansa Ramadan. Yang sudah terbiasa dengan suara kentongan sahur, sirine berbuka dan Adzan Maghrib, Jualan ta'jil serta ngabuburit, tidak akan ditemui disana.


Puasa akan penuh tantangan

Dehidrasi dan Kelelahan,

Karena waktu minum yang terbatas meningkatkan risiko dehidrasi.

Bahkan bisa menyebabkan pusing, lemas, atau gangguan konsentrasi.

Mengakibatkan gangguan tidur dan pola tubuh, karena sahur lebih awal dan berbuka larut malam bisa mengganggu ritme sirkadian, menyebabkan sulit tidur dan penurunan energi.

Kemudian, tentu saja bisa mengakibatkan Stres Mental dan Kognitif

Puasa panjang memerlukan disiplin mental, mengontrol lapar, haus, dan kelelahan.

Risiko mood swing dan stres meningkat jika tidak diimbangi dengan istirahat dan aktivitas ringan.


Untuk muslim yang menjalani puasa disana,

Beberapa ulama menyarankan mengikuti jadwal matahari di Mekah atau kota terdekat saat durasi siang ekstrem.

Alternatif lain: puasa berselang atau menyesuaikan waktu sahur dan berbuka agar lebih aman.

Prinsip utama: tidak membahayakan kesehatan tubuh tetap menjadi prioritas.

Fakta Menarik lainnya dari Ramadan di negara negra tersebut, beberapa kota Skandinavia malah matahari tidak terbenam sama sekali selama beberapa minggu, sehingga umat Muslim mengikuti jadwal Mekah.

Dan dari banyak penelitian yang dilakukan,puasa panjang tetap aman jika sahur, hidrasi, dan nutrisi diatur dengan baik.

Puasa ekstrem juga punya tambahan sisi positif lebih baik lagi, yaitu melatih disiplin mental, kesabaran, dan manajemen energi.


Kesimpulan

Negara dengan durasi puasa panjang menghadirkan tantangan fisik dan mental unik. Dengan sahur bergizi, hidrasi cukup, tidur teratur, aktivitas ringan, dan panduan fiqh, umat Muslim tetap bisa menjalani puasa panjang secara sehat. Puasa ekstrem juga memberikan pengalaman spiritual dan kedisiplinan yang lebih dalam.