Minggu, 1 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Probiotik vs Prebiotik: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Liaa - Saturday, 28 February 2026 | 08:25 AM

Background
Probiotik vs Prebiotik: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah probiotik dan prebiotik semakin populer, terutama dalam produk susu fermentasi dan suplemen kesehatan. Namun masih banyak yang mengira keduanya adalah hal yang sama.

Padahal secara ilmiah, probiotik dan prebiotik memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi.

Apa Itu Probiotik?

Menurut World Health Organization, probiotik adalah mikroorganisme hidup yang bila diberikan dalam jumlah cukup memberikan manfaat kesehatan bagi inangnya.

Jenis probiotik yang paling sering diteliti antara lain:



•Lactobacillus

•Bifidobacterium

•Saccharomyces boulardii

Bakteri ini bekerja dengan cara:

-Menyeimbangkan mikrobiota usus



-Menghambat pertumbuhan bakteri patogen

-Mendukung respons imun

Penelitian dari National Institutes of Health menunjukkan bahwa probiotik tertentu dapat membantu mengurangi durasi diare akibat antibiotik dan infeksi saluran cerna.

Namun penting dipahami, manfaat probiotik sangat tergantung pada strain dan dosisnya.

Apa Itu Prebiotik?



Prebiotik adalah komponen makanan yang tidak dicerna, tetapi menjadi "makanan" bagi bakteri baik di usus.

Menurut International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics, prebiotik adalah substrat yang secara selektif digunakan oleh mikroorganisme tubuh sehingga memberikan manfaat kesehatan.

Contoh prebiotik alami:

•Serat dari pisang

•Bawang putih dan bawang merah



•Oat

•Kacang-kacangan

Prebiotik membantu:

-Meningkatkan jumlah bakteri baik

-Memproduksi asam lemak rantai pendek (SCFA) yang baik untuk kesehatan usus



-Mendukung sistem imun

Mana yang Lebih Baik?

Jawabannya bukan soal mana lebih unggul, melainkan apa yang dibutuhkan tubuh pada kondisi tertentu.

✔ Untuk orang sehat

Asupan serat (prebiotik) dari makanan alami biasanya sudah cukup untuk menjaga keseimbangan bakteri usus.



✔ Saat diare atau setelah antibiotik

Probiotik tertentu dapat membantu mempercepat pemulihan keseimbangan mikrobiota.

✔ Untuk jangka panjang

Kombinasi keduanya disebut sinbiotik, dan sering kali memberikan manfaat optimal karena:

Probiotik menambahkan bakteri baik, dan



Prebiotik membantu bakteri tersebut berkembang.

Peran dalam Sistem Imun

Sekitar 70% sel imun tubuh berada di saluran pencernaan. Mikrobiota usus yang seimbang membantu sistem imun mengenali mana yang berbahaya dan mana yang tidak.

Beberapa studi dari Harvard Medical School menunjukkan bahwa keberagaman mikrobiota yang baik berhubungan dengan risiko alergi dan peradangan yang lebih rendah.

Untuk gaya hidup sehat, dianjurkan:



•Utamakan makanan tinggi serat alami

•Konsumsi makanan fermentasi secukupnya

•Gunakan suplemen probiotik hanya bila ada indikasi medis

Tidak semua orang perlu suplemen probiotik setiap hari. Pola makan seimbang tetap menjadi kunci utama kesehatan usus.