Selasa, 29 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Nanas Terasa Gatal di Lidah, Ternyata Ada Enzim di Baliknya

Laila - Tuesday, 29 September 2026 | 01:18 PM

Background
Nanas Terasa Gatal di Lidah, Ternyata Ada Enzim di Baliknya

Nanas merupakan buah yang memiliki rasa manis dan asam dengan aroma yang khas. Namun, sebagian orang mungkin pernah merasakan sensasi gatal, perih, atau seperti tertusuk-tusuk ringan pada lidah setelah mengonsumsi nanas.

Sensasi tersebut tidak selalu berarti nanas menyebabkan alergi. Salah satu penyebabnya berkaitan dengan bromelain, yaitu kelompok enzim yang secara alami terdapat pada tanaman nanas. Selain itu, tingkat keasaman nanas juga dapat ikut memengaruhi rasa tidak nyaman di mulut.

1. Bromelain Menjadi Salah Satu Penyebabnya

Nanas mengandung bromelain, yaitu kelompok enzim yang dapat memecah protein. Enzim ini secara alami ditemukan pada bagian tanaman nanas, termasuk buahnya.

Ketika nanas dimakan, bromelain dapat berinteraksi dengan protein pada jaringan di dalam mulut. Kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap munculnya sensasi tidak nyaman pada lidah atau bagian mulut lainnya.

2. Bukan Berarti Lidah Benar-Benar Terluka

Sensasi perih atau gatal setelah makan nanas terkadang membuat orang merasa seolah-olah permukaan lidah mengalami luka. Padahal, rasa tersebut tidak selalu menunjukkan adanya luka yang nyata.



Interaksi antara enzim dan jaringan mulut, ditambah dengan sifat asam dari buah nanas, dapat membuat mulut terasa lebih sensitif untuk sementara.

3. Rasa Asam Nanas Juga Ikut Berpengaruh

Selain bromelain, nanas mengandung berbagai asam organik yang memberikan rasa asam khas. Keasaman tersebut dapat membuat permukaan mulut terasa lebih perih, terutama jika seseorang mengonsumsi nanas dalam jumlah banyak.

Karena itu, sensasi setelah makan nanas sebenarnya dapat dipengaruhi oleh lebih dari satu faktor, bukan hanya kandungan enzimnya.

4. Tingkat Sensitivitas Setiap Orang Berbeda

Tidak semua orang merasakan sensasi yang sama setelah makan nanas. Ada orang yang dapat mengonsumsi nanas tanpa masalah, sementara orang lain lebih mudah merasakan gatal atau perih.

Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh sensitivitas mulut, jumlah nanas yang dikonsumsi, tingkat kematangan buah, dan kondisi mulut pada saat mengonsumsinya.



5. Nanas yang Matang Tetap Bisa Menimbulkan Sensasi

Nanas yang sudah matang memang umumnya memiliki rasa yang lebih manis dan tekstur yang lebih lembut. Namun, proses pematangan tidak berarti seluruh bromelain atau komponen asam di dalam buah menghilang.

Akibatnya, nanas yang matang tetap dapat menyebabkan sensasi gatal atau perih pada sebagian orang.

6. Memasak Nanas Dapat Memengaruhi Aktivitas Enzim

Bromelain merupakan enzim yang aktivitasnya dapat dipengaruhi oleh panas. Pemanasan yang cukup dapat menurunkan aktivitas enzim tersebut.

Itulah sebabnya nanas yang sudah dimasak, misalnya dalam makanan penutup atau masakan tertentu, dapat memberikan sensasi berbeda dibandingkan nanas segar. Namun, perubahan rasa dan tekstur juga dapat terjadi selama proses pemanasan.

7. Sensasi Gatal Tidak Selalu Sama dengan Alergi

Penting membedakan sensasi perih atau gatal ringan setelah makan nanas dengan reaksi alergi. Iritasi akibat keasaman dan aktivitas enzim dapat menyebabkan rasa tidak nyaman yang bersifat sementara.



Sementara itu, reaksi alergi dapat disertai gejala lain seperti gatal atau bengkak pada bibir dan wajah, munculnya biduran, muntah, kesulitan bernapas, atau gejala serius lainnya. Jika muncul tanda reaksi alergi berat setelah mengonsumsi nanas, diperlukan pertolongan medis segera.

8. Jumlah yang Dikonsumsi Bisa Memengaruhi Sensasinya

Semakin banyak nanas yang dikonsumsi, semakin lama mulut terpapar oleh asam dan komponen buah. Pada orang yang sensitif, hal ini dapat membuat rasa perih atau gatal terasa lebih kuat.

Mengonsumsi nanas dalam jumlah wajar dan memperhatikan respons tubuh dapat menjadi cara sederhana untuk mengetahui seberapa banyak buah tersebut dapat ditoleransi.

Kesimpulan

Sensasi gatal atau perih di lidah setelah makan nanas dapat berkaitan dengan bromelain, kelompok enzim yang secara alami terdapat dalam buah tersebut. Enzim ini dapat berinteraksi dengan protein, sementara kandungan asam pada nanas juga dapat membuat mulut terasa lebih sensitif.

Meski demikian, rasa tidak nyaman ringan setelah makan nanas tidak otomatis berarti seseorang mengalami alergi. Jika muncul pembengkakan, gangguan pernapasan, atau gejala berat lainnya, kondisi tersebut perlu dianggap serius dan segera mendapatkan penanganan medis.