Musim Hujan, Ini Cara Menjaga Kandang Ternak Tetap Sehat
Liaa - Tuesday, 18 August 2026 | 11:55 AM


Musim Hujan Tiba: Biar Ternak Nggak Meriang, Begini Cara Ngurus Kandang yang Bener
Musim hujan itu ibarat koin dengan dua sisi buat para peternak. Di satu sisi, rumput jadi ijo royo-royo, stok pakan melimpah, dan kita nggak perlu pusing mikirin kekeringan. Tapi di sisi lain, hujan yang turun terus-menerus itu seringkali jadi awal dari drama panjang di kandang. Mulai dari bau amonia yang makin nusuk hidung, lantai yang becek nggak karuan, sampai ternak yang mulai menunjukkan gejala-gejala galau alias drop kesehatannya.
Kalau kata anak senja, hujan itu membawa kenangan. Tapi bagi peternak, hujan itu membawa kelembapan. Dan kita semua tahu, kelembapan adalah sahabat karib bagi bakteri, jamur, dan virus buat berpesta pora. Bayangin aja, kamu disuruh tidur di kamar yang lantainya basah, atapnya bocor, dan baunya minta ampun. Pasti besoknya langsung meriang, kan? Nah, ternak kita juga ngerasain hal yang sama. Bedanya, mereka nggak bisa protes atau pesan ojek online buat pindah hotel.
Makanya, mumpung langit lagi hobi-hobinya "nangis", ada baiknya kita pasang mode waspada. Menjaga kandang tetap sehat di musim hujan itu bukan cuma soal kebersihan, tapi soal strategi bertahan hidup. Yuk, kita obrolin gimana caranya biar ternak kita tetap happy dan nggak kena drama penyakit musiman.
1. Pastikan Atap Nggak Kayak Saringan
Hal pertama yang paling mendasar tapi sering disepelekan adalah kondisi atap. Coba deh, pas hujan deras, kamu masuk ke kandang. Cek ada tetesan air nggak? Kebocoran sekecil apa pun bisa jadi bencana kalau airnya jatuh tepat di tempat ternak tidur atau di wadah pakan. Air hujan yang bercampur dengan kotoran itu resep paling ampuh buat bikin gas amonia naik level. Ujung-ujungnya, pernapasan ternak jadi terganggu.
Kalau ada lubang, ya segera ditambal. Jangan nunggu nanti-nanti apalagi nunggu sampai banjir. Selain itu, perhatikan juga arah angin. Seringkali hujan datang dibarengi angin kencang yang bikin air masuk lewat samping (tampyas). Kalau perlu, pasang tirai plastik atau krey bambu yang bisa digulung. Tapi ingat, jangan ditutup rapat semua, nanti ternaknya malah pengap alias kurang oksigen.
2. Drainase: Jangan Biarkan Kandang Jadi Kolam Dadakan
Masalah klasik di musim hujan adalah genangan air di sekitar kandang. Kalau drainase atau saluran pembuangannya mampet, air bakal ngumpul dan bikin tanah jadi lembek kayak bubur. Kondisi becek ini musuh bebuyutan buat ternak berkaki empat seperti kambing atau sapi karena bisa memicu penyakit kuku (foot rot). Kuku yang terus-terusan kena air bakal melunak dan gampang infeksi.
Pastikan saluran air di sekeliling kandang lancar jaya. Jangan ada tumpukan sampah atau tanah yang menyumbat. Kalau posisi kandang agak rendah, mungkin perlu sedikit usaha ekstra buat bikin parit yang lebih dalam. Ingat, kandang yang kering itu setengah dari kunci kesehatan ternak.
3. Manajemen Alas Kandang yang Ekstra Rajin
Buat yang pakai sistem kandang lantai (bukan panggung), urusan alas atau litter ini krusial banget. Kalau pakai sekam padi atau serbuk gergaji, di musim hujan ini biasanya bakal lebih cepet basah dan menggumpal. Kalau udah mulai bau dan lembap, jangan pelit buat ganti atau nambahin alas yang baru.
Beberapa peternak biasanya juga hobi naburin kapur bangunan atau zeolit buat bantu nyerap kelembapan dan ngurangin bau. Ini ide bagus banget. Kapur itu punya sifat basa yang nggak disukai kuman-kuman jahat. Jadi, selain kandang lebih kering, aromanya juga nggak terlalu "ajaib" di hidung kita.
4. Kebersihan Adalah Harga Mati
Mager (malas gerak) pas lagi hujan itu manusiawi, tapi kalau soal bersihin kotoran ternak, jangan kasih kendor. Di musim hujan, proses penguraian kotoran itu berlangsung lebih cepat dan bikin udara di dalam kandang jadi nggak sehat. Kalau biasanya kamu bersihin kandang sehari sekali, mungkin di musim hujan frekuensinya perlu ditambah atau minimal volumenya dipastikan bersih total.
Jangan lupa juga rutin semprot disinfektan. Nggak perlu yang mahal, yang penting rutin. Semprotkan ke sudut-sudut kandang yang jarang terjamah. Ini buat mastiin populasi virus dan bakteri nggak meledak pas suhu lagi dingin-dinginnya.
5. Perhatikan Menu "Jamu" dan Nutrisi
Kondisi lingkungan yang ekstrem bikin daya tahan tubuh ternak menurun. Mereka butuh energi ekstra buat sekadar jaga suhu tubuh agar tetap hangat. Maka dari itu, urusan pakan nggak boleh main-main. Pastikan hijauan yang dikasih nggak dalam kondisi basah kuyup kena air hujan. Sebaiknya dilayukan dulu sebentar buat ngurangin kadar airnya supaya ternak nggak kembung.
Selain pakan utama, kasih juga tambahan vitamin atau suplemen. Kalau kamu pengikut aliran organik, bisa juga kasih "jamu" tradisional kayak rebusan jahe, kunyit, atau temulawak. Bahan-bahan ini bagus banget buat ngangetin badan ternak dan ningkatin nafsu makan mereka. Ternak yang kenyang dan hangat biasanya lebih tahan banting ngadepin cuaca buruk.
6. Sirkulasi Udara: Jangan Asal Tutup
Banyak orang berpikir kalau musim hujan berarti kandang harus ditutup rapat biar hangat. Padahal, ini salah kaprah. Kandang yang tertutup rapat tanpa sirkulasi udara yang baik malah bakal bikin udara jadi lembap dan penuh amonia. Ini malah bikin ternak gampang kena pneumonia atau radang paru-paru.
Kuncinya ada di sirkulasi udara bagian atas. Biarkan udara panas dan gas sisa keluar lewat celah atas, sementara bagian bawah bisa dilindungi dari angin kencang. Udara yang segar itu penting banget buat metabolisme ternak.
Intinya, memelihara ternak di musim hujan itu butuh kepekaan lebih. Kita harus sering-sering "ngobrol" sama keadaan kandang. Kalau kita ngerasa nggak nyaman berada di dalam kandang, kemungkinan besar ternak kita juga ngerasain hal yang sama. Dengan sedikit usaha ekstra dan ketelatenan, musim hujan nggak bakal jadi momok menakutkan, melainkan tetap jadi berkah buat usaha ternak kita. Jadi, jangan lupa sedia payung sebelum hujan, dan sedia sapu sebelum kandang jadi becek, ya!
Next News

Membersihkan Telinga Terlalu Dalam Bisa Menimbulkan Masalah, Ini Alasannya
4 hours ago

Penglihatan Buram Tidak Selalu Disebabkan Rabun, Ada Kondisi Mata Lain yang Bisa Berperan
4 hours ago

Jamur Bisa Tumbuh di Tempat Lembap, Ini Kondisi yang Membuatnya Cepat Berkembang
4 hours ago

Nanas Mengandung Banyak Air, Cocok Menjadi Buah Segar Saat Cuaca Panas
4 hours ago

Perjalanan Jauh Bisa Memicu Mual dan Muntah, Begini Hubungannya dengan Keseimbangan Tubuh
4 hours ago

Tidur yang Kurang Bisa Memengaruhi Pengaturan Nafsu Makan
5 hours ago

Menarik Napas Dalam-Dalam Bisa Membuat Tubuh Terasa Lebih Rileks
5 hours ago

Anak-Anak dan Lansia Perlu Lebih Waspada Saat Udara Dipenuhi Asap
5 hours ago

Lutut Terasa Sakit Saat Berdiri dari Kursi, Apa yang Bisa Menyebabkannya?
5 hours ago

Bayi Juga Bisa Cegukan, Kondisi Ini Umumnya Terjadi Secara Alami
5 hours ago





