Mitos atau Fakta, Rambut yang Sering Dipotong Bisa Tumbuh Lebih Tebal?
icaa - Tuesday, 13 October 2026 | 07:56 PM


Memotong rambut secara rutin menjadi salah satu kebiasaan yang dilakukan banyak orang untuk menjaga penampilan. Tidak sedikit pula yang percaya bahwa semakin sering rambut dipotong, semakin tebal dan cepat pula pertumbuhannya. Anggapan ini sudah lama beredar dan kerap menjadi alasan seseorang memangkas rambut secara berkala.
Namun, benarkah memotong rambut dapat membuat rambut tumbuh lebih tebal? Jawabannya adalah mitos. Memotong rambut tidak secara langsung memengaruhi ketebalan rambut, karena proses pertumbuhan rambut berlangsung di dalam kulit kepala, tepatnya pada folikel rambut.
Mengapa Rambut Terlihat Lebih Tebal Setelah Dipotong?
Rambut yang baru dipotong terkadang terlihat lebih tebal dibandingkan sebelumnya. Hal ini terjadi karena ujung rambut yang dipangkas menjadi lebih rata dan tidak lagi meruncing akibat gesekan atau kerusakan.
Ketika rambut panjang memiliki ujung yang tipis, kering, atau bercabang, tampilannya dapat terlihat kurang bervolume. Setelah dipangkas, ujung rambut yang rata memberikan kesan lebih penuh sehingga rambut tampak lebih tebal.
Akan tetapi, perubahan tersebut hanya memengaruhi penampilan rambut, bukan jumlah folikel atau diameter setiap helai rambut.
Bagaimana Rambut Sebenarnya Tumbuh?
Pertumbuhan rambut dimulai dari folikel yang berada di kulit kepala. Sel-sel di bagian akar rambut membelah dan membentuk batang rambut baru yang kemudian memanjang secara bertahap.
Ketebalan rambut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti genetik, hormon, usia, kondisi kesehatan, dan karakteristik folikel rambut. Karena itu, memotong bagian ujung rambut tidak dapat mengubah ukuran folikel maupun membuat akar rambut menghasilkan helai yang lebih tebal.
Kecepatan pertumbuhan rambut juga tidak meningkat hanya karena seseorang rutin memangkasnya. Rambut tetap tumbuh mengikuti siklus pertumbuhan alami masing-masing.
Apa Manfaat Memotong Rambut Secara Rutin?
Meskipun tidak membuat rambut tumbuh lebih tebal, memotong rambut tetap memiliki manfaat untuk menjaga penampilannya. Memangkas ujung rambut yang rusak dapat membantu menghilangkan bagian bercabang dan membuat rambut lebih mudah ditata.
Kebiasaan ini juga dapat membantu menjaga bentuk potongan rambut agar tetap rapi. Namun, rambut yang sudah bercabang tidak dapat menyatu kembali secara permanen hanya dengan menggunakan produk perawatan. Memotong bagian yang rusak merupakan cara untuk menghilangkannya.
Frekuensi pemotongan rambut dapat disesuaikan dengan kondisi rambut, model potongan, dan preferensi masing-masing orang. Tidak semua orang harus memotong rambut dalam interval waktu yang sama.
Bagaimana Cara Menjaga Rambut Tetap Sehat?
Untuk menjaga rambut tetap sehat, ada beberapa kebiasaan yang dapat diterapkan dalam perawatan sehari-hari. Gunakan sampo yang sesuai dengan kondisi kulit kepala, aplikasikan kondisioner pada batang rambut jika diperlukan, serta hindari penggunaan alat penata rambut bersuhu tinggi secara berlebihan.
Selain itu, perlakukan rambut dengan lembut ketika menyisir, terutama saat rambut masih basah karena lebih rentan mengalami kerusakan. Asupan makanan bergizi seimbang juga penting untuk mendukung pertumbuhan rambut yang normal.
Jika rambut mengalami kerontokan berlebihan, penipisan yang semakin terlihat, atau perubahan pertumbuhan secara mendadak, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk mengetahui penyebabnya.
Next News

Mengapa Kita Merasa Lebih Produktif Saat Mendekati Tenggat Waktu?
in 7 hours

Terlalu Lama Menggunakan Earphone, Apa yang Perlu Diperhatikan?
in 6 hours

Makan Buah Sebelum atau Sesudah Makan Berat, Mana yang Lebih Baik?
in 6 hours

Bangun Tidur dengan Leher Kaku, Apakah Posisi Tidur Menjadi Penyebabnya?
in 6 hours

Mitos atau Fakta, Air Kelapa Bisa Menggantikan Cairan Elektrolit Setelah Olahraga?
6 hours ago

Warna Krim Kue Ulang Tahun Bisa Beragam, Bagaimana Pewarna Makanan Bekerja?
in 2 hours

Alpukat Terasa Mengenyangkan, Begini Peran Serat dan Lemak di Dalamnya
in 2 hours

Plastik Membutuhkan Waktu Lama untuk Terurai, Mengapa Sampah Ini Menjadi Masalah Lingkungan?
in 2 hours

Mitos atau Fakta, Makan Salak Bisa Menyebabkan Sembelit?
in 2 hours

Benarkah Pelangi Memiliki Ujung yang Bisa Ditemukan di Permukaan Tanah?
in 2 hours





