Terlalu Lama Menggunakan Earphone, Apa yang Perlu Diperhatikan?
icaa - Tuesday, 13 October 2026 | 08:26 PM


Earphone menjadi perangkat yang sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari mendengarkan musik saat bekerja, mengikuti kelas daring, menerima panggilan telepon, hingga menonton video, perangkat ini menawarkan kenyamanan dan kemudahan. Namun, kebiasaan menggunakan earphone selama berjam-jam perlu diperhatikan agar tidak berdampak buruk pada kesehatan telinga.
Risiko penggunaan earphone tidak hanya berkaitan dengan lamanya pemakaian, tetapi juga tingkat volume suara dan kondisi telinga. Suara yang terlalu keras dapat merusak sel-sel rambut halus di telinga bagian dalam yang berperan dalam proses pendengaran. Kerusakan tersebut dapat bersifat permanen.
Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan ketika menggunakan earphone dalam waktu lama?
1. Perhatikan Volume Suara
Volume merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan pendengaran. Mendengarkan suara dengan tingkat kebisingan tinggi secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran akibat paparan suara.
Sebagai langkah pencegahan, gunakan volume serendah mungkin selama suara masih terdengar jelas. Sebaiknya hindari kebiasaan menaikkan volume secara berlebihan, terutama ketika berada di tempat ramai untuk mengalahkan suara dari lingkungan sekitar.
Jika perangkat memiliki fitur pembatas volume atau pemantauan paparan suara, manfaatkan fitur tersebut. Fitur ini dapat membantu pengguna mengetahui kapan tingkat suara perlu diturunkan.
2. Jangan Menggunakan Earphone Tanpa Jeda
Menggunakan earphone sepanjang hari tanpa istirahat dapat membuat telinga terus terpapar suara. Karena itu, berikan jeda secara berkala dengan melepas earphone dan beristirahat dari paparan suara.
Tidak ada satu durasi pemakaian yang menjamin keamanan bagi semua orang. Risiko bergantung pada seberapa keras suara yang didengar dan berapa lama paparan berlangsung. Semakin tinggi volumenya, semakin singkat waktu yang dibutuhkan untuk meningkatkan risiko kerusakan pendengaran.
Salah satu panduan praktis adalah mengikuti aturan 60/60, yakni menggunakan volume sekitar 60 persen atau lebih rendah dari kapasitas perangkat dan beristirahat secara berkala. Namun, aturan ini bukan jaminan keamanan mutlak karena persentase volume tidak selalu menunjukkan tingkat suara yang sama pada setiap perangkat.
3. Kenali Tanda Gangguan Pendengaran
Penggunaan earphone yang tidak aman dapat menyebabkan beberapa gejala, seperti telinga berdenging, suara terdengar teredam, atau kesulitan memahami percakapan, terutama di tempat ramai.
Sebagian orang mungkin merasa pendengarannya kembali normal setelah beristirahat dari suara keras. Meski demikian, paparan berulang tetap dapat menyebabkan kerusakan yang menumpuk seiring waktu.
Jika telinga sering berdenging setelah menggunakan earphone atau suara mulai terasa kurang jelas, kurangi paparan suara dan pertimbangkan pemeriksaan pendengaran. Kehilangan pendengaran yang terjadi secara mendadak, terutama pada satu telinga, memerlukan penanganan medis segera.
4. Jaga Kebersihan Earphone
Selain paparan suara, kebersihan earphone juga perlu diperhatikan. Perangkat yang digunakan berulang kali dapat menumpuk keringat, minyak, kotoran, dan sisa kulit. Kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan berpotensi meningkatkan risiko iritasi, terutama jika earphone jarang dibersihkan.
Bersihkan earphone sesuai petunjuk produsen dan pastikan perangkat tidak terendam air jika tidak dirancang tahan air. Hindari berbagi earphone dengan orang lain, terutama ketika terdapat kotoran atau cairan dari telinga.
Jika telinga terasa gatal, sakit, atau mengalami iritasi setelah menggunakan earphone, hentikan pemakaian sementara. Apabila keluhan berlanjut, mintalah saran tenaga medis.
5. Pilih Earphone yang Nyaman
Ukuran dan bentuk earphone juga berpengaruh terhadap kenyamanan. Earphone yang terlalu ketat dapat menimbulkan tekanan pada saluran telinga, sedangkan perangkat yang tidak pas mungkin membuat suara dari luar lebih mudah masuk sehingga pengguna terdorong menaikkan volume.
Earphone dengan fitur peredam bising dapat membantu mengurangi kebutuhan untuk meningkatkan volume di lingkungan ramai. Meski begitu, fitur tersebut tidak otomatis melindungi pendengaran jika suara yang diputar tetap terlalu keras.
Saat beraktivitas di jalan raya atau lingkungan yang membutuhkan kewaspadaan, pastikan penggunaan earphone tidak menghalangi kemampuan mendengar suara kendaraan, alarm, atau peringatan dari sekitar.
6. Jangan Abaikan Rasa Sakit pada Telinga
Telinga yang terasa nyeri, penuh, atau tidak nyaman setelah memakai earphone terlalu lama sebaiknya tidak diabaikan. Keluhan tersebut bisa berkaitan dengan tekanan perangkat, iritasi, penumpukan kotoran telinga, atau masalah lain yang memerlukan pemeriksaan.
Hindari memasukkan benda kecil ke saluran telinga untuk membersihkannya. Jika muncul cairan dari telinga, demam, nyeri berat, atau gangguan pendengaran, segera periksakan diri ke tenaga medis.
Pada akhirnya, menggunakan earphone bukan berarti harus dihindari sepenuhnya. Perangkat ini tetap dapat digunakan untuk menunjang aktivitas selama volume dijaga, paparan suara dibatasi, dan telinga diberi waktu beristirahat. Kebiasaan sederhana tersebut membantu mengurangi risiko gangguan pendengaran sekaligus menjaga kenyamanan telinga dalam jangka panjang.
Next News

Mengapa Pakaian Berwarna Hitam Lebih Cepat Terasa Panas di Bawah Matahari?
in 6 hours

Mengapa Suara Hujan Membuat Sebagian Orang Lebih Mudah Tidur?
in 6 hours

Mengapa Kita Merasa Lebih Produktif Saat Mendekati Tenggat Waktu?
in 6 hours

Makan Buah Sebelum atau Sesudah Makan Berat, Mana yang Lebih Baik?
in 5 hours

Bangun Tidur dengan Leher Kaku, Apakah Posisi Tidur Menjadi Penyebabnya?
in 5 hours

Mitos atau Fakta, Air Kelapa Bisa Menggantikan Cairan Elektrolit Setelah Olahraga?
7 hours ago

Mitos atau Fakta, Rambut yang Sering Dipotong Bisa Tumbuh Lebih Tebal?
in 4 hours

Warna Krim Kue Ulang Tahun Bisa Beragam, Bagaimana Pewarna Makanan Bekerja?
in an hour

Alpukat Terasa Mengenyangkan, Begini Peran Serat dan Lemak di Dalamnya
in an hour

Plastik Membutuhkan Waktu Lama untuk Terurai, Mengapa Sampah Ini Menjadi Masalah Lingkungan?
in an hour





