Menko PM luncurkan program 10.000 MCK untuk pesantren di Indonesia
RAU - Tuesday, 04 August 2026 | 08:23 AM


Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meluncurkan program 10.000 MCK (mandi, cuci, kakus) untuk pondok pesantren di seluruh Indonesia.
Cak Imin meluncurkan program tersebut bersama Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP) di Pondok Pesantren Miftahulhuda Al Musri, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Lebih lanjut Cak Imin dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, mengatakan saat ini masih banyak pesantren yang menghadapi persoalan serius terkait keterbatasan fasilitas sanitasi, dan tidak sedikit pesantren dengan ribuan santri hanya memiliki puluhan unit MCK.
"Rasionya sangat tidak rasional. Ada pesantren dengan ribuan santri, tetapi MCK-nya hanya 40, 50, atau 100. Itu sudah jauh dari memadai," kata dia.
Padahal, kata dia, kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kualitas lingkungan tempat belajar.
Oleh sebab itu, dia memandang program tersebut diperlukan karena sanitasi merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman bagi para santri.
"Kita tahu pangkal kemajuan itu adalah ilmu. Kita tahu mencari ilmu itu di pesantren. Kita tahu syarat mendapatkan ilmu adalah sehat, dan syarat sehat adalah lingkungan yang baik. Hal yang paling pokok adalah bagaimana MCK dipenuhi dengan standar yang memadai," kata mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut.
Ia juga mengatakan program tersebut sejalan dengan agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam melakukan transformasi bangsa melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Next News

Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Torehkan Prestasi Gemilang di Tobasari
18 hours ago

Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
19 hours ago

Mensos Targetkan 150 Ribu Anak Masuk Sekolah Rakyat pada 2027
19 hours ago

Ratusan Peserta Ramaikan Fun Bike HUT ke-81 RI di Panyabungan, Bupati Madina Dorong Gaya Hidup Sehat
a day ago

Reli Asia Pasifik dilepas dari Kota Pematangsiantar, diikuti 45 peserta
a day ago

Gubernur siapkan Rp2 miliar bangun rumah produksi kelapa di Nias Utara
a day ago

Gelombang panas melanda sebagian besar Korea Selatan
a day ago

BI Sumut kaji potensi wisata Danau d d Toba jadi ekonomi khusus
2 days ago

Disdik Tapsel turun tangan tindaklanjuti dugaan guru dan kasek jarang masuk di SD Tapus Nabolak
2 days ago

Pusdalops Sumut catat satu hektare terdampak karhutla di Simalungun
2 days ago





