Minggu, 5 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kraken Benarkah Pernah Ada atau Hanya Mitos Laut Utara

Nanda - Thursday, 02 April 2026 | 09:37 AM

Background
Kraken Benarkah Pernah Ada atau Hanya Mitos Laut Utara

Cerita tentang kraken berasal dari wilayah Norwegia dan Islandia pada abad ke-17 hingga ke-18. Dalam catatan naturalis Denmark-Norwegia, Erik Pontoppidan, kraken digambarkan sebagai makhluk laut begitu besar sehingga punggungnya tampak seperti pulau kecil. Ia disebut mampu menarik kapal ke dasar laut dengan tentakelnya yang kuat.

Dalam berbagai kisah pelaut, kraken muncul tiba-tiba dari kedalaman, menciptakan pusaran besar sebelum kapal hilang ditelan ombak. Gambaran ini kemudian menyebar luas dalam sastra Eropa, termasuk karya penyair Inggris Alfred Tennyson yang menulis puisi berjudul The Kraken pada 1830. Sejak itu, kraken menjadi simbol misteri laut dalam yang belum terjamah manusia.

Namun, sains modern memberikan sudut pandang berbeda. Banyak peneliti menduga bahwa legenda kraken kemungkinan terinspirasi oleh hewan nyata, yaitu cumi-cumi raksasa. Salah satu kandidat terkuat adalah Architeuthis dux, spesies cumi-cumi raksasa yang bisa tumbuh hingga lebih dari 10 meter termasuk tentakelnya.

Selama berabad-abad, keberadaan cumi-cumi raksasa sendiri sempat diragukan karena hanya ditemukan dalam bentuk bangkai yang terdampar atau sisa di perut paus. Baru pada 2004, peneliti Jepang berhasil memotret cumi-cumi raksasa hidup di habitat alaminya di laut dalam. Penemuan ini memperkuat dugaan bahwa banyak cerita "monster laut" kemungkinan berasal dari perjumpaan langka dengan makhluk laut besar yang belum dipahami pada zamannya.

Selain itu, ada pula spesies Mesonychoteuthis hamiltoni atau cumi-cumi kolosal yang hidup di perairan Antarktika. Spesies ini memiliki tubuh lebih berat dan kait tajam di tentakelnya. Bagi pelaut abad ke-17 yang tidak memiliki pengetahuan biologi laut modern, melihat tentakel besar muncul di permukaan tentu cukup untuk melahirkan kisah mengerikan.



Laut dalam sendiri memang masih menyimpan banyak misteri. Sebagian besar wilayah samudra belum dipetakan secara detail. Dalam konteks ini, legenda seperti kraken menunjukkan bagaimana manusia dahulu mencoba menjelaskan fenomena yang belum mampu mereka pahami.

Jadi, apakah kraken benar-benar ada? Jika yang dimaksud adalah monster raksasa seukuran pulau yang sengaja menyerang kapal, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung keberadaannya. Namun, jika kraken dipahami sebagai interpretasi lama terhadap cumi-cumi raksasa yang nyata, maka akarnya memang bersumber dari dunia nyata.

Legenda kraken memperlihatkan bagaimana batas antara mitos dan sains sering kali tipis. Ketakutan, imajinasi, dan minimnya informasi bisa membentuk cerita yang bertahan ratusan tahun. Kini, dengan teknologi bawah laut yang semakin canggih, misteri laut perlahan terungkap. Tetapi satu hal tetap sama, laut dalam masih menjadi salah satu wilayah paling misterius di bumi.