Kenapa Perut Bisa Sakit Saat Terlambat Makan?
Liaa - Thursday, 03 September 2026 | 01:42 AM


Pernah merasa perut tiba-tiba perih, mulas, atau terasa tidak nyaman ketika waktu makan sudah terlewat? Bagi sebagian orang, rasa tersebut bisa muncul ketika jarak antara satu waktu makan dan waktu berikutnya terlalu panjang.
Salah satu hal yang dapat berperan adalah asam lambung. Lambung tetap menghasilkan asam untuk membantu proses pencernaan, termasuk ketika seseorang belum makan. Pada sebagian orang, kondisi tersebut dapat membuat perut terasa perih atau tidak nyaman.
1. Lambung Tetap Menghasilkan Asam
Meskipun belum ada makanan yang masuk, lambung tetap menjalankan fungsinya dan menghasilkan asam. Jika seseorang sensitif terhadap kondisi tersebut, rasa perih atau nyeri di bagian atas perut dapat terasa lebih jelas saat terlambat makan.
Namun, sakit perut tidak selalu berarti disebabkan oleh asam lambung. Ada berbagai kemungkinan lain yang perlu diperhatikan.
2. Pola Makan Tidak Teratur
Sering melewatkan waktu makan dapat membuat pola makan menjadi tidak teratur. Pada sebagian orang, kondisi ini dapat memicu rasa tidak nyaman pada perut.
Menjaga jadwal makan yang relatif teratur dan tidak membiarkan perut kosong terlalu lama dapat membantu sebagian orang mengurangi keluhan tersebut.
3. Makan Terlalu Banyak Setelah Lapar
Ketika terlambat makan, seseorang mungkin merasa sangat lapar dan akhirnya makan dalam jumlah besar atau terlalu cepat. Kebiasaan tersebut justru dapat membuat perut terasa penuh, begah, atau tidak nyaman.
Karena itu, ketika sudah waktunya makan, cobalah makan dengan perlahan dan memperhatikan porsi.
4. Bukan Selalu Karena Telat Makan
Sakit perut yang muncul ketika lapar juga dapat berkaitan dengan kondisi pencernaan tertentu. Misalnya, gangguan lambung atau masalah saluran pencernaan lainnya.
Jika rasa sakit sering muncul, semakin berat, atau mengganggu aktivitas, sebaiknya jangan hanya mengandalkan anggapan bahwa penyebabnya adalah terlambat makan.
Bagaimana Menjaga Perut Tetap Nyaman?
Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, seperti makan secara teratur, mengunyah makanan dengan baik, cukup minum, memperhatikan makanan yang memicu keluhan, dan tidak terburu-buru saat makan.
Jika memiliki keluhan yang berulang, mencatat kapan sakit muncul dan makanan atau kebiasaan apa yang mendahuluinya juga dapat membantu saat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Sakit perut yang terus berulang atau tidak membaik sebaiknya diperiksa. Terlebih jika disertai nyeri yang berat, muntah berulang, demam, darah dalam tinja atau muntah, sulit makan atau minum, maupun penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
Jadi, perut yang sakit saat terlambat makan memang bisa terjadi, tetapi penyebabnya tidak selalu sama pada setiap orang. Menjaga pola makan yang teratur dan memperhatikan gejala merupakan langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan.
Next News

Mengapa Pujian Kecil Bisa Membuat Suasana Hati Berubah Sepanjang Hari?
in 8 minutes

Mengapa Anak Lebih Mudah Belajar melalui Permainan?
in 5 minutes

Apa Dampak Kurang Tidur terhadap Konsentrasi dan Prestasi Belajar?
in a minute

Bagaimana Kebiasaan Membaca Dapat Memengaruhi Kemampuan Berpikir Anak?
6 minutes ago

Mengapa Belajar Sedikit demi Sedikit Bisa Lebih Efektif daripada Sistem Kebut Semalam?
13 hours ago

Mengapa Daerah yang Banyak Pohonnya Cenderung Tidak Terlalu Panas?
36 minutes ago

Mengapa Tanah di Sekitar Gunung Berapi Bisa Sangat Subur?
41 minutes ago

Mengapa Kerupuk Bisa Melempem Jika Dibiarkan Terbuka?
13 hours ago

Kenapa Kita Merasa Canggung Saat Tidak Ada yang Berbicara?
an hour ago

Kurang Minum Air Bisa Memicu Tekanan Darah Turun, Benarkah?
an hour ago





