Kenapa Kaca Bisa Berembun dari Dalam Rumah?
Laila - Friday, 24 July 2026 | 12:23 PM


Kaca jendela yang tiba-tiba dipenuhi titik-titik air dari sisi dalam rumah sering kali membuat orang mengira ada kebocoran atau air hujan yang masuk. Padahal, kondisi tersebut umumnya terjadi karena proses alami yang disebut kondensasi.
Kondensasi terjadi ketika udara yang mengandung uap air bersentuhan dengan permukaan yang memiliki suhu lebih rendah. Saat suhu turun hingga mencapai titik tertentu, uap air di udara berubah menjadi tetesan air dan menempel pada permukaan kaca.
Di dalam rumah, kelembapan udara dapat meningkat akibat berbagai aktivitas sehari-hari. Memasak, mandi dengan air hangat, menjemur pakaian di dalam ruangan, hingga aktivitas bernapas dapat menambah jumlah uap air di udara. Ketika udara lembap tersebut menyentuh kaca jendela yang lebih dingin, terbentuklah titik-titik air yang terlihat seperti embun.
Perbedaan suhu antara bagian dalam dan luar rumah juga dapat memperbesar kemungkinan terjadinya kondensasi. Karena itu, kaca sering terlihat lebih berembun pada pagi hari atau ketika suhu di luar rumah lebih rendah dibandingkan suhu di dalam ruangan.
Kondisi ini juga lebih mudah terjadi pada rumah yang memiliki sirkulasi udara kurang baik. Jika udara lembap tidak dapat keluar dengan lancar, kadar kelembapan di dalam ruangan akan meningkat dan membuat embun lebih mudah terbentuk pada kaca.
Meski terlihat sepele, embun yang muncul terus-menerus sebaiknya tidak dibiarkan. Air yang menempel dalam waktu lama dapat membuat area sekitar jendela menjadi lembap dan berpotensi memicu pertumbuhan jamur, terutama jika permukaan tersebut jarang dibersihkan atau dikeringkan.
Untuk menguranginya, sirkulasi udara di dalam rumah perlu diperbaiki. Membuka jendela secara berkala, menggunakan ventilasi atau kipas pengisap di area dapur dan kamar mandi, serta mengurangi sumber kelembapan berlebih dapat membantu mengatasi masalah tersebut.
Jadi, kaca yang berembun dari dalam rumah umumnya bukan tanda adanya kebocoran, melainkan hasil dari uap air yang mengalami kondensasi ketika bertemu dengan permukaan kaca yang lebih dingin. Dengan menjaga kelembapan dan sirkulasi udara, munculnya embun pada kaca dapat dikurangi.
Next News

Pegagan dan Potensinya dalam Pengobatan Tradisional, Tanaman Herbal yang Terus Diteliti
5 hours ago

Kapulaga, Rempah yang Tak Hanya Digunakan untuk Masakan, Ini Potensi Manfaatnya bagi Kesehatan
5 hours ago

Kecombrang dan Potensi Manfaatnya bagi Kesehatan, Rempah Lokal yang Kaya Senyawa Alami
5 hours ago

Apa yang Terjadi pada Akun Digital Setelah Pemiliknya Meninggal?
in 7 hours

Benda di Rumah yang Diam-Diam Paling Banyak Mengumpulkan Debu
in 6 hours

Lemon Tang Hearts2Hearts, Lagu Musim Panas yang Hadir dengan Nuansa Segar
in 6 hours

Benda Sehari-hari yang Ternyata Berasal dari Peradaban Kuno
in 6 hours

Kota-Kota Tua yang Masih Menjadi Pusat Kehidupan hingga Sekarang
in 6 hours

Hewan yang Tidur dengan Cara Tidak Biasa
in 6 hours

Tanaman yang Dapat Tumbuh Tanpa Tanah
in 6 hours





