Rabu, 28 Januari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kenapa Alter Ego Tumbang dari Aurora PH di M7 Mobile Legends?

Nanda - Monday, 26 January 2026 | 12:00 PM

Background
Kenapa Alter Ego Tumbang dari Aurora PH di M7 Mobile Legends?

Kekalahan Alter Ego dari Aurora PH di M7 Mobile Legends sempat bikin banyak penonton mengernyitkan dahi. Tim yang dikenal agresif dan penuh inisiatif itu justru terlihat kesulitan menembus pertahanan Aurora PH. Bukan karena satu kesalahan fatal, melainkan kombinasi faktor yang saling bertumpuk: meta, hero, komposisi tim, hingga adaptasi patch.

Mari kita bedah satu per satu tanpa drama, tanpa fanatisme.

1. Meta M7 Berubah Arah

M7 menandai pergeseran besar dalam meta permainan. Jika sebelumnya gaya "kinetik" cepat, agresif, dan berbasis duel cukup dominan, kini permainan bergeser ke arah kontrol map dan team fight berbasis crowd control. Alter Ego yang terbiasa bermain cepat harus berhadapan dengan lawan yang sabar, disiplin, dan menunggu momentum. Saat hero-hero andalan Alter Ego mulai sering terkena ban atau nerf ringan, ruang improvisasi mereka ikut menyempit.

2. Aurora PH dan Kekuatan Crowd Control

Aurora PH tampil sebagai simbol meta M7: dingin, rapi, dan mematikan. Hero ini unggul dalam crowd control berlapis, terutama setelah patch memperpanjang durasi efek stun dan memperkuat ultimate-nya.

Efek freeze Aurora bukan sekadar menghentikan satu hero, tetapi bisa memutus ritme satu tim. Alter Ego yang mengandalkan pergerakan cepat dan inisiasi frontal kerap kehilangan momentum sebelum pertarungan benar-benar dimulai.

3. Perbedaan Prioritas Skill

Di M7, banyak pemain mulai mengubah urutan upgrade skill untuk mengejar damage instan di early game. Alter Ego masih cenderung memakai build konvensional, sementara Aurora PH mengoptimalkan skill dengan efek kontrol lebih dulu.

Akibatnya, dalam banyak duel awal, Alter Ego kalah first-hit dan terpaksa mundur sebelum kombo mereka berjalan sempurna.

4. Komposisi Tim Jadi Penentu

Ini salah satu faktor krusial. M7 bukan panggung untuk "one-man show". Alter Ego beberapa kali terlihat bermain dengan komposisi yang minim support atau cleanser, membuat mereka rentan terhadap stun beruntun.

Sebaliknya, Aurora PH hampir selalu hadir dengan formasi seimbang:

  • ada damage dealer,
  • ada inisiator,
  • ada crowd control,
  • dan ada follow-up yang rapi.

Dalam kondisi seperti ini, bukan hero yang lemah tetapi sinergi yang tidak maksimal.

5. Map Awareness dan Kontrol Ruang

Aurora PH unggul dalam membaca map dan mengunci area sempit seperti mid lane dan jungle entrance. Skill area mereka memaksa Alter Ego bertarung di ruang yang tidak menguntungkan.

Kesalahan kecil dalam positioning langsung dibayar mahal. Sekali terkena freeze, satu team fight bisa runtuh sebelum benar-benar dimulai.

6. Pengaruh Patch Terbaru

Patch 7.9.2.1 memberi Aurora PH keuntungan signifikan: cooldown lebih singkat dan burst damage lebih konsisten. Sementara Alter Ego justru menerima penyesuaian kecil yang berdampak besar dalam tempo permainan.

Ini membuat Aurora PH bisa bermain agresif lebih sering, tanpa harus menunggu ultimate sebagai penentu.

7. Adaptasi yang Belum Maksimal

Alter Ego bukan kalah karena buruk, tapi karena belum sepenuhnya beradaptasi. Dalam turnamen sebesar M7, kecepatan membaca meta sering kali lebih penting daripada mekanik individu.

Beberapa penyesuaian yang sebenarnya bisa dilakukan:

  • memprioritaskan burst damage lebih awal,
  • memperkuat item cooldown reduction,
  • dan menghindari duel terbuka saat Aurora sudah mencapai level krusial.

Kekalahan Alter Ego dari Aurora PH di M7 bukan cerita tentang "hero OP" atau "tim underperform". Ini adalah pelajaran klasik esports: siapa yang paling cepat beradaptasi, dialah yang bertahan.

Meta berubah, patch berganti, dan gaya bermain harus ikut berevolusi. Alter Ego masih tim besar kekalahan ini bukan akhir, tapi alarm keras untuk menyesuaikan arah.