Kenali Gagal Ginjal, Silent Killer yang Semakin Tinggi Kasusnya
RAU - Friday, 17 April 2026 | 02:31 PM


Ginjal adalah organ vital yang bekerja tanpa henti setiap hari.
Fungsinya bukan hanya membuang urine, tetapi juga:
•menyaring limbah dan racun dari darah
•menjaga keseimbangan cairan tubuh
•mengatur kadar elektrolit seperti natrium dan kalium
•membantu mengontrol tekanan darah
••memproduksi hormon pembentuk sel darah merah
Ketika fungsi ini menurun secara signifikan, kondisi tersebut disebut gagal ginjal.
Secara umum, gagal ginjal dibagi menjadi dua:
1. Gagal Ginjal Akut
Terjadi mendadak, biasanya dalam hitungan jam atau hari.
Penyebabnya bisa karena:
•dehidrasi berat
•infeksi berat
•efek obat tertentu
•sumbatan saluran kemih
Kondisi ini kadang masih bisa pulih jika penyebabnya segera diatasi.
2. Gagal Ginjal Kronis
Ini yang paling banyak menjadi perhatian.
Terjadi perlahan selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.
Pada tahap awal, sering kali tanpa gejala yang jelas.
Karena itulah banyak pasien baru terdiagnosis saat sudah membutuhkan cuci darah.
Gejala yang Perlu Dikenali
Gejala gagal ginjal tidak selalu muncul di awal.
Namun beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
•tubuh mudah lelah
•bengkak di kaki atau wajah
•urine berbusa
•frekuensi buang air kecil berubah
•mual dan muntah
•kulit gatal
•tekanan darah tinggi
•sesak napas
Pada tahap lanjut, limbah seperti ureum dan kreatinin menumpuk dalam darah sehingga tubuh terasa semakin lemah.
Penyebab Paling Sering di Indonesia
Dua penyebab terbesar adalah:
1.Diabetes
Kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama merusak pembuluh darah halus di ginjal.
Menurut data Kemenkes, nefropati diabetik menyumbang sekitar 52% penyebab penyakit ginjal kronis.
2.Hipertensi
Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat merusak filter ginjal.
Data juga menunjukkan sekitar 24% kasus terkait hipertensi.
Ini yang membuat gagal ginjal sering disebut berkaitan erat dengan penyakit tidak menular.
Kasus di Indonesia
Ini bagian yang sangat penting.
Kasus gagal ginjal di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut data Kementerian Kesehatan, beban pembiayaan BPJS untuk gagal ginjal naik dari Rp 2,32 triliun pada 2019 menjadi Rp 13,38 triliun pada 2025, atau meningkat sekitar 476,2%.
Angka ini menunjukkan bukan hanya biaya yang naik, tetapi juga jumlah pasien yang membutuhkan perawatan seperti hemodialisis atau cuci darah.
Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes juga menyebut gagal ginjal sebagai salah satu penyakit dengan kenaikan tertinggi dibanding stroke, kanker, dan penyakit jantung.
Kenapa Disebut Silent Killer?
Karena pada stadium awal, banyak orang merasa sehat.
Tidak ada rasa nyeri khusus pada ginjal.
Akibatnya, pasien sering datang terlambat saat fungsi ginjal sudah menurun berat.
Sering kali baru ketahuan setelah pemeriksaan:
•ureum
•kreatinin
•laju filtrasi ginjal (eGFR)
Siapa yang Harus Lebih Waspada?
Kelompok risiko tinggi:
•penderita diabetes
•penderita hipertensi
•usia di atas 40 tahun
•obesitas
•riwayat keluarga penyakit ginjal
•konsumsi obat nyeri jangka panjang tanpa pengawasan
Cara Mencegah
Pencegahan paling penting adalah mengendalikan faktor risiko.
•Kontrol gula darah
•Kontrol tekanan darah
•Cukup minum air
•Batasi garam
•Hindari rokok
•Cek fungsi ginjal berkala
Gagal ginjal bukan penyakit yang datang tiba-tiba.
Sering kali ia berkembang perlahan tanpa gejala jelas.
Di Indonesia, kasusnya terus meningkat dan menjadi beban kesehatan yang besar.
Karena itu, kesadaran dini terhadap diabetes, hipertensi, dan pemeriksaan rutin sangat penting.
Next News

Singa vs Harimau: Siapa Raja Sesungguhnya?
in 5 hours

Sejarah Helm,Perkembangan Pelindung Kepala Dari Masa Ke Masa
in 5 hours

Ribuan Bahasa di Dunia Bisa Punah.Apa Sebabnya ?
in 5 hours

7 Rahasia Atasi Rambut Singa Akibat Cuaca Lembap Indonesia
in an hour

Lumba-lumba tidur dengan satu mata terbuka
in 2 hours

Asal Usul Istilah Sembako dan Perkembangannya di Indonesia
in 2 hours

Jumlah Pohon di Bumi Ternyata Melebihi Bintang di Galaksi Bima Sakti
in 2 hours

Waspada Kebiasaan Mengunyah Satu Sisi: Risiko Asimetri Wajah hingga Gangguan Sendi Rahang
in an hour

Begadang dan Rasa Lapar di Malam Hari: Penjelasan Ilmiah di Balik Keinginan Makan Berlebih
in an hour

Sering Dianggap Cuek, Ternyata Pencinta Kucing Cenderung Lebih Empatik dan Peka Secara Emosional
in an hour





