Hidung Sering Tersumbat Saat Bangun Tidur? Ini Cara Mengatasinya.
Tata - Tuesday, 21 April 2026 | 03:25 PM


Bangun tidur seharusnya membuat tubuh terasa segar.
Namun, tidak sedikit orang yang justru terbangun dengan hidung tersumbat, sesak, atau sulit bernapas lewat hidung, terutama di pagi hari.
Kondisi ini sering dianggap sebagai flu.
Padahal, jika terjadi berulang dan hanya muncul saat bangun tidur, penyebabnya sering kali justru berasal dari alergi atau kondisi kamar tidur.
1. Debu dan Tungau Kasur
Ini adalah penyebab yang paling sering.
Kasur, bantal, guling, selimut, dan boneka kain bisa menjadi tempat berkumpulnya tungau debu rumah.
Saat tidur semalaman, hidung terus terpapar alergen ini sehingga memicu rhinitis alergi.
Gejalanya biasanya:
•hidung tersumbat
•bersin berulang
•hidung gatal
•mata berair
•pilek bening saat pagi hari
Kalau setelah mandi pagi gejala membaik, kemungkinan besar penyebabnya memang alergi debu.
2. Posisi Tidur
Posisi tidur juga bisa memengaruhi saluran napas.
Saat tubuh berbaring, aliran darah lebih banyak berkumpul di area kepala dan pembuluh darah hidung.
Akibatnya, jaringan di dalam hidung bisa lebih mudah membengkak.
Pada beberapa orang, tidur terlentang atau miring ke satu sisi membuat salah satu lubang hidung terasa lebih mampet.
Menggunakan bantal yang sedikit lebih tinggi sering membantu.
3. Udara AC yang Terlalu Dingin atau Kering
Kamar ber-AC memang nyaman, tetapi udara yang terlalu dingin atau kering dapat mengiritasi saluran hidung.
Tubuh lalu merespons dengan memproduksi lendir lebih banyak dan menyebabkan hidung terasa tersumbat saat bangun tidur.
Ini cukup sering terjadi di kamar yang AC-nya menyala semalaman.
4. Rhinitis Alergi atau Non-Alergi
Jika keluhan sering kambuh, terutama setiap pagi, bisa jadi ini merupakan rhinitis alergi.
Pemicu umumnya:
•debu
•bulu hewan
•parfum
•pewangi ruangan
•deterjen pakaian
•asap rokok
Selain itu ada juga rhinitis vasomotor, yaitu hidung sensitif terhadap perubahan suhu dan kelembapan.
5. Sinusitis atau Kelainan Hidung
Kalau sumbatan berlangsung lama, bisa jadi ada kondisi lain seperti:
•sinusitis
•polip hidung
•deviasi septum
Biasanya disertai sakit kepala area wajah, lendir kental, atau penurunan penciuman.
Cara Mengatasinya
Beberapa langkah sederhana yang bisa dicoba:
1.Ganti sprei minimal seminggu sekali
2.Jemur bantal dan guling
3 Bersihkan AC secara rutin
4.Gunakan air purifier atau humidifier
5.Hindari pewangi kamar yang menyengat
6.Gunakan bantal sedikit lebih tinggi
7.Cuci hidung dengan saline jika perlu
Kalau berlangsung lebih dari 1 minggu atau sering kambuh, sebaiknya periksa ke dokter THT.
Next News

Jalan Sehat vs Lari: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan dan Menurunkan Berat Badan?
8 hours ago

Jangan Singkirkan Jamur! Ini Kekuatan Rahasianya untuk Tubuh
8 hours ago

Pilates: Olahraga Estetik yang Ternyata Efektif Menguatkan Otot Inti dan Memperbaiki Postur Tubuh
8 hours ago

Ramalan Garis Tangan: Benarkah Nasib Seseorang Bisa Terlihat dari Telapak Tangan?
8 hours ago

Rahasia Rambut Bayi Lebat: Perlukah Sering Digundul Sejak Dini?
8 hours ago

Meraung di Aspal Andalas: Mengenal Becak Khas Sumatra yang Unik dan Penuh Sejarah
8 hours ago

Gak Cuma Enak Didengar, Penyanyi Islami Kini Punya Basis Penggemar yang Tak Kalah Solid dari K-Popers
9 hours ago

Antara Imposter dan Main Character: Fenomena "Manusia Syndrome" di Era Label Psikologi Populer
9 hours ago

Drama Buah Alpukat: Antara Gaya Hidup Aesthetic dan Seni Memilih Buah yang Sempurna
10 hours ago

Alasan Mengapa Kamu Harus Berhenti Menaruh HP di Bawah Bantal
10 hours ago





