Influenza A di Sumut Terdeteksi 27 Kasus
Laila - Saturday, 26 September 2026 | 07:59 PM


MEDAN – Dinas Kesehatan Sumatera Utara mencatat 27 kasus influenza A berdasarkan pemeriksaan melalui dua sentinel surveilans Influenza Like Illness (ILI), yakni Puskesmas Teladan untuk wilayah Medan dan RSUD Amri Tambunan untuk wilayah Deliserdang. Data tersebut disampaikan pada 25 September 2026.
Kepala Dinkes Sumut melalui Kasi P2PM, dr Nora Nasution, mengatakan jumlah kasus yang terdeteksi melalui dua lokasi tersebut mengalami peningkatan pada Agustus hingga September. Dari data yang diperoleh, tiga kasus ditemukan pada Agustus, sementara 18 kasus tercatat pada September.
Dinkes Sumut menegaskan angka 27 kasus tersebut belum dapat menggambarkan seluruh kasus influenza di Sumatera Utara. Pemeriksaan sentinel ILI hanya dilakukan di lokasi tertentu dan masih memiliki keterbatasan dari sisi anggaran serta logistik.
Nora juga menjelaskan bahwa suspek influenza berbeda dengan kasus influenza A yang telah terkonfirmasi melalui pemeriksaan. Gejala seperti demam, batuk, pilek dan batuk kering dapat membuat seseorang masuk kategori suspek, sedangkan 27 kasus yang dilaporkan merupakan hasil pemeriksaan yang menunjukkan influenza A.
Gejala influenza dapat menyerupai Covid-19 karena sama-sama dapat menyebabkan demam dan gangguan saluran pernapasan. Tingkat keparahannya dapat berbeda pada setiap penyakit maupun pasien. Dinkes Sumut menyebut kelompok yang lebih rentan antara lain balita, lansia dan ibu hamil.
Dinkes Sumut menyatakan belum menerima laporan kematian dari kasus influenza A yang terdeteksi melalui pemeriksaan tersebut. Namun, kondisi pasien dengan penyakit penyerta dapat mengalami infeksi yang lebih berat.
Masyarakat diimbau menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan bergizi dan menerapkan pola hidup sehat. Jika sedang sakit, masyarakat diminta menggunakan masker dan membatasi kontak dengan orang lain selama masa infeksi.
Selain langkah tersebut, vaksinasi influenza disebut dapat menjadi salah satu pilihan pencegahan. Vaksin tersedia di klinik atau rumah sakit yang menyediakan layanan vaksinasi dan perlindungannya perlu diperbarui secara berkala.
Dinkes Sumut juga terus memanfaatkan sistem surveilans untuk memantau perkembangan virus influenza. Pemeriksaan melalui sentinel dapat membantu membedakan influenza A dan B, sementara pemeriksaan subtipe tertentu membutuhkan pengiriman spesimen untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dengan pemantauan tersebut, pemerintah berharap perkembangan berbagai jenis virus influenza dapat diketahui lebih awal. Masyarakat tetap diminta waspada, menjaga kebersihan tangan, menjaga daya tahan tubuh dan menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang mengalami infeksi.
Next News

Deputi 3 Bidang Badan Komunikasi, Tinjau Sekolah Rakyat Medan, 44 Ribu Siswa SudahTersebar di 181 Titik
4 hours ago

Bupati Gus Irawan Tawarkan Solusi Ekonomi bagi Warga di Tengah Sosialisasi Dampak Penambangan Tanpa Izin
4 hours ago

Bupati Tapsel Buka Vaksinasi Rabies Massal, Targetkan Tapsel Bebas Rabies 2029
4 hours ago

Bendungan Batu Tunggal Diresmikan, Rp1,2 Miliar APBD Tapsel Kembali Alirkan Air ke Sawah Warga
4 hours ago

Tekankan Posyandu 6 SPM Plus, Bupati Tapsel: Kader Harus Jadi Mata dan Telinga Pemerintah
4 hours ago

Polemik Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: Menagih Kesetaraan Hukuman Bagi Koruptor
17 hours ago

Wabup Tapsel Buka Poss Cup III Legend U-35, Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan
20 hours ago

Prakiraan Cuaca Sumut Sabtu 26 September 2026, Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan
12 hours ago

Pemprov Sumut Sediakan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten
12 hours ago

Pemkab Madina Tambah Anggaran Insentif Guru MDTA dan Pesantren Rp1,09 M di P-APBD 2026
a day ago





