Hipnoterapi: Benarkah Bisa Mengubah Pola Pikir dan Perilaku?
RAU - Tuesday, 24 February 2026 | 08:20 AM


Berbeda dengan pertunjukan hipnosis di panggung, hipnoterapi adalah pendekatan klinis yang digunakan dalam psikologi dan kedokteran.
Menurut American Psychological Association, hipnosis adalah kondisi kesadaran yang melibatkan perhatian terfokus, peningkatan sugestibilitas, dan berkurangnya kesadaran terhadap lingkungan sekitar.
Artinya, klien tidak "tidak sadar", tetapi justru sangat fokus.
Apa yang Terjadi di Otak Saat Hipnosis?
Penelitian pencitraan otak menunjukkan adanya perubahan aktivitas di area:
•Anterior cingulate cortex (pengolahan perhatian)
•Prefrontal cortex (kontrol kognitif)
•Area yang berkaitan dengan persepsi nyeri
Selama hipnosis, konektivitas antar bagian otak tertentu berubah, membuat seseorang lebih responsif terhadap sugesti.
Ini menjelaskan mengapa hipnoterapi dapat membantu mengubah persepsi rasa sakit atau kebiasaan tertentu.
Apa Saja yang Bisa Dibantu dengan Hipnoterapi?
Beberapa bidang yang telah diteliti:
•Manajemen nyeri kronis
•Gangguan kecemasan
•Fobia
•Insomnia
•Dukungan berhenti merokok
Hipnosis dapat menjadi terapi tambahan (complementary therapy) jika dilakukan oleh profesional terlatih.
Namun, hipnoterapi bukan pengganti pengobatan medis utama untuk gangguan berat.
Apakah Kita Bisa Dikendalikan?
Ini mitos yang sering muncul.
Hipnoterapi tidak membuat seseorang kehilangan kendali moral atau kesadaran. Individu tetap bisa menolak sugesti yang bertentangan dengan nilai pribadinya.
Hipnosis bukan sihir, melainkan kondisi psikologis alami — mirip seperti saat kita sangat larut membaca buku atau menonton film.
Apakah Semua Orang Bisa Dihipnosis?
Tingkat sugestibilitas berbeda-beda.
Sekitar 10–15% orang sangat responsif, sebagian moderat, dan sebagian kecil sulit memasuki kondisi hipnosis.
Faktor yang mempengaruhi seseorang apakah bisa dihipnosis atau tidak, yaitu:
•Kemampuan fokus
•Kepercayaan terhadap terapis
•Kondisi psikologis
Kesimpulan
Hipnoterapi bukan praktik mistis, melainkan teknik psikologis yang berbasis pada fokus dan sugesti.
Ia dapat membantu dalam kondisi tertentu, terutama yang berkaitan dengan persepsi dan kebiasaan, namun harus dilakukan oleh tenaga profesional yang terlatih.
Yang terpenting: hipnoterapi bukan pengganti terapi medis utama, melainkan pelengkap yang dapat dipertimbangkan secara bijak.
Next News

Akupunktur: Terapi Jarum Kuno yang Kini Diakui Medis Modern
15 hours ago

Jus untuk Mencerahkan Kulit? Ini Resep Glowing Alami yang Ramah di Kantong
3 hours ago

Rahasia Bibir Merah Alami Tanpa Perlu Takut Lipstik Luntur
3 hours ago

Waduh, Ada Garis Halus! Menolak Tua dengan Cara Alami yang Nggak Bikin Kantong Bolong
3 hours ago

Duh, Tenggorokan Ganjel? Ini 7 Cara Ampuh Menghilangkan Lendir dan Dahak yang Bandel
3 hours ago

Ritual Receh Berfaedah: Manfaat Merendam Kaki dengan Air Garam untuk Tubuh dan Pikiran Lelah
3 hours ago

Takut Awkward? Ini Cara Mulai Obrolan yang Natural
3 hours ago

Kenapa Baju Bau Apek? Simak Rahasia Jemuran Wangi Sepanjang Hari
3 hours ago

Pijat Refleksi: Benarkah Titik di Kaki Bisa Mempengaruhi Organ Tubuh?
16 hours ago

Bandara Tersibuk Dunia Pecahkan Rekor, Tembus 95,2 Juta Penumpang
16 hours ago





