Rabu, 25 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Hipnoterapi: Benarkah Bisa Mengubah Pola Pikir dan Perilaku?

RAU - Tuesday, 24 February 2026 | 08:20 AM

Background
Hipnoterapi: Benarkah Bisa Mengubah Pola Pikir dan Perilaku?

Berbeda dengan pertunjukan hipnosis di panggung, hipnoterapi adalah pendekatan klinis yang digunakan dalam psikologi dan kedokteran.

Menurut American Psychological Association, hipnosis adalah kondisi kesadaran yang melibatkan perhatian terfokus, peningkatan sugestibilitas, dan berkurangnya kesadaran terhadap lingkungan sekitar.

Artinya, klien tidak "tidak sadar", tetapi justru sangat fokus.

Apa yang Terjadi di Otak Saat Hipnosis?

Penelitian pencitraan otak menunjukkan adanya perubahan aktivitas di area:

•Anterior cingulate cortex (pengolahan perhatian)



•Prefrontal cortex (kontrol kognitif)

•Area yang berkaitan dengan persepsi nyeri

Selama hipnosis, konektivitas antar bagian otak tertentu berubah, membuat seseorang lebih responsif terhadap sugesti.

Ini menjelaskan mengapa hipnoterapi dapat membantu mengubah persepsi rasa sakit atau kebiasaan tertentu.

Apa Saja yang Bisa Dibantu dengan Hipnoterapi?

Beberapa bidang yang telah diteliti:



•Manajemen nyeri kronis

•Gangguan kecemasan

•Fobia

•Insomnia

•Dukungan berhenti merokok



Hipnosis dapat menjadi terapi tambahan (complementary therapy) jika dilakukan oleh profesional terlatih.

Namun, hipnoterapi bukan pengganti pengobatan medis utama untuk gangguan berat.

Apakah Kita Bisa Dikendalikan?

Ini mitos yang sering muncul.

Hipnoterapi tidak membuat seseorang kehilangan kendali moral atau kesadaran. Individu tetap bisa menolak sugesti yang bertentangan dengan nilai pribadinya.

Hipnosis bukan sihir, melainkan kondisi psikologis alami — mirip seperti saat kita sangat larut membaca buku atau menonton film.



Apakah Semua Orang Bisa Dihipnosis?

Tingkat sugestibilitas berbeda-beda.

Sekitar 10–15% orang sangat responsif, sebagian moderat, dan sebagian kecil sulit memasuki kondisi hipnosis.

Faktor yang mempengaruhi seseorang apakah bisa dihipnosis atau tidak, yaitu:

•Kemampuan fokus

•Kepercayaan terhadap terapis



•Kondisi psikologis

Kesimpulan

Hipnoterapi bukan praktik mistis, melainkan teknik psikologis yang berbasis pada fokus dan sugesti.

Ia dapat membantu dalam kondisi tertentu, terutama yang berkaitan dengan persepsi dan kebiasaan, namun harus dilakukan oleh tenaga profesional yang terlatih.

Yang terpenting: hipnoterapi bukan pengganti terapi medis utama, melainkan pelengkap yang dapat dipertimbangkan secara bijak.