Sabtu, 4 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Doomscrolling,Apa dampaknya?

RAU - Saturday, 28 February 2026 | 03:38 AM

Background
Doomscrolling,Apa dampaknya?

Apa Itu Doomscrolling?

Doomscrolling adalah perilaku menelusuri berita atau media sosial secara terus-menerus, terutama konten yang bersifat negatif atau menakutkan.

Sering dikaitkan dengan pandemi COVID-19, politik, bencana alam, atau krisis global.

Tujuan awal: ingin tetap informasi, tapi lama-lama bisa menimbulkan stress, cemas, dan kelelahan mental.




Apa dampaknya?

1.Dampak Psikologis

••Kecemasan meningkat: membaca berita buruk terus menerus memicu stres dan rasa tidak berdaya.

••Gangguan tidur: layar gadget sebelum tidur dan overload informasi memengaruhi kualitas tidur.

••Mood negatif: sulit merasa bahagia, cepat marah, dan rentan depresi.




2.Dampak Fisik

••Mata lelah dan kering akibat menatap layar lama.

••Nyeri leher dan pundak karena posisi duduk menunduk terlalu lama.

••Gangguan metabolik ringan karena kurang gerak dan terlalu fokus pada gadget.




Bagaimana Cara Mengurangi Doomscrolling?

••Tetapkan batas waktu: misal hanya 30 menit sehari untuk membaca berita.

••Filter berita negatif: pilih sumber terpercaya, hindari konten sensasional.

••Mode digital detox: beberapa jam tanpa gadget untuk fokus aktivitas lain.



••Aktivitas fisik dan meditasi: jalan kaki, yoga, atau pernapasan dalam bisa menurunkan stres.

••Notifikasi selektif: matikan push notification dari aplikasi berita dan sosial media.


Doomscrolling adalah kebiasaan modern yang berisiko, terutama bagi kesehatan mental dan fisik. Dengan batasan waktu, filter informasi, dan aktivitas sehat, dampak negatifnya bisa dikurangi, sambil tetap terhubung dengan informasi penting.