Senin, 3 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Cara Merawat Ternak agar Tetap Sehat

Liaa - Monday, 03 August 2026 | 10:40 AM

Background
Cara Merawat Ternak agar Tetap Sehat

Tips Merawat Ternak Biar Nggak Cuma Gemoy Tapi Juga Happy: Panduan Buat Juragan Muda

Pernah nggak sih kepikiran buat resign dari pekerjaan kantoran yang bikin burnout, terus pindah ke desa buat pelihara kambing atau sapi? Bayangannya sih indah banget: bangun pagi, ngopi di teras sambil ngelihat pemandangan hijau, terus sorenya tinggal ngasih makan ternak yang sehat-sehat. Tapi, jangan salah kaprah dulu. Merawat hewan ternak itu nggak semudah main game simulasi di HP. Kalau salah urus sedikit saja, yang ada bukannya untung malah boncos karena ternak pada mogok makan atau malah jatuh sakit.

Merawat ternak di zaman sekarang itu ada seninya. Kita nggak bisa lagi pakai cara-cara kuno yang sekadar "kasih makan, terus tinggal". Ternak itu makhluk hidup yang punya perasaan (oke, mungkin nggak sekompleks manusia, tapi mereka bisa stres juga). Nah, buat kamu yang baru mau mulai atau yang sudah terjun jadi peternak milenial, berikut adalah beberapa strategi jitu biar ternak kamu tetap sehat, produktif, dan pastinya nggak gampang kena mental.

1. Kandang: Bukan Sekadar Kotak Kayu, Tapi Rumah yang Estetik (dan Sehat)

Bayangkan kamu tinggal di kamar kos yang sempit, nggak ada jendela, dan baunya minta ampun. Pasti kamu bakal gampang sakit dan pengin kabur, kan? Begitu juga dengan sapi, kambing, atau domba kamu. Kandang adalah faktor nomor satu kalau kita bicara soal kesehatan ternak. Jangan asal bikin kotak kayu di pojokan kebun.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah sirkulasi udara. Pastikan angin bisa masuk dengan bebas tapi nggak bikin ternak kedinginan waktu malam. Ventilasi yang buruk bakal bikin gas amonia dari kotoran mereka muter-muter di situ saja. Kalau sudah begini, paru-paru ternak bisa bermasalah. Selain itu, pastikan sinar matahari pagi bisa masuk ke dalam kandang. Sinar matahari itu disinfektan alami paling ampuh buat bunuh kuman dan jamur. Jadi, jangan bikin kandang yang vibe-nya horor dan gelap gulita, ya!

2. Menu Makanan: Diet Seimbang ala Influencer Kesehatan

Sering lihat orang ngasih makan ternak cuma pakai rumput lapangan seadanya? Memang sih mereka herbivora, tapi kalau cuma makan rumput yang itu-itu saja, nutrisinya nggak bakal tercukupi. Ibaratnya manusia disuruh makan mi instan setiap hari, memang kenyang tapi nggak sehat. Ternak butuh protein, karbohidrat, mineral, sampai vitamin buat tumbuh maksimal.



Coba deh mulai kenalan dengan yang namanya pakan fermentasi atau silase. Selain lebih tahan lama, pakan jenis ini juga lebih gampang dicerna sama perut ternak. Jangan lupa tambahkan konsentrat atau dedak sebagai "booster" energi. Dan yang paling penting: air minum. Banyak orang menyepelekan air, padahal ternak butuh minum yang banyak buat metabolisme tubuhnya. Pastikan airnya bersih, bukan air limbah atau air yang sudah lumutan berbulan-bulan.

3. Kebersihan: Mandi adalah Koentji

Siapa bilang cuma kucing atau anjing yang butuh mandi? Sapi dan kambing juga butuh, lho. Memandikan ternak secara rutin bukan cuma biar mereka kelihatan ganteng dan cantik di depan calon pembeli, tapi juga buat ngecek apakah ada kutu, jamur, atau luka tersembunyi di balik bulunya. Hewan yang bersih bakal merasa lebih nyaman dan terhindar dari penyakit kulit yang gatalnya minta ampun.

Selain hewannya, kebersihan area "ruang tamu" alias lantai kandang juga wajib dijaga. Kotoran jangan dibiarkan menumpuk sampai setinggi gunung. Bersihkan setiap hari. Kalau kamu rajin, kotoran ini bisa diolah jadi pupuk organik yang nilai jualnya lumayan banget buat nambah uang jajan atau beli pulsa. Jadi, jangan malas buat main kotor-kotoran sedikit demi kesehatan si ternak.

4. Jangan Biarkan Ternak Kamu Kena Mental (alias Stres)

Nah, ini poin yang sering dilupakan peternak konvensional. Ternak itu bisa stres karena banyak hal: suara berisik kendaraan, suhu yang terlalu panas, atau karena mereka merasa kesepian (serius, ternak itu hewan sosial). Kalau ternak sudah stres, nafsu makan mereka bakal terjun bebas. Akibatnya, sistem imun turun dan penyakit gampang masuk.

Tips simpelnya, perlakukan mereka dengan kasih sayang. Jangan suka teriak-teriak atau mukul kalau mereka lagi agak susah diatur. Beberapa peternak bahkan memasang musik di kandang biar suasananya lebih rileks. Kedengarannya memang agak berlebihan, tapi hasilnya nyata! Ternak yang happy bakal punya kualitas daging atau susu yang jauh lebih baik.



5. Vaksinasi dan Check-up: Investasi, Bukan Beban

Banyak peternak pemula yang takut panggil dokter hewan karena mikir biayanya mahal. Padahal, mencegah itu jauh lebih murah daripada mengobati. Penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) atau antraks itu nggak main-main dampaknya. Sekali kena, satu kandang bisa ludes dalam waktu singkat.

Pemberian obat cacing secara rutin juga wajib hukumnya. Jangan sampai makanan mahal-mahal yang kamu kasih malah habis dimakan sama cacing di perut mereka. Anggap saja biaya kesehatan ini sebagai asuransi. Lebih baik keluar uang sedikit buat vaksin daripada harus nangis sesenggukan karena ternak mati mendadak saat harga lagi tinggi-tingginya.

Kesimpulan: Menjadi Sahabat Ternak

Jadi, intinya merawat ternak itu soal konsistensi dan empati. Kita nggak cuma menempatkan mereka sebagai komoditas yang bakal dijual saat Idul Adha atau saat butuh uang sekolah anak, tapi sebagai mitra hidup. Kalau kita merawat mereka dengan baik, mereka pun bakal memberikan hasil yang maksimal buat kita.

Jangan pernah lelah buat terus belajar hal baru, cari komunitas peternak di media sosial, atau tanya-tanya ke senior. Dunia peternakan itu luas banget dan selalu ada inovasi baru setiap harinya. Tetap semangat, jangan takut kotor, dan selamat menjadi juragan ternak masa kini yang sukses!

Tags