Tanda-Tanda Hewan Peliharaan Sedang Stres
Liaa - Sunday, 02 August 2026 | 10:30 PM


Bukan Cuma Kamu yang Bisa Burnout, Anabul Juga Bisa Stres: Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Makin Parah
Punya hewan peliharaan alias anabul (anak bulu) di rumah itu emang jadi obat mujarab buat ngilangin penat sehabis kerja seharian. Liat tingkah lucu kucing yang tiba-tiba salto atau gonggongan semangat anjing pas kita buka pintu rumah rasanya emang priceless banget. Tapi, pernah nggak sih kamu kepikiran kalau mereka juga punya hari-hari yang berat? Jangan salah, meskipun kerjaan mereka cuma makan, tidur, dan nungguin kita pulang, hewan peliharaan juga bisa ngalamin yang namanya stres atau tekanan mental.
Masalahnya, mereka nggak punya fitur buat "curhat" lewat WhatsApp atau update status galau di Instagram. Mereka berkomunikasi lewat bahasa tubuh dan perubahan perilaku yang kadang kita anggap angin lalu karena kita terlalu sibuk sama urusan sendiri. Padahal, kalau dibiarin, stres pada hewan bisa berujung ke masalah kesehatan yang serius, lho. Jadi, sebagai "majikan" atau paw-rent yang bertanggung jawab, yuk kita bedah apa aja sih tanda-tanda kalau anabul kita lagi nggak baik-baik saja.
1. Bersembunyi Kayak Lagi Main Petak Umpet (Tapi Nggak Selesai-selesai)
Kucing emang hobi banget nyari tempat yang sempit dan aneh buat tidur. Tapi, kalau kucing atau bahkan anjing kamu tiba-tiba jadi "introvert" mendadak dan terus-terusan sembunyi di bawah kolong tempat tidur, belakang lemari, atau pojokan yang gelap dalam waktu lama, ini adalah red flag. Biasanya, hewan bakal nyari tempat sembunyi kalau mereka merasa terancam atau lagi nggak nyaman sama lingkungannya. Mungkin ada orang baru di rumah, ada suara renovasi tetangga yang berisik, atau mereka lagi ngerasa sakit fisik yang bikin mereka pengen menyendiri.
2. Perubahan Pola Makan yang Drastis
Coba bayangin kamu lagi banyak pikiran, biasanya nafsu makan jadi hilang atau malah pengen ngunyah terus (stress eating). Hewan juga mirip-mirip. Kalau biasanya anabul kamu semangat banget tiap denger bunyi kaleng makanan dibuka, tapi tiba-tiba cuma dicium-cium doang terus ditinggal, kamu harus waspada. Penurunan nafsu makan adalah tanda paling umum dari stres atau penyakit. Sebaliknya, ada juga hewan yang kalau stres malah jadi obsesif sama makanan atau mulai makan benda-benda aneh yang bukan makanan (pica), kayak karet rambut atau kain. Duh, kalau udah begini jangan cuma dianggap lucu ya, itu tanda mereka lagi butuh perhatian ekstra.
3. Ritual "Mandi" yang Berlebihan (Overgrooming)
Kita semua tahu kalau kucing itu hewan yang bersih banget. Tapi kalau kucing kamu terus-menerus menjilati bagian tubuh yang sama sampai bulunya botak atau kulitnya kemerahan, itu namanya overgrooming. Dalam dunia psikologi hewan, menjilat diri sendiri itu sebenarnya cara mereka buat menenangkan diri (self-soothing). Mirip kayak manusia yang suka gigit kuku pas lagi cemas. Kalau hal ini terus berlanjut, nggak cuma bulunya yang abis, tapi kulitnya juga bisa kena infeksi bakteri. Jadi, kalau udah liat ada bagian tubuh yang mulai pitak, buruan cek apa yang bikin mereka cemas.
4. Tiba-tiba Jadi "Galak" Tanpa Alasan
Anabul yang biasanya manja tiba-tiba mendesis, mengerang, atau bahkan nyoba nggigit pas mau disentuh? Jangan langsung dimarahin atau dikasih label "nakal". Seringkali, agresi adalah mekanisme pertahanan diri. Mereka mungkin merasa terancam atau tertekan karena ada perubahan lingkungan, misalnya ada hewan peliharaan baru atau baru aja pindah rumah. Agresi juga bisa jadi cara mereka bilang kalau ada bagian tubuhnya yang sakit. Jadi, daripada dibentak, lebih baik kasih mereka ruang dan observasi apa pemicunya.
5. Buang Air Sembarangan (Protes Lewat Aroma)
Ini nih yang paling sering bikin pemilik hewan emosi jiwa. Kucing yang biasanya pinter pake litter box tiba-tiba pipis di atas kasur, atau anjing yang mendadak pup di tengah karpet ruang tamu. Sebelum kamu ngomel-ngomel sambil bawa sapu, coba tarik napas dulu. Buang air sembarangan adalah cara paling "berisik" hewan peliharaan buat bilang kalau mereka stres. Bisa jadi mereka nggak suka sama jenis pasir barunya, tempatnya kotor, atau mereka lagi ngerasa cemas karena ada perubahan rutinitas di rumah. Ini bukan soal mereka "lupa" caranya toilet training, tapi lebih ke bentuk protes atau tanda kecemasan.
6. Bahasa Tubuh yang Nggak Bisa Bohong
Kadang kita harus jadi detektif buat ngertiin mereka. Perhatikan telinganya; kalau telinga kucing atau anjing terus-terusan mendatar ke belakang (ears pinned back), itu tanda mereka lagi takut atau defensif. Mata yang terus melebar sampai bagian putihnya kelihatan (whale eye) pada anjing juga nunjukin kalau mereka lagi sangat nggak nyaman. Ekor yang diselipkan di antara kaki belakang juga jadi indikasi kuat kalau mereka lagi ngerasa terintimidasi. Kalau kamu liat tanda-tanda fisik ini sering muncul, fiks, anabul kamu lagi nggak happy.
Gimana Cara Ngatasinnya?
Langkah pertama, jangan panik dan jangan ikutan stres, karena hewan itu sensitif banget sama energi pemiliknya. Kalau kamu stres, mereka makin stres. Cobalah buat jaga rutinitas harian tetap konsisten, karena hewan sangat suka keteraturan. Kasih mereka tempat aman (safe space) yang jauh dari kebisingan. Jangan lupa ajak main secara rutin buat nyalurin energi mereka. Kalau semua cara udah dicoba tapi perilaku mereka nggak berubah atau malah makin parah, jangan ragu buat konsultasi ke dokter hewan atau ahli perilaku hewan (behaviorist). Siapa tahu ada masalah kesehatan tersembunyi yang perlu penanganan medis.
Menjadi paw-parent itu bukan cuma soal ngasih makan dan posting foto lucu di media sosial. Ini soal empati dan komitmen buat ngertiin makhluk yang udah mendedikasikan hidupnya buat nemenin kita. Jadi, mulai sekarang, lebih peka lagi ya sama kode-kode dari anabul kesayangan kamu. Ingat, rumah harusnya jadi tempat paling aman buat mereka, bukan malah jadi sumber tekanan.
Next News

Menikmati Suasana Pagi untuk Memulai Hari dengan Semangat
in an hour

Keterampilan yang Dibutuhkan di Dunia Kerja Modern
in 2 hours

Pekerjaan Freelance yang Menjanjikan di Era Digital
in 27 minutes

Kebiasaan Profesional yang Disukai Atasan
in 27 minutes

Mengenal Hewan Nokturnal dan Kebiasaannya
in 27 minutes

Cara Merawat Kucing agar Tetap Sehat dan Aktif
in 22 minutes

Mengapa Kita Harus Peduli terhadap Perubahan Iklim? Ini Alasan Pentingnya
18 hours ago

7 Barang yang Sebaiknya Tidak Menumpuk di Rumah agar Tetap Rapi dan Nyaman
18 hours ago

Cara Membangun Kebiasaan Membaca Setiap Hari agar Konsisten dan Menyenangkan
18 hours ago

Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital agar Tetap Nyaman dan Sehat
19 hours ago





