Rabu, 25 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Cara Menghilangkan Gatal di Tenggorokan Dengan Cepat dan Mudah

Tata - Friday, 20 February 2026 | 02:20 PM

Background
Cara Menghilangkan Gatal di Tenggorokan Dengan Cepat dan Mudah

Batuk Membandel? Jangan Cuma Pasrah, Coba Ramuan Ini Biar Tenggorokan Nggak Kayak Diamplas

Pernah nggak sih, lagi asyik-asyiknya nongkrong di kafe atau mungkin lagi di tengah meeting serius yang sunyi senyap, tiba-tiba tenggorokan rasanya gatal luar biasa? Kamu berusaha menahan sekuat tenaga sampai muka memerah, tapi akhirnya pertahanan jebol juga. "Uhuk! Uhuk!" Dan seketika, semua mata tertuju padamu seolah kamu baru saja meledakkan bom. Rasanya? Malu iya, perih di tenggorokan apalagi.

Batuk itu memang gangguan kecil yang dampaknya besar banget ke produktivitas dan kepercayaan diri. Apalagi kalau batuknya tipe yang "kering" dan bikin tenggorokan rasanya kayak habis digosok pakai amplas kasar. Sebelum kamu buru-buru lari ke apotek buat beli obat kimia yang bikin ngantuk seharian, sebenarnya ada banyak pilihan minuman alami yang bisa jadi penyelamat darurat. Menariknya, bahan-bahannya seringkali sudah ada di dapur kamu sendiri.

Si Paling Klasik: Air Putih Hangat

Mungkin terdengar sangat klise, bahkan saking seringnya disarankan, kita jadi sering meremehkannya. Tapi jujur deh, air putih hangat adalah MVP (Most Valuable Player) dalam urusan meredakan batuk. Kenapa harus hangat? Karena suhu hangat membantu mengencerkan lendir yang membandel di tenggorokan. Kalau lendirnya encer, dia bakal lebih mudah dikeluarkan, dan frekuensi batuk kamu pun bakal berkurang.

Nggak perlu tambahan apa-apa kalau memang lagi malas ribet. Cukup pastikan airnya benar-benar hangat, bukan panas mendidih yang malah bikin lidah melepuh. Minum secara perlahan, biarkan sensasi hangatnya mengalir dan "menenangkan" saraf-saraf di tenggorokan yang lagi meradang. Simpel, murah, dan nggak pakai drama.

Duo Maut: Madu dan Jeruk Nipis

Kalau air putih hangat dirasa terlalu hambar, mari kita naik level ke resep legendaris turun-temurun: campuran madu dan jeruk nipis. Ini adalah kombo maut yang sudah diakui bahkan oleh dunia medis. Madu punya sifat antibakteri dan bertindak sebagai pelapis (coating) alami untuk dinding tenggorokan yang luka karena batuk terus-menerus.



Sementara itu, jeruk nipis atau lemon kaya akan vitamin C yang bisa memicu imun tubuh buat lebih "galak" melawan virus. Cara bikinnya juga gampang banget. Peras setengah buah jeruk nipis ke dalam satu gelas air hangat, lalu tambahkan satu atau dua sendok makan madu murni. Aduk sampai rata dan minum selagi hangat. Rasanya yang asam-manis segar ini seringkali jauh lebih enak daripada sirup obat batuk yang rasanya mirip bahan kimia pabrik.

Jahe: Pelukan Hangat dari Dalam

Bagi penganut aliran "back to nature", jahe adalah kuncinya. Jahe punya senyawa bernama gingerol yang fungsinya sebagai anti-inflamasi alias anti-peradangan. Kalau batuk kamu disertai rasa sesak atau tenggorokan yang membengkak, wedang jahe adalah solusinya. Rasanya yang sedikit pedas memberikan sensasi panas yang menembus sampai ke dada.

Opini pribadi saya sih, jahe itu kayak pelukan hangat di tengah hujan badai. Menenangkan banget. Kamu cukup menggeprek satu ruas jahe, rebus sebentar, lalu minum airnya. Kalau nggak suka rasa pedasnya yang terlalu menyengat, campur sedikit gula merah atau madu. Selain batuk reda, badan juga jadi terasa lebih ringan dan enteng.

Teh Peppermint: Segar yang Menenangkan

Buat kamu yang lebih suka gaya hidup ala anak kafe atau "anak senja", teh peppermint bisa jadi pilihan elegan. Peppermint mengandung menthol yang bekerja sebagai dekongestan alami. Menthol ini membantu memecah lendir dan memberikan sensasi dingin yang menyegarkan di tenggorokan.

Efek dingin dari peppermint ini sangat efektif buat meredakan rasa gatal yang bikin kita pengen batuk terus. Bonusnya, aroma teh peppermint juga bisa membantu melegakan pernapasan kalau hidung kamu juga lagi mampet. Minum ini sore-sore sambil istirahat sejenak dari layar laptop bakal bikin mood kamu naik lagi, meski badan lagi nggak fit-fit banget.



Apa yang Harus di-Skip Dulu?

Nah, selain tahu harus minum apa, kamu juga harus tahu apa yang harus dihindari. Percuma kamu minum madu berliter-liter kalau setelah itu kamu langsung sikat es kopi susu kekinian atau gorengan pinggir jalan yang minyaknya bisa buat goreng kerupuk se-RT. Es dan gorengan adalah musuh utama tenggorokan yang lagi sensitif.

Suhu dingin dari es bisa memicu kontraksi di saluran napas, sementara minyak dari gorengan bakal bikin tenggorokan makin berminyak dan lendir makin susah keluar. Minuman bersoda juga sebaiknya dipinggirkan dulu karena gasnya bisa bikin tenggorokan makin iritasi. Intinya, kasih jeda dulu buat tubuh kamu untuk recovery. Jangan malah ditambah bebannya dengan konsumsi yang aneh-aneh.

Tips Tambahan Biar Cepat Sembuh

Selain memperhatikan apa yang masuk ke tenggorokan, perhatikan juga pola tidurmu. Batuk itu tanda tubuh kamu lagi berperang, dan tentara di dalam tubuhmu butuh istirahat buat menangin perang itu. Jangan begadang cuma buat scroll TikTok atau maraton serial Netflix. Tidur yang cukup bakal mempercepat proses regenerasi sel.

Lalu, coba deh buat berkumur dengan air garam hangat setiap pagi. Caranya simpel: campur setengah sendok teh garam ke segelas air hangat, kumur-kumur di pangkal tenggorokan (gargle), lalu buang. Ini cara kuno tapi ampuh buat narik cairan keluar dari jaringan yang meradang di tenggorokan, sekaligus membunuh bakteri nakal di sana.

Akhir kata, batuk memang menyebalkan, tapi jangan sampai bikin kamu stres. Mulailah dengan pilihan minuman alami di atas. Namun, kalau batuk kamu nggak kunjung sembuh lebih dari dua minggu, apalagi disertai demam tinggi atau sesak napas yang parah, ya jangan keras kepala. Segera ke dokter. Jangan sampai niatnya mau mandiri malah jadi membahayakan diri sendiri. Tetap sehat, tetap terhidrasi, dan semoga tenggorokanmu segera damai kembali!