Cara Membuat Kompos Sederhana dari Sampah Organik Rumah Tangga
Liaa - Friday, 19 June 2026 | 02:00 AM


Sampah organik seperti sisa makanan, daun kering, dan kulit buah sering dianggap tidak berguna. Padahal, jika diolah dengan benar, sampah ini bisa menjadi pupuk alami yang sangat bermanfaat bagi tanaman. Kompos adalah hasil penguraian bahan organik yang dapat menyuburkan tanah secara alami dan ramah lingkungan.
Berikut cara membuat kompos sederhana yang bisa dilakukan di rumah:
1. Siapkan Bahan-Bahan Organik
Kumpulkan sampah organik seperti:
- Sisa sayuran dan buah
- Daun kering
- Ampas kopi atau teh
- Kulit telur yang dihancurkan
- Hindari memasukkan bahan seperti plastik, kaca, atau daging karena dapat mengganggu proses penguraian.
2. Siapkan Wadah Kompos
Gunakan ember, tong plastik, atau lubang di tanah sebagai tempat pengomposan. Pastikan wadah memiliki lubang kecil agar udara bisa masuk dan proses penguraian berjalan dengan baik.
3. Campurkan Bahan Hijau dan Cokelat
Dalam pembuatan kompos, diperlukan keseimbangan antara:
- Bahan hijau (sisa sayur, buah) yang kaya nitrogen
- Bahan cokelat (daun kering, ranting kecil) yang kaya karbon
- Perbandingan yang seimbang membantu mempercepat proses pembusukan alami.
4. Tambahkan Tanah atau Starter Kompos
Masukkan sedikit tanah atau kompos lama untuk membantu mempercepat proses penguraian. Mikroorganisme dari tanah akan membantu menguraikan sampah organik lebih cepat.
5. Aduk Secara Berkala
Agar kompos tidak berbau dan tetap mendapatkan oksigen, aduk campuran setiap beberapa hari sekali. Proses ini juga membantu mempercepat pembentukan kompos.
6. Jaga Kelembapan
Kompos harus dalam kondisi lembap, tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah. Jika terlalu kering, tambahkan sedikit air. Jika terlalu basah, tambahkan bahan kering seperti daun kering atau kertas.
7. Tunggu Proses Penguraian
Proses pembuatan kompos biasanya memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung bahan dan kondisi lingkungan. Kompos yang sudah jadi biasanya berwarna gelap, berbau tanah, dan tidak lagi terlihat bentuk aslinya.
8. Gunakan untuk Tanaman
Kompos yang sudah matang dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman di kebun, pot, atau pekarangan rumah. Pupuk ini membantu meningkatkan kualitas tanah secara alami.
Membuat kompos dari sampah organik rumah tangga adalah cara sederhana namun sangat bermanfaat untuk mengurangi limbah sekaligus menyuburkan tanaman. Selain ramah lingkungan, cara ini juga membantu menghemat biaya pupuk dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Next News

Mengapa Kita Sering Mengecek Ponsel Begitu Bangun Tidur? Ini Alasan Psikologisnya
10 hours ago

Mengapa Karakter Kartun Sering Terlihat Memiliki Mata yang Besar? Ini Alasannya
in an hour

Mengapa Kita Masih Suka Menonton Kartun Meski Sudah Dewasa? Ini Alasannya
in an hour

Apa Itu Digital Eye Strain dan Bagaimana Cara Mencegahnya?
a minute ago

Apa Penyebab Sariawan yang Muncul Berulang Kali? Kenali Pemicu dan Kapan Harus Diperiksa
8 minutes ago

Alat Dapur Tradisional yang Ternyata Masih Relevan hingga Sekarang
14 minutes ago

Mengapa Matcha Terus Menjadi Tren di Kalangan Anak Muda? Ini Alasannya
20 minutes ago

Suka Berbicara? Ini Jurusan Kuliah yang Bisa Kamu Pertimbangkan
31 minutes ago

Pernah Merasa Waktu Berjalan Lambat? Ini yang Mungkin Terjadi di Otak
41 minutes ago

Mengenal Pohon Karet, Tanaman Penghasil Getah yang Banyak Dimanfaatkan dalam Kehidupan
an hour ago





