Selasa, 4 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

BPBD: Sebanyak 272 bencana alam terjadi di Sumut per Januari-Juli 2026

RAU - Tuesday, 04 August 2026 | 08:20 AM

Background
BPBD: Sebanyak 272 bencana alam terjadi di Sumut per Januari-Juli 2026

Medan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara mencatat sebanyak 272 bencana alam terjadi di provinsi itu selama periode Januari hingga Juli 2026.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan bencana tersebut terjadi di 33 kabupaten/kota di wilayah itu.

"Berdasarkan catatan sebanyak 272 bencana terjadi di Sumut sejak Januari hingga Juli 2026," ujar Sri Wahyuni di Medan, Selasa

Ia mengatakan berdasarkan catatan bencana cuaca ekstrem merupakan bencana yang paling tinggi terjadi dengan mencatatkan 95 bencana lalu disusul bencana tanah longsor sebanyak 75 kejadian.



Selain itu, kata dia, bencana banjir menepati posisi ketiga tertinggi bencana terjadi di wilayah itu yang mencatatkan 67 kejadian.

"Kebakaran hutan dan lahan tercatat sebanyak 32 kejadian, kekeringan dua kejadian dan bencana non alam satu kejadian," kata dia.

Dari angka tersebut, BPBD Sumut mencatat Kabupaten Deliserdang merupakan daerah paling banyak terlanda yakni 30 kejadian disusul Kabupaten Dairi 19 kejadian Kabupaten Tapanuli Tengah 17 kejadian, Kabupaten Mandailing Natal 16 kejadian.

Lalu, Kota Gunungsitoli 15 kejadian, Kabupaten Langkat 14 kejadian, Kabupaten Tapanuli Utara 12 kejadian dan Kabupaten Pakpak Bharat dan Kota Sibolga masing-masing 11 kejadian.

Berikutnya, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Simalungun 10 kejadian, Kota Medan sembilan dan Padang Lawas Utara sembilan kejadian, Kota Binjai- Kabupaten Nias Selatan tujuh kejadian.



"Kabupaten Labuhanbatu,Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kota Pematangsiantar masing-masing enam kejadian, Kabupaten Batubara dan Kabupaten Srdang Bedagai juga masing masing tercatat lima kejadian," sebut dia

Selanjutnya, Kota Tanjungbalai tercatat empat kejadian, Kabupaten Asahan dan Kabupaten Selatan masing masing tiga kejadian, Kabupaten Nias Utara dua kejadian dan Kabupaten Nias Barat dan Kota Tebingtinggi satu kejadian.

Data tersebut, katanya berdasarkan laporan kejadian bencana dari BPBD kabupaten/kota yang disampaikan melalui pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana atau PUSDALOPS yang selanjutnya di input pada aplikasi yang telah disediakan