BMKG Ingatkan Hujan hingga Gelombang 2,5 Meter di Sumut, Warga Diminta Waspada
RAU - Wednesday, 23 September 2026 | 12:11 PM


Medan – Sejumlah wilayah di Sumatera Utara diprakirakan mengalami hujan ringan hingga sedang pada Rabu, 23 September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah.
Prakirawan BBMKG Wilayah I, Lestari Irene Purba, menyampaikan bahwa kondisi cuaca Sumatera Utara pada Rabu pagi secara umum diprediksi berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Labuhanbatu.
Memasuki siang hingga sore, peluang hujan diperkirakan semakin meluas. Sebagian besar wilayah Sumatera Utara berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Beberapa daerah bahkan diprakirakan mendapatkan hujan dengan intensitas sedang. Wilayah tersebut mencakup Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Padang Lawas, Tapanuli Barat, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Tapanuli Utara.
Hujan Masih Berpotensi Terjadi pada Malam Hari
Potensi hujan tidak hanya terjadi pada siang dan sore. Pada malam hari, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang mengguyur sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Sementara menjelang pagi, kondisi cuaca secara umum diperkirakan berawan. Meski demikian, hujan ringan masih berpotensi terjadi di beberapa daerah.
Wilayah yang diprakirakan berpeluang mengalami hujan ringan pada dini hari antara lain Asahan, Batu Bara, Binjai, Besitang, Toba, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Langkat, Padang Lawas, wilayah Sumatera Utara bagian timur, Simalungun, dan Tapanuli Selatan.
Kondisi suhu udara di Sumatera Utara diperkirakan berada pada kisaran 14 hingga 34 derajat Celsius. Sementara kelembapan udara berkisar 60-100 persen.
Angin diprediksi bergerak dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan sekitar 5-20 kilometer per jam.
Waspada Petir dan Angin Kencang
BMKG turut mengingatkan masyarakat yang berada di sejumlah kawasan Sumatera Utara agar lebih berhati-hati terhadap hujan yang berpotensi disertai petir dan angin kencang.
Kewaspadaan terutama diperlukan di kawasan pantai barat, pantai timur, pegunungan, lereng timur, serta lereng barat Sumatera Utara.
Cuaca dengan hujan lebat, petir, dan angin kencang dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi. Beberapa dampak yang perlu diwaspadai antara lain banjir dan longsor, terutama di daerah yang memiliki kondisi geografis atau lingkungan yang rentan.
Masyarakat yang hendak bepergian atau melakukan aktivitas di luar ruangan sebaiknya memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru. Ketika hujan deras disertai petir dan angin kencang terjadi, aktivitas di tempat terbuka juga perlu dilakukan dengan lebih hati-hati.
Gelombang Laut Berpotensi Mencapai 2,5 Meter
Tidak hanya wilayah daratan, BMKG juga memberikan perhatian terhadap kondisi perairan Sumatera Utara.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Dasmian Sulviani, menyebutkan adanya potensi gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter pada periode 23-26 September 2026.
Sejumlah perairan yang perlu diperhatikan antara lain Samudra Hindia Barat Kepulauan Nias, perairan barat Sumatera Utara, perairan Kepulauan Batu, perairan barat Kepulauan Nias, perairan timur Kepulauan Nias, serta perairan barat Kepulauan Batu.
Potensi gelombang tersebut berkaitan dengan kondisi angin di wilayah Sumatera bagian utara. Angin secara umum diprakirakan bergerak dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 8-20 knot.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, termasuk nelayan, pelaku transportasi laut, maupun masyarakat yang berada di kawasan pesisir.
Masyarakat Diminta Pantau Informasi Cuaca
Dengan adanya potensi hujan, angin kencang, petir, dan gelombang laut, masyarakat Sumatera Utara diimbau untuk terus mengikuti informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG.
Perubahan kondisi cuaca dapat terjadi dalam waktu relatif cepat. Karena itu, informasi prakiraan cuaca dapat menjadi salah satu pertimbangan sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas di luar ruangan.
Khusus masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di daerah rawan banjir dan longsor, kewaspadaan perlu ditingkatkan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu cukup lama.
Sementara bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di perairan, kondisi gelombang dan angin juga perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko selama berada di laut.
Kesimpulan
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Rabu, 23 September 2026. Beberapa daerah bahkan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Selain hujan, masyarakat perlu mewaspadai potensi petir dan angin kencang yang dapat meningkatkan risiko banjir serta longsor. Di wilayah perairan Sumatera Utara, gelombang setinggi 1,25-2,5 meter juga berpotensi terjadi pada 23-26 September 2026.
Masyarakat diimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG sebelum melakukan aktivitas, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Next News

Jangan Simpan Tomat Sembarangan, Suhu Ruangan dan Kulkas Bisa Memberi Hasil Berbeda
in 7 hours

Kentang Direndam Sebelum Digoreng, Ternyata Ada Tujuannya
in 7 hours

Gorengan Sudah Dingin Tetap Enak? Ada Alasan di Balik Perubahan Rasanya
in 7 hours

Telur Direbus Lalu Disimpan, Berapa Lama Masih Aman Dimakan?
in 6 hours

Angin Tiba-tiba Kencang Sebelum Hujan, Apa yang Sedang Terjadi?
in 6 hours

Mau Kulit Wajah Tetap Sehat? Jangan Lewatkan 4 Langkah Perawatan Dasar Ini
in 4 hours

Oksidasi Bikin Wajah Kusam? Ini Cara Sederhana Membantu Menjaga Kulit
in 4 hours

Gondongan pada Anak dan Dewasa, Ini Hal Penting yang Perlu Diperhatikan
in 4 hours

Pengganti Nasi dari Singkong, Apa Saja Nutrisi yang Didapat Tubuh?
in 4 hours

Sering Makan Kacang Bikin Wajah Beruntusan? Kenali Faktor Pemicu Sebenarnya
in 3 hours





